Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » RRI Mamuju Gelar Dialog Literasi Digital, Warga Diingatkan Waspadai Hoaks

RRI Mamuju Gelar Dialog Literasi Digital, Warga Diingatkan Waspadai Hoaks

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju menggelar Dialog Interaktif Literasi Digital, Senin (24/8/2026).

Kegiatan itu menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan bermedia sosial secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Dialog yang dipandu Megapika selaku host itu mengangkat tema “Cerdas Bermedia di Era Digital: Kenali Hoaks, Saring Informasi, Lindungi Diri.”

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Sulawesi Barat, Dedy Aswan, serta Kepala Bidang Komunikasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Nur Ainung.

Dalam dialog tersebut, Nur Ainung yang akrab disapa Nunung menekankan pentingnya membangun kebiasaan memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi.

Namun, kemudahan itu juga dapat menimbulkan persoalan apabila tidak diikuti kemampuan memilah dan memverifikasi informasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama di Mamuju Tengah, untuk tidak langsung menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ujar Nunung, Senin (24/8/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar membiasakan diri melakukan cek dan ricek sebelum mempercayai atau membagikan sebuah informasi.

“Biasakan melakukan cek dan ricek terlebih dahulu,” katanya.

Menurut Nunung, proses verifikasi informasi dapat dilakukan dengan langkah sederhana, antara lain menggunakan mesin pencarian untuk menemukan informasi pembanding serta memeriksa sumber resmi atau media dan lembaga terpercaya.

“Jika kita ragu, lebih baik diam dan tidak membagikannya,” tegasnya.

Ia juga menilai penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Karena itu, masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penyebaran informasi palsu dan konten yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Jangan sampai kita menjadi korban sekaligus pelaku penyebaran hoaks hanya karena ketidaktelitian. Lindungi diri kita dan keluarga dengan tidak membagikan data pribadi secara sembarangan di platform digital,” harapnya.

Sebagai informasi, siaran ulang Dialog Interaktif Literasi Digital tersebut dapat disaksikan melalui kanal resmi RRI Mamuju, termasuk RRI Digital, serta frekuensi 96 FM, 97,6 FM, dan 100,2 FM.

Dialog juga tersedia melalui kanal Facebook dan YouTube resmi RRI Mamuju serta situs resmi RRI.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Drg. Alfadesta H. Pattinasarany resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Mamasa periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulawesi Barat, Awal Saini, yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada […]

  • PKC PMII Sulbar Apresiasi Aksi Kolaborasi Cegah Stunting di Majene

    PKC PMII Sulbar Apresiasi Aksi Kolaborasi Cegah Stunting di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kanit Lantas Polres Majene bersama Korps HMI Wati (KOHATI) dan Korps PMII Putri (KOPRI).  Sinergi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui aksi bakti sosial yang difokuskan pada upaya pencegahan stunting di wilayah Kabupaten […]

  • Sea Games 2025 Di Thailand, Ramla dan Kawan – Kawan Sumbang Medali Emas

    Sea Games 2025 Di Thailand, Ramla dan Kawan – Kawan Sumbang Medali Emas

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Atlet Dayung asal Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat kembali torehkan prestasi yang gemilang dikanca internasional, Mamuju 11 Desember 2025. Ramla Baharuddin yang tergabung dalam Atlet Dayung tim Indonesia pada Sea Games 2025 di Thailand mampu meraih medali emas kategori kayak four mix 500 meter bersama kawan – kawan setelah finis pertama dengan waktu […]

  • Polres Majene Tetapkan Tiga Tersangka Skandal Korupsi Kredit BRI Unit Banggae

    Polres Majene Tetapkan Tiga Tersangka Skandal Korupsi Kredit BRI Unit Banggae

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majene secara resmi merilis perkembangan signifikan terkait penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada penyaluran dana kredit Kupedes dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Banggae, Kantor Cabang Majene. Penetapan ini disampaikan melalui Konferensi Pers di Ruang Data Polres Majene, Kabupaten […]

  • Bupati Lantik Direktur Baru PDAM Tirta Majene, Lima Arahan untuk 100 Hari Kerja

    Bupati Lantik Direktur Baru PDAM Tirta Majene, Lima Arahan untuk 100 Hari Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene melaksanakan pelantikan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Majene periode 2026–2031, Senin (24/8/2026), sekitar pukul 09.25 WITA, bertempat di Ruang Kerja Bupati Majene, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri, dan dihadiri sekitar […]

  • Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    • 0Komentar

    Kita hidup dalam suatu tatanan politik dan ekonomi yang tidak sekadar timpang, tetapi secara sistematis membalikkan makna keadilan itu sendiri. Dalam dunia seperti ini, kejahatan tidak selalu hadir dalam rupa kasar dan vulgar; ia justru sering tampil rapi, legal, dan dibungkus oleh bahasa kebijakan, angka statistik, serta jargon pembangunan. Kejahatan berskala besar—yang dijalankan melalui keputusan […]

expand_less