Angela Tanoesoedibjo: Sulsel Gerbang Strategis Perindo di Indonesia Timur
- account_circle Amr
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 299
- comment 0 komentar

Makassar, Sulbarupdate.id — Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angela Tanoesoedibjo, menggarisbawahi peran strategis Sulawesi Selatan bagi penguatan gerakan politik dan pemberdayaan masyarakat Partai Perindo di kawasan timur Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan Angela saat menghadiri sekaligus melantik Abdul Hayat Gani sebagai Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan beserta jajaran pengurus, dalam agenda konsolidasi partai yang digelar di Makassar, Kamis (5/2/2026).
Dalam arahannya, Angela menempatkan Sulawesi Selatan bukan sekadar wilayah struktur organisasi, tetapi sebagai simpul strategis yang menghubungkan dinamika ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia Timur. Posisi geografisnya yang menjadi gerbang distribusi kawasan timur dinilai memberi nilai tambah bagi pengembangan basis gerakan partai.
Selain faktor letak wilayah, ia juga menyoroti besarnya potensi daerah dari sisi sumber daya alam—mulai sektor pertanian, kelautan, hingga perdagangan. Namun menurutnya, kekuatan utama Sulawesi Selatan justru bertumpu pada kualitas sumber daya manusia yang adaptif, pekerja keras, dan memiliki etos kewirausahaan tinggi.
Karena itu, Angela menitipkan pesan khusus kepada Ketua DPW Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, agar kepemimpinan partai di daerah tidak berhenti pada konsolidasi struktur semata, melainkan diterjemahkan dalam kerja nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.
Ia menegaskan, Partai Perindo di Sulawesi Selatan harus hadir bukan hanya sebagai entitas politik, tetapi sebagai kekuatan sosial yang aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan.
Pendampingan tersebut, lanjutnya, penting agar masyarakat mampu “naik kelas”—baik pelaku UMKM, petani, nelayan, perempuan produktif, maupun generasi muda—sehingga memiliki kemandirian ekonomi dan keberanian untuk berkembang sesuai potensi daerahnya.
Angela juga mendorong kader partai agar menjadi fasilitator perubahan: membuka akses pelatihan, membantu pemasaran produk lokal, memperluas jejaring usaha, serta menjembatani dukungan permodalan dan teknologi bagi masyarakat.
Menurutnya, kerja politik ke depan menuntut pendekatan yang lebih solutif dan partisipatif. Partai harus hadir dengan program konkret, bukan sekadar retorika elektoral.
Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Abdul Hayat Gani, Partai Perindo Sulawesi Selatan mampu memperkuat basis organisasi sekaligus menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat di kawasan timur Indonesia.
“Sulawesi Selatan memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi contoh keberhasilan gerakan pemberdayaan Partai Perindo. Tinggal bagaimana kita bekerja lebih dekat, lebih nyata, dan lebih berdampak bagi masyarakat,” tegas Angela.
Pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan agenda konsolidasi pengurus dan kader, sebagai langkah memperkuat kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik ke depan serta memperluas kerja-kerja sosial kemasyarakatan partai di wilayah Sulawesi Selatan.
- Penulis: Amr
