Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Musim hujan kembali menjadi momok bagi Kabupaten Mamasa. Di balik hijaunya perbukitan yang membentang, tersimpan ancaman serius yang setiap saat bisa memutus denyut kehidupan masyarakat.

Intensitas hujan yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir telah memperparah kondisi tanah yang sejak awal memang rapuh dan labil. Hampir tak ada ruas jalan poros di Mamasa yang benar-benar aman.

Tebing-tebing tinggi yang mengapit badan jalan sewaktu-waktu bisa runtuh, menyeret material tanah dan batu dalam jumlah besar.

Bagi masyarakat Mamasa, ini bukan sekadar ancaman, melainkan kenyataan yang berulang—akses terputus, aktivitas lumpuh, dan keterisolasian yang tak jarang berlangsung berhari-hari.

Di tengah situasi yang kian mengkhawatirkan, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, melontarkan peringatan keras kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat. Ia menuntut kesiapsiagaan nyata, bukan sekadar respons setelah bencana terjadi.

“Kami tidak ingin terus-menerus berada dalam situasi darurat yang sama setiap tahun. BPJN Sulbar harus siaga penuh. Alat berat wajib ditempatkan di titik-titik rawan longsor, bukan menunggu jalan tertutup baru bergerak,” tegas Arwin dengan nada mendesak.

Menurutnya, infrastruktur jalan di Mamasa bukan hanya soal konektivitas, tetapi menyangkut kelangsungan hidup masyarakat. Jalan poros menjadi satu-satunya jalur distribusi logistik, akses layanan kesehatan, hingga jalur pendidikan bagi ribuan warga di daerah pegunungan tersebut. Ketika jalan terputus, bukan hanya mobilitas yang terhenti—ekonomi tersendat, pelayanan publik terganggu, bahkan keselamatan warga bisa dipertaruhkan.

Karakteristik tanah Mamasa yang didominasi tanah merah dan pasir semakin memperbesar risiko. Struktur tanah seperti ini memiliki daya ikat yang lemah, terutama saat jenuh air. Dalam kondisi hujan deras yang berlangsung lama, tanah menjadi mudah bergerak dan kehilangan kestabilannya.

Kombinasi ini menjadikan Mamasa sebagai wilayah dengan kerentanan longsor yang tinggi di Sulawesi Barat.

Arwin menilai, pola penanganan selama ini masih bersifat reaktif. Padahal, yang dibutuhkan adalah langkah preventif yang terukur dan berkelanjutan.

Penempatan alat berat di lokasi strategis, pemetaan detail titik rawan, serta sistem respons cepat harus menjadi prioritas utama.

“Setiap menit keterlambatan penanganan berarti kerugian bagi masyarakat. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Harus ada kesiapan sebelum bencana terjadi,” tambahnya.

Desakan ini bukan tanpa alasan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa keterlambatan penanganan longsor sering kali memperparah dampak yang dirasakan masyarakat.

Dalam beberapa kasus, akses jalan terputus hingga berhari-hari, menyebabkan distribusi kebutuhan pokok terganggu dan harga barang melonjak.

Kini, harapan masyarakat Mamasa tertuju pada langkah konkret dari BPJN Sulbar. Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Sebab di Mamasa, setiap tetes hujan yang turun selalu membawa kemungkinan terburuk—dan tanpa persiapan yang matang, dampaknya akan kembali ditanggung oleh masyarakat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pengawasan dan Pengelolaan Keuangan, Reviu LKPD 2025 Sulbar Masuki Tahap Final   

    Sinergi Pengawasan dan Pengelolaan Keuangan, Reviu LKPD 2025 Sulbar Masuki Tahap Final  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharuddin, bersama Kepala Bidang Barang Milik Daerah (BMD), Muhammad, serta staf teknis menghadiri kegiatan finalisasi laporan reviu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun 2025 bersama Tim Reviu Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut […]

  • DPP Partai NasDem Batalkan PAW Abdul Salam

    DPP Partai NasDem Batalkan PAW Abdul Salam

    • 0Komentar

    PALOPO, SULBARUPDATE.ID – Mahkamah Partai NasDem resmi mengeluarkan putusan sengketa PAW terhadap Abdul Salam sebagai anggota DPRD Kota Palopo. Dalam Putusan Nomor 11/MPN/DPRD/I/2026, Mahkamah Partai memutuskan memulihkan hak pemohon. Dalam amar putusan poin 4 disebutkan, Mahkamah Partai mengabulkan peninjauan kembali dengan memulihkan kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabat pemohon ke kondisi semula sebagai anggota Partai NasDem […]

  • Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, yang dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/2/2026). Sejumlah pimpinan daerah dari Sulawesi Barat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir bagi sosok jenderal bintang dua tersebut. Salah satu yang hadir langsung […]

  • Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Sebuah simbol kemandirian fiskal daerah resmi berdiri Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Senin 23 Februari 2026. Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka (SDK), melangkah pasti memotong pita peresmian Kantor UPTD Pelayanan Pajak Kelas A Mateng. ​Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi fisik, melainkan sebuah pernyataan sikap atas […]

  • Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Dugaan tindak pidana pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Sebuah rumah milik warga di Dusun Tabojo, Desa Salutambung, menjadi sasaran pencurian saat ditinggal penghuninya selama beberapa hari.  Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta. Peristiwa itu diketahui pada Senin (8/6/2026) ketika pemilik […]

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

expand_less