Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Dinsos P3A dan PMD Sulbar Ikuti Rakor Penjaminan BPJS Ketenagakerjaan melalui Dana Desa

Dinsos P3A dan PMD Sulbar Ikuti Rakor Penjaminan BPJS Ketenagakerjaan melalui Dana Desa

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • visibility 362
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Penjaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi Tenaga Kerja Desa, dengan fokus pada pemanfaatan Dana Desa sebagai instrumen perlindungan sosial.

Upaya ini sejalan dengan Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam agenda pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) secara daring pada Rabu, 4 Februari 2026, dan diikuti oleh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman pemerintah daerah mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja desa, sekaligus mendorong optimalisasi penggunaan Dana Desa dalam mendukung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat desa, pekerja padat karya, serta kelompok tenaga kerja desa lainnya.

Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek strategis, mulai dari regulasi yang menjadi dasar hukum, skema pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui Dana Desa, hingga strategi implementasi di tingkat desa agar program dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Mewakili Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Farida, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga kerja desa.

“Penjaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja desa merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan terhadap risiko kerja. Melalui rapat koordinasi ini, kami memperoleh penguatan terkait pemanfaatan Dana Desa agar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Farida.

Ia menambahkan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman bagi tenaga kerja desa dalam menjalankan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari.

“Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, tenaga kerja desa akan merasa lebih terlindungi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat desa di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Dinsos P3A dan PMD Sulbar berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah desa agar memanfaatkan Dana Desa secara tepat guna dan akuntabel, termasuk dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Suhardi Duka, Resmi Lantik PP IPMAPUS Sulbar Periode 2025 – 2027

    Gubernur Suhardi Duka, Resmi Lantik PP IPMAPUS Sulbar Periode 2025 – 2027

    • 0Komentar

    Mamuju – sulbarupdate.id – Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Sulawesi Barat (PP-IPMAPUS SULBAR) resmi dilantik oleh Gubernur Sulawesi Barat Dr. Suhardi Duka, M.M, Minggu 14 Desember 2025, diruangan Ballroom D’Maleo Hotel & Convention. Pelantikan dan Milad yang ke-17 Tahun IPMAPUS Sulbar diawali dengan salah satu tarian yang berasal dari Wilayah Pitu Ulunna […]

  • Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id  – Puluhan warga di Desa Tapua dan Desa Ba’ba Tapua, Kecamatan Matangga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bahu-membahu membangun jalan limpas (lintasan batu) di aliran sungai setempat, Senin (20/4/2026). ​Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai jalur alternatif lantaran jembatan utama sepanjang 20 meter yang menjadi tumpuan warga telah putus akibat terjangan banjir […]

  • Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pekerjaan fisik Jembatan S. Nipa-Nipa yang menghubungkan wilayah Tapalang – Tapalang Barat kini telah mencapai 100 Persen progres melalui program Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) BPBD Sulawesi Barat (Sulbar). Infrastruktur strategis ini menjadi salah satu titik penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat akses evakuasi dan logistik kebencanaan di Kabupaten Mamuju. Jembatan […]

  • Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menyarankan agar para lulusan sarjana di daerah tersebut mencari peluang kerja ke luar negeri menuai kritik tajam. Aktivis Sulawesi Barat, Akbar, menilai statmen tersebut merupakan bentuk kepasrahan politis sekaligus indikasi kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Menurut Akbar, pernyataan Gubernur SDK sangat ironis […]

  • Ayah Diduga Dikeroyok di Tengah Pawai Kuda di Majene, Tangisan Anak Jadi Sorotan Publik

    Ayah Diduga Dikeroyok di Tengah Pawai Kuda di Majene, Tangisan Anak Jadi Sorotan Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kemeriahan pawai kuda dalam rangkaian tamatan massal di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mendadak diwarnai keributan, Sabtu (26/9/2026). Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen seorang pria diduga menjadi korban pengeroyokan di tengah kerumunan warga. Dalam rekaman itu, seorang pria mengenakan kaus kuning dan celana […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Periode Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung Selasa (10 Februari 2026). Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong. Dalam rapat tersebut, […]

expand_less