Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

  • account_circle Akbar
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id, — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat untuk usut dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga tidak sesuai peruntukan dalam pengerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar. Ia meminta dugaan penggunaan BBM pada operasional alat berat di lokasi proyek diperiksa untuk memastikan sumber dan peruntukan bahan bakar yang digunakan.

“Kami menduga serta mencermati adanya dugaan penggunaan BBM Solar yang tidak sesuai peruntukan atau indikasi penggunaan solar bersubsidi/ilegal dalam pengerjaan fisik proyek Sekolah Rakyat di Sulbar,” kata Akbar.

Menurutnya, proyek yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan dan kepentingan masyarakat harus dilaksanakan dengan tata kelola yang transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PKC PMII Sulbar meminta Polda Sulbar dan Kejaksaan Tinggi Sulbar melakukan penelusuran terhadap dugaan tersebut, termasuk memeriksa pihak kontraktor pelaksana, penanggung jawab lapangan, serta pihak terkait lainnya.

Pemeriksaan, kata Akbar, penting dilakukan untuk mengetahui asal-usul BBM yang digunakan dalam operasional alat berat serta memastikan tidak terdapat penyalahgunaan BBM bersubsidi dalam kegiatan proyek.

Selain kepada APH, PKC PMII Sulbar juga mendesak Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat melakukan pengawasan dan menindaklanjuti apabila terdapat laporan mengenai dugaan maladministrasi atau lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami meminta APH dan Ombudsman Sulbar turun melakukan pengawasan agar persoalan ini bisa terang dan tidak menimbulkan dugaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Akbar menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghakimi pihak tertentu. Menurutnya, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang.

“Jika memang ditemukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai ketentuan hukum. Namun jika tidak terbukti, hal itu juga harus disampaikan secara terbuka kepada publik,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari pihak kontraktor maupun instansi terkait mengenai dugaan penggunaan BBM solar pada proyek Sekolah Rakyat tersebut. (*)

  • Penulis: Akbar
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya menjadi salah satu hal yang paling dinantikan di kawasan Terpencil, Terdalam, dan Terluar (3T) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Sayangnya, hingga pertengahan tahun ini, aroma masakan bergizi yang dinanti-nanti belum juga tercium dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. ​Pembangunan gedung dapur […]

  • Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP   

    Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Barat Unaudited Tahun 2025 kepada Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 27 Februari 2026. LKPD Unaudited Tahun 2025 diterima langsung oleh Kepala Inspektorat, M. Natsir. Acara serah terima […]

  • Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

    Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Upaya pelestarian dan pengenalan budaya lokal terus dilakukan oleh pengelola Museum Mandar melalui berbagai strategi publikasi media. Museum Mandar yang terletak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini semakin aktif memanfaatkan media cetak, elektronik, dan digital sebagai sarana untuk memperkenalkan sejarah dan kekayaan budaya Mandar kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Publikasi […]

  • Nelayan Jatuh Dari Kapal di Majene, Dua Hari Pencairan Hasil Masih Nihil

    Nelayan Jatuh Dari Kapal di Majene, Dua Hari Pencairan Hasil Masih Nihil

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap Muh. Rifai (32), nelayan yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Desa Onang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, belum membuahkan hasil hingga memasuki hari kedua operasi, Jumat (30/1/2026). Tim SAR Gabungan telah memperluas area penyisiran, namun keberadaan korban masih menjadi misteri. Tim SAR membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue […]

  • Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari. Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan. ​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta […]

  • Mahasiswa Majene Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan Tuntaskan Persoalan Daerah Sulbar

    Mahasiswa Majene Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan Tuntaskan Persoalan Daerah Sulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Reformasi Jilid II” di Jalan Trans Sulawesi, kawasan Tugu Pahlawan, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (15/6/2026).  Aksi tersebut menjadi wadah penyampaian berbagai tuntutan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait persoalan nasional dan kondisi sosial yang dinilai […]

expand_less