Disdukcapil Mamasa Buka Layanan Aktivasi IKD di Momen HUT RI ke-81
- account_circle Ancha
- calendar_month Sel, 18 Agu 2026
- visibility 88
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mamasa turut berpartisipasi dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan membuka pelayanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat.
Pelayanan tersebut berlangsung di Lapangan Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di daerah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas Disdukcapil Mamasa terlihat sibuk melayani masyarakat yang datang untuk melakukan aktivasi IKD.
Pelayanan dilakukan menggunakan sejumlah fasilitas dan perlengkapan pendukung milik Disdukcapil yang disiapkan di lokasi kegiatan.
Masyarakat tampak mendatangi stan pelayanan untuk mendapatkan pendampingan dari petugas, khususnya dalam proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital.
Petugas memberikan arahan kepada masyarakat selama proses pelayanan berlangsung.
Kegiatan pelayanan ini menjadi bagian dari upaya Disdukcapil Mamasa untuk tetap memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sekaligus mengambil bagian dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pelayanan tidak hanya berlangsung pada saat rangkaian upacara pagi. Petugas Disdukcapil Mamasa tetap memberikan pelayanan hingga rangkaian kegiatan di lapangan berakhir, termasuk sampai proses penurunan bendera pada sore hari.
Dengan dibukanya layanan Aktivasi IKD di tengah pelaksanaan perayaan HUT RI, masyarakat yang hadir di Lapangan Tribun Kondosapata memiliki kesempatan untuk memanfaatkan waktu sekaligus mengurus kebutuhan administrasi kependudukan secara langsung.
Kehadiran layanan tersebut juga menunjukkan keterlibatan perangkat daerah dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menghadirkan pelayanan publik di tengah masyarakat, sehingga momentum perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi turut diisi dengan pelayanan kepada warga.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
