Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

  • account_circle Amr
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 358
  • comment 0 komentar

TEHERAN, SULBARUPDATE.ID – Januari 2026, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan penambahan sanksi ekonomi oleh Washington, penguatan kehadiran militer Amerika di kawasan Timur Tengah, serta tekanan politik dari sekutu-sekutunya. Situasi ini memperlihatkan pola lama: pendekatan koersif Amerika Serikat yang mendorong Iran pada posisi defensif untuk melindungi kedaulatan nasionalnya.

Iran secara konsisten menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambilnya bukanlah bentuk agresi, melainkan respons atas tekanan sistematis yang mencakup sanksi sepihak, ancaman militer terbuka, dan upaya isolasi diplomatik. Dalam kerangka ini, kebijakan pertahanan Iran—termasuk kesiapan militernya dan pengaruh regional—diposisikan sebagai instrumen pencegahan (deterrence) untuk mencegah intervensi asing, bukan untuk memulai perang.

Penambahan sanksi terbaru oleh Amerika Serikat justru mempersempit ruang dialog dan berpotensi memperburuk stabilitas kawasan. Sejarah menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dan militer tidak pernah berhasil memaksa Iran menyerah, tetapi malah memperkuat sikap nasionalisme dan konsolidasi internal. Iran, dalam berbagai pernyataan resminya, tetap membuka pintu diplomasi sepanjang dilakukan secara adil, setara, dan tanpa ancaman.

Dari sisi geopolitik, eskalasi ini membawa risiko serius bagi kawasan dan dunia. Gangguan di jalur pelayaran strategis Timur Tengah akan berdampak langsung pada stabilitas energi global dan perekonomian internasional. Oleh karena itu, konflik terbuka bukan hanya merugikan Iran atau Amerika Serikat, tetapi juga negara-negara lain yang tidak terlibat langsung.

Dalam konteks ini, sikap Iran patut dibaca sebagai upaya mempertahankan martabat negara dan hak menentukan arah kebijakan nasionalnya sendiri. Pendekatan militeristik Amerika Serikat justru berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik yang lebih luas. Jalan keluar yang rasional dan bertanggung jawab adalah de-eskalasi, penghentian tekanan sepihak, serta penguatan diplomasi multilateral yang menghormati kedaulatan semua pihak.

Pesan utama rilis ini jelas: stabilitas Timur Tengah tidak akan tercapai melalui ancaman dan sanksi, melainkan melalui dialog yang adil. Selama tekanan eksternal terus dilakukan, Iran akan tetap berdiri pada prinsip pertahanan diri dan kedaulatan nasionalnya. (*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI Majene Desak Kejari Usut Tuntas Temuan BPK Soal Dugaan Penyimpangan APBD 2024

    HMI Majene Desak Kejari Usut Tuntas Temuan BPK Soal Dugaan Penyimpangan APBD 2024

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene. Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan, mengatakan temuan BPK yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah harus menjadi perhatian serius aparat penegak […]

  • Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Persidangan kasus sengketa lahan seluas 115 hektare di wilayah Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, antara kelompok tani Pak Balo melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) terus menyita perhatian publik. ​Dalam rangkaian persidangan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2026 di Pengadilan Negeri Mamuju, majelis hakim dihadapkan pada rentetan kesaksian yang saling […]

  • Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus memacu percepatan penanganan stunting melalui inovasi Gerakan Melawan Stunting (Genting). Dalam upaya mencapai target nol kasus (zero stunting), pemerintah daerah kini memperluas kolaborasi dengan mengajak sektor swasta dan masyarakat mampu menjadi orang tua asuh. ​Ajakan tersebut ditegaskan oleh Asisten III Setda Mamuju Tengah, […]

  • SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme dan kreativitas pelajar di Kabupaten Majene semakin terasa. Salah satunya ditunjukkan oleh siswa-siswi SDN 26 Pakkola yang tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton dalam ajang Semarak Merdeka 2026 yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, […]

  • Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Koordinator Forum Masyarakat Mamasa, Taufik Rama Wijaya, melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR yang diduga bermasalah di sejumlah unit Bank Rakyat Indonesia di Kabupaten Mamasa. Sorotan tersebut tertuju pada Unit BRI Mamasa, Unit BRI Sumarorong, dan Unit BRI Mambi yang dinilai perlu segera diperiksa secara serius […]

  • Dokter Mamasa Ungkap Tunggakan Hak Sejak 2024, Pemda Diminta Beri Kepastian

    Dokter Mamasa Ungkap Tunggakan Hak Sejak 2024, Pemda Diminta Beri Kepastian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Persoalan pembayaran hak tenaga medis di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali mencuat. Seorang perwakilan dokter yang meminta namanya tidak disebut dalam berita, mengungkapkan adanya sejumlah pembayaran yang hingga kini belum diselesaikan pemerintah daerah. Sumber laman ini menyampaikan bahwa persoalan itu telah berulang kali diperjuangkan sejak 2024 lalu, tetapi hingga kini belum […]

expand_less