Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 507
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Musim hujan kembali menjadi momok bagi Kabupaten Mamasa. Di balik hijaunya perbukitan yang membentang, tersimpan ancaman serius yang setiap saat bisa memutus denyut kehidupan masyarakat.

Intensitas hujan yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir telah memperparah kondisi tanah yang sejak awal memang rapuh dan labil. Hampir tak ada ruas jalan poros di Mamasa yang benar-benar aman.

Tebing-tebing tinggi yang mengapit badan jalan sewaktu-waktu bisa runtuh, menyeret material tanah dan batu dalam jumlah besar.

Bagi masyarakat Mamasa, ini bukan sekadar ancaman, melainkan kenyataan yang berulang—akses terputus, aktivitas lumpuh, dan keterisolasian yang tak jarang berlangsung berhari-hari.

Di tengah situasi yang kian mengkhawatirkan, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, melontarkan peringatan keras kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat. Ia menuntut kesiapsiagaan nyata, bukan sekadar respons setelah bencana terjadi.

“Kami tidak ingin terus-menerus berada dalam situasi darurat yang sama setiap tahun. BPJN Sulbar harus siaga penuh. Alat berat wajib ditempatkan di titik-titik rawan longsor, bukan menunggu jalan tertutup baru bergerak,” tegas Arwin dengan nada mendesak.

Menurutnya, infrastruktur jalan di Mamasa bukan hanya soal konektivitas, tetapi menyangkut kelangsungan hidup masyarakat. Jalan poros menjadi satu-satunya jalur distribusi logistik, akses layanan kesehatan, hingga jalur pendidikan bagi ribuan warga di daerah pegunungan tersebut. Ketika jalan terputus, bukan hanya mobilitas yang terhenti—ekonomi tersendat, pelayanan publik terganggu, bahkan keselamatan warga bisa dipertaruhkan.

Karakteristik tanah Mamasa yang didominasi tanah merah dan pasir semakin memperbesar risiko. Struktur tanah seperti ini memiliki daya ikat yang lemah, terutama saat jenuh air. Dalam kondisi hujan deras yang berlangsung lama, tanah menjadi mudah bergerak dan kehilangan kestabilannya.

Kombinasi ini menjadikan Mamasa sebagai wilayah dengan kerentanan longsor yang tinggi di Sulawesi Barat.

Arwin menilai, pola penanganan selama ini masih bersifat reaktif. Padahal, yang dibutuhkan adalah langkah preventif yang terukur dan berkelanjutan.

Penempatan alat berat di lokasi strategis, pemetaan detail titik rawan, serta sistem respons cepat harus menjadi prioritas utama.

“Setiap menit keterlambatan penanganan berarti kerugian bagi masyarakat. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Harus ada kesiapan sebelum bencana terjadi,” tambahnya.

Desakan ini bukan tanpa alasan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa keterlambatan penanganan longsor sering kali memperparah dampak yang dirasakan masyarakat.

Dalam beberapa kasus, akses jalan terputus hingga berhari-hari, menyebabkan distribusi kebutuhan pokok terganggu dan harga barang melonjak.

Kini, harapan masyarakat Mamasa tertuju pada langkah konkret dari BPJN Sulbar. Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Sebab di Mamasa, setiap tetes hujan yang turun selalu membawa kemungkinan terburuk—dan tanpa persiapan yang matang, dampaknya akan kembali ditanggung oleh masyarakat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

    Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi peluang bagi Basor (49), warga asal Garut, Jawa Barat, untuk mencari nafkah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sejak awal Agustus, Basor membuka lapak di Jalan Poros Mamasa-Polewali, tepatnya di ujung Kota Mamasa. Ia menjual berbagai perlengkapan perayaan 17 Agustus, mulai dari […]

  • Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id– Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus luar biasa menggemparkan jagat media sosial di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Demi membuktikan bahwa cinta tak mengenal batas kondisi, sepasang kekasih memilih untuk melangsungkan pemberkatan nikah di dalam ruang perawatan Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM), Kabupaten Mamasa, Selasa (13/1/2026). Momen sakral tersebut menjadi perbincangan hangat setelah akun Facebook Mamasa.id […]

  • PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

    PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa […]

  • Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sabtu (2/5/2026). Peringatan yang jatuh setiap tanggal 2 Mei ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara. Ada yang menarik dalam upacara kali ini, jajaran Forkopimda dan tamu undangan […]

  • Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

    Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

    • 0Komentar

    PADANG, Sulbarupdate.id – Deru mesin Lamborghini dan kilau Richard Mille di pergelangan tangan Basrizal Koto hari ini adalah kontras yang tajam dari masa lalunya yang kelam. Pria yang akrab disapa “Babeh Basko” ini bukan sekadar potret Crazy Rich biasa melainkan ia adalah manifestasi dari keteguhan yang lahir dari rasa lapar. Lahir di Pariaman, Sumatera Barat […]

  • Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di pusat kota. Dalam penggerebekan yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) sore tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka, di mana salah satu di antaranya diketahui merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh […]

expand_less