Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » HMI Cabang Majene Tegaskan Tak Terlibat Dugaan Solar Subsidi

HMI Cabang Majene Tegaskan Tak Terlibat Dugaan Solar Subsidi

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene memberikan klarifikasi sekaligus membantah adanya keterlibatan organisasi dalam dugaan aktivitas penampungan solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan yang menyeret nama HMI Cabang Majene setelah adanya laporan dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menyebut adanya komunikasi dengan seseorang berinisial LM. Komunikasi tersebut kemudian dikaitkan dengan pengurus HMI Cabang Majene.

Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muh. Aslan, menegaskan bahwa secara kelembagaan HMI Cabang Majene tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan aktivitas penampungan solar bersubsidi yang disebut dalam pemberitaan tersebut.

“Kami perlu meluruskan secara tegas kepada masyarakat bahwa HMI adalah organisasi perkaderan mahasiswa, bukan wadah bisnis komoditas, apalagi yang melanggar hukum. Segala tindakan, komunikasi, atau penyebaran nomor kontak yang dilakukan oleh saudara LM bersifat pribadi atau personal, dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu yang bersangkutan, bukan atas nama kebijakan atau instruksi organisasi,” ujar Aslan di Majene, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, HMI Cabang Majene tidak pernah mengeluarkan kebijakan, instruksi, maupun mandat organisasi yang berkaitan dengan aktivitas penampungan atau penyalahgunaan solar bersubsidi.

Pihak pengurus juga menyayangkan adanya pemberitaan yang dinilai dapat menimbulkan persepsi seolah-olah HMI Cabang Majene terlibat dalam dugaan aktivitas tersebut.

Pengurus HMI Cabang Majene menilai setiap informasi yang menyangkut nama institusi semestinya terlebih dahulu melalui proses konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

“Kami menghormati kerja jurnalistik dan fungsi kontrol sosial. Namun, ketika nama lembaga dikaitkan dengan dugaan pelanggaran hukum, tentu harus ada konfirmasi yang berimbang agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjadi penggiringan opini terhadap institusi,” tegasnya.

HMI Cabang Majene menyebut pemberitaan tersebut telah berdampak terhadap citra dan reputasi organisasi di tengah masyarakat. Karena itu, pengurus mengambil langkah resmi dengan melayangkan surat Hak Jawab kepada media yang bersangkutan sebagai bentuk klarifikasi kelembagaan.

Langkah tersebut, kata Aslan, bukan dimaksudkan untuk menghalangi fungsi pers maupun kontrol masyarakat, melainkan sebagai upaya memberikan ruang bagi organisasi untuk menyampaikan fakta dan posisi kelembagaan secara proporsional.

Di sisi lain, HMI Cabang Majene menegaskan tetap mendukung fungsi pengawasan masyarakat serta proses penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum di Kabupaten Majene.

HMI meminta apabila memang terdapat dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi, persoalan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku berdasarkan bukti dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut secara objektif dan transparan apabila memang ditemukan dugaan pelanggaran. Kami tidak pernah membenarkan praktik penyalahgunaan atau penampungan solar bersubsidi yang bertentangan dengan hukum,” lanjut Aslan.

HMI Cabang Majene juga mengimbau seluruh media lokal agar tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Pengurus berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus memastikan bahwa persoalan yang bersifat personal tidak dikaitkan dengan kebijakan atau sikap resmi organisasi.

Dengan adanya hak jawab tersebut, HMI Cabang Majene berharap pemberitaan mengenai dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi dapat ditempatkan secara proporsional, berdasarkan fakta, serta tidak merugikan pihak mana pun sebelum adanya kepastian dari proses penegakan hukum.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pasca Bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh Pemerintah Daerah dari berbagai penjuru laksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Salah satunya adalah penggalangan dana dari Pemprov Sulbar yang terus berjalan sampai saat ini, di mana pengumpulan donasi sampai tanggal 10 Desember dan penyerahan dilakukan pada tangga 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt […]

  • Harmoni di Balik Manisnya Takjil, Warga Mamasa Antusias Sambut Ramadhan 1447 H

    Harmoni di Balik Manisnya Takjil, Warga Mamasa Antusias Sambut Ramadhan 1447 H

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema Ramadhan mulai terasa di Kabupaten Mamasa. Memasuki hari pertama puasa, pusat penjualan takjil di sekitar Masjid Agung Nurul Yaqin langsung diserbu warga Kamis (19/2/2026). Menariknya, perburuan takjil ini tidak hanya diramaikan oleh umat Muslim, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi warga Nasrani di Mamasa. ​Terpantau sejak pukul 13.00 WITA, para pedagang […]

  • Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

    Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

    • 0Komentar

    MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID — Dalam langkah yang dinilai tidak biasa bagi partai politik, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh struktur partainya untuk membangun minimal satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap provinsi di Indonesia — sebuah perintah organisasi yang jauh melampaui peran politik konvensional. Instruksi ini disampaikan oleh Ahmad Ali, Ketua Harian […]

  • Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, memasuki fase krusial. Korban dinyatakan hilang secara misterius saat melaut sejak Sabtu 20 Desember 2025 pekan lalu. Sepekan hilangnya Hasanuddin secara misterius meninggalkan duka mendalam serta teka-teki bagi pihak keluarga. Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Korban Berdasarkan informasi […]

  • Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

    Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi memperketat pengawasan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tegas ini diambil menyusul temuan belatung pada menu makanan di wilayah Aralle yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya bersama […]

  • Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Kecelakaan Akibat Cuaca Buruk di Bali

    Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Kecelakaan Akibat Cuaca Buruk di Bali

    • 0Komentar

    BALI, Sulbarupdate.id – Kabar mengejutkan datang dari presenter ternama Raffi Ahmad. Helikopter yang ditumpanginya nyaris mengalami kecelakaan saat terjebak cuaca buruk di kawasan Bali Utara dalam perjalanan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (15/1). Peristiwa bermula saat Raffi beserta rombongan bertolak dari Bali Utara menuju Bandara Ngurah Rai pada siang hari. Meski cuaca […]

expand_less