Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » GMKI Mamasa Kecam Pembakaran Hutan, Desak Polisi Usut Pelaku

GMKI Mamasa Kecam Pembakaran Hutan, Desak Polisi Usut Pelaku

  • account_circle Whelson
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamasa mengecam aksi pembakaran hutan yang masih terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. 

Organisasi mahasiswa tersebut mendesak Polres Mamasa mengambil langkah konkret untuk menyelidiki dugaan pembakaran hutan dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum.

Desakan itu disampaikan Sekretaris GMKI Cabang Mamasa, Triatwan Efraim, Kamis (22/10/2026). 

Ia menilai, pembakaran hutan yang diduga dilakukan demi kepentingan pribadi maupun kelompok merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab karena dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Efraim meminta kepolisian tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat melalui penyelidikan secara profesional.

“Pihak kepolisian diharapkan dapat mencari tahu siapa saja yang terlibat, memeriksa pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku, serta memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Desakan tersebut muncul menyusul informasi mengenai dugaan pembakaran hutan secara sengaja oleh salah seorang warga. Kebakaran itu dilaporkan berdampak pada terbakarnya satu rumah warga. 

Namun, dugaan keterlibatan pihak tertentu masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan aparat berwenang.

Menurut GMKI Cabang Mamasa, kebakaran hutan tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kehidupan masyarakat. 

Asap kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki masalah pernapasan.

GMKI juga meminta Polres Mamasa meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta mengusut setiap dugaan tindak pidana secara adil dan transparan.

Efraim menegaskan, kerusakan hutan yang tidak ditangani secara serius berpotensi menimbulkan dampak berkepanjangan bagi lingkungan dan masyarakat.

Karena itu, GMKI Cabang Mamasa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian hutan dan mencegah terjadinya kebakaran.

“Mari kita sama-sama menjaga dan merawat kelestarian alam yang ada di Mamasa,” tutup Efraim.(***)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Siap Melayani, Pengurus Komitmen Sajikan Gizi Berkualitas

    SPPG Mehalaan Siap Melayani, Pengurus Komitmen Sajikan Gizi Berkualitas

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan kualitas hidup anak bangsa dan perwujudan visi Generasi Emas 2045. Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kecamatan Mehalaan, Badrhy, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar menyajikan makanan, […]

  • Isu Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp700 Juta, Rektor STT Arastamar Mamasa Buka Suara

    Isu Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp700 Juta, Rektor STT Arastamar Mamasa Buka Suara

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Rektor Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, Aris Rimbe, akhirnya memberikan tanggapan terkait isu dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2022.  Ia membenarkan adanya kucuran anggaran dari APBD Kabupaten Mamasa sebesar Rp700 juta yang mengalir ke lembaga perguruan tinggi yang dipimpinnya. ​Meskipun membenarkan keberadaan bantuan tersebut, Aris enggan berkomentar lebih jauh mengenai […]

  • Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Resmob Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan Asdar alias Ondo (45), terduga pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis badik. Insiden berdarah ini terjadi di wilayah Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, yang dipicu oleh perselisihan saat pesta minuman keras (miras). Kronologi Kejadian Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Plh. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Ipda […]

  • SPPI Sulbar dan Mitra Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aralle Mamasa

    SPPI Sulbar dan Mitra Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aralle Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) se-Sulawesi Barat bersama Mitra SPPG Kabupaten Mamasa menyalurkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (16/5/2026). ​Bantuan yang diserahkan meliputi bahan bangunan berupa semen, peralatan rumah tangga, serta paket sembako. Bantuan ini menyasar belasan Kepala […]

  • Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    • 0Komentar

    PARIS, SULBARUPDATE.id — Di tengah derasnya arus pemain muda berbakat yang lahir dari akademi-akademi elite Eropa, nama Désiré Doué muncul sebagai salah satu fenomena paling menarik dalam sepak bola modern. Pada usia yang bahkan belum genap melewati dua dekade kehidupan, ia telah berdiri di panggung terbesar Eropa bersama Paris Saint-Germain, mengangkat trofi Liga Champions, sekaligus […]

  • HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Klasis Malimbong ke-32 yang dipusatkan di Desa Matande, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Jumat (20/2/2026). ​Acara yang berlangsung khidmat di Jemaat Matande ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh jemaat, yakni Jemaat Pasapa’, Paladan, Sipaing, Garonggong, Salutimbu, Dadeko, dan Salubungin. Selain ibadah syukur, prosesi […]

expand_less