Breaking News
light_mode
Beranda » Korupsi » Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Tabir gelap yang menyelimuti proyek pengadaan bibit nanas di Sulawesi Selatan (Sulsel), kian tersingkap.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel tidak lagi sekadar membidik pelaksana teknis; kini, bidikan tajam penyidik mulai mengarah ke jantung kekuasaan legislatif.

​Setelah menetapkan enam tersangka yang kini meringkuk di balik jeruji, korps adhyaksa mulai menelisik “pintu masuk” anggaran fantastis senilai Rp60 miliar dalam APBD 2024.

Aroma penyimpangan ini membawa penyidik pada satu pertanyaan besar yakni, Bagaimana proyek ini bisa lolos dalam ketukan palu anggaran?

​Langkah berani diambil tim penyidik dengan memanggil deretan tokoh elite politik Sulawesi Selatan.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah nama yang kini menduduki kursi kepala daerah harus kembali “bernostalgia” dengan peran lama mereka sebagai penentu kebijakan di DPRD Sulsel.

​Berikut daftar tokoh yang dipanggil untuk memberikan kesaksian:

​-Andi Ina Kartika Sari: Bupati Barru (Mantan Ketua DPRD Sulsel).
​-Syaharuddin Alrif: Bupati Sidrap (Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel).
​-Darmawangsyah Muin: Wakil Bupati Gowa (Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel).
​-Ni’matullah & Muzayyin Arif: Politisi kawakan yang turut mengisi jajaran kursi pimpinan pada periode penganggaran tersebut.

​Membongkar Teka-Teki Rp60 Miliar

​Pemeriksaan maraton ini bertujuan untuk membedah anatomi penganggaran. Penyidik berupaya mencari tahu apakah program bibit nanas ini murni lahir dari kebutuhan masyarakat, ataukah ada “penumpang gelap” yang menyusupkan proyek ini demi keuntungan pribadi di balik kedok anggaran daerah.

​”Kami mendalami proses bagaimana program ini bisa masuk ke dalam APBD 2024. Semua pihak yang terlibat dalam rantai kebijakan, dari perencanaan hingga ketuk palu, akan dimintai keterangan,” jelas dalam rilis resmi Kejati Sulsel, Sabtu (18/04/2026).

​Publik kini menanti dengan nafas tertahan. Akankah pemanggilan para elite ini hanya sebatas saksi, atau justru menjadi pembuka jalan bagi munculnya tersangka baru dari kalangan politisi?

​Satu hal yang pasti ialah proyek yang seharusnya membuahkan kesejahteraan bagi petani nanas di Sulawesi Selatan, kini justru berbuah pahit di tangan penegak hukum.

Kasus ini bukan lagi sekadar soal bibit tanaman, melainkan soal integritas dalam mengelola uang rakyat yang bernilai puluhan miliar rupiah.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Material Longsor Tutup Poros Pana-Tabang

    BREAKING NEWS: Material Longsor Tutup Poros Pana-Tabang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor lagi-lagi terjadi di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini di jalan poros Pana’-Tabang, tepat Dusun Belo, Desa Saloan, Kecamatan Pana’, Kabupaten Mamasa. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (12/5/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, saat ini tumpukan material longsor menutup total badan jalan. Akibatnya kendaraan roda dua dan empat […]

  • Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    • 0Komentar

    Mamasa – Sulbarupdate.id – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat nomor 789 Tahun 2025 tentang Program Keringanan Pajak Daerah Tahun 2025, yang meliputi : Pembebasan 100% denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pemberian diskon 50% tunggakan (pokok) Pajak Kendaraan Bermotor (Jatuh tempo 2024 kebawah). Welem Sambolangi selaku Bupati Kabupaten Mamasa menyampaikan kepada […]

  • Polemik Tamsil Guru ASN dan PPPK di Mamasa, Disdik Ungkap Kendala di Tingkat Pusat

    Polemik Tamsil Guru ASN dan PPPK di Mamasa, Disdik Ungkap Kendala di Tingkat Pusat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Mamasa menjadi sorotan. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Sarini, memberikan klarifikasi terkait alur birokrasi dan realisasi anggaran dari Pemerintah Pusat. Sarini menjelaskan bahwa […]

  • Kejari Kota Kupang Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perjadin DPRD

    Kejari Kota Kupang Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perjadin DPRD

    • 0Komentar

    ​KUPANG, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang resmi menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perjalanan dinas (perjadin) Anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024. Keputusan ini diambil menyusul adanya pengembalian kerugian keuangan negara yang hampir mencapai 100 persen. ​Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Shirley Manutede, mengungkapkan bahwa progres pengembalian dana tersebut telah melampaui angka […]

  • Bupati Pasangkayu Segera Usulkan Pemberhentian Wakil Ketua DPRD

    Bupati Pasangkayu Segera Usulkan Pemberhentian Wakil Ketua DPRD

    • 0Komentar

    Pasangkayu – Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat paripurna dengan agenda pengusulan pemberhentian pimpinan DPRD Pasangkayu masa jabatan 2024–2029. Rapat paripurna tersebut berlangsung di ruang paripurna DPRD Pasangkayu, Jumat 19 Desember 2025. Rapat Paripurna DPRD tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Pasangkayu, Putu Purjaya. Ia menyampaikan bahwa agenda rapat paripurna […]

  • Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Guna memastikan euforia pesta sepak bola jagat raya tersebut bisa dinikmati tanpa gangguan sinyal, Pemerintah Kabupaten Mateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak taktis. Langkah kongkrit diawali dengan pertemuan koordinasi teknis bersama TVRI Sulawesi Barat yang berlangsung […]

expand_less