BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan
- account_circle Ancha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan setelah terjadi persoalan terkait antrean pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Informasi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan media sosial Facebook oleh akun Uchu Danunan, Selasa (25/8/2026) pagi.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan.
Unggahan itu juga menyertakan sejumlah foto yang memperlihatkan seorang pria mengalami luka pada bagian wajah hingga mengeluarkan darah.
“Korban penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan gara-gara antrian jirigen,” demikian keterangan yang tertulis dalam unggahan tersebut.
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian, identitas korban, maupun penyebab hingga dugaan penganiayaan tersebut terjadi.
Dikonfirmasi pemilik akun Buntu Danunan membenarkan adanya insiden tersebut.
“Iya, saya itu Dinda. Gara-gara antrian, lebih nalayani duluan jerigen daripada tangki, ” Singkatnya via telepon Whatsapp, baru-baru ini.
Sulbarupdate.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SPBU Lambanan serta aparat kepolisian terkait dugaan peristiwa tersebut.
Sebagai informasi, SPBU Lambanan merupakan salah satu penyalur BBM yang berada di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
