Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Bawa 15 Tuntutan

Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Bawa 15 Tuntutan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar aksi demonstrasi di kawasan Simpang Lima, Mamuju, Kamis (22/10/2026). 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam aksi itu, PMII Cabang Mamuju menyuarakan 15 tuntutan yang mencakup persoalan daerah hingga isu nasional, mulai dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Barat, penyaluran bantuan sosial, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga pengelolaan sumber daya alam.

Massa aksi juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), transparansi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes), konflik agraria, pengesahan RUU Perampasan Aset, serta persoalan infrastruktur sekolah di daerah terpencil.

Selain itu, PMII mendesak kejelasan regulasi penjualan minuman keras, penghentian aktivitas Lingkar Tambang Jaya (LTJ) di Sulawesi Barat, pengusutan dugaan penyalahgunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP), penanganan HIV/AIDS dan stunting, penghentian eksploitasi sumber daya alam, serta perluasan lapangan kerja.

Salah satu peserta aksi dari Komisariat Institut Kesehatan dan Bisnis ST Fatimah Mamuju, Fergiawan Rai Zacky, secara khusus menyoroti rencana eksplorasi logam tanah jarang di Sulawesi Barat yang menurutnya masih menjadi perbincangan publik.

Ia menilai pemerintah perlu mengkaji secara serius dampak ekologis dan biologis dari aktivitas pertambangan tersebut, termasuk potensi ancamannya terhadap lingkungan, mata pencaharian, dan keselamatan masyarakat setempat.

“Seharusnya kepala pemerintahan dapat melihat dampak negatif yang mungkin timbul, khususnya dampak ekologis dan biologis yang dapat merusak mata pencaharian serta mengancam nyawa masyarakat lokal,” ujar Fergiawan dalam orasinya.

Menurut dia, pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal tidak cukup dijadikan satu-satunya dasar untuk mendukung aktivitas pertambangan. 

Pemerintah, kata dia, juga perlu menjelaskan langkah pemulihan lingkungan, termasuk proses reklamasi dan rehabilitasi lahan setelah kegiatan pertambangan berakhir.

Fergiawan juga menyoroti persoalan HIV/AIDS dan meminta pemerintah memperkuat upaya pencegahan serta penanganannya. Ia turut mendorong adanya regulasi yang jelas dalam penanganan persoalan yang berkaitan dengan LGBT.

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa pemerintah perlu mengedepankan kebijakan yang berorientasi pada kesehatan masyarakat dan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS.

Selain itu, Fergiawan menyoroti pengawasan penjualan minuman beralkohol, khususnya kepada anak di bawah umur. Ia meminta pemerintah memperketat regulasi dan pengawasan agar minuman beralkohol tidak mudah diakses oleh pelajar.

Ia mengklaim, sepanjang 2026 telah terjadi empat kali kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur akibat persoalan konsumsi minuman keras. Ia juga menyinggung adanya kasus pembunuhan di Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Mamuju, yang menurutnya menjadi perhatian serius.

Atas persoalan tersebut, Fergiawan meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap aturan penjualan minuman beralkohol, termasuk pengawasan terhadap penjualan kepada pelajar.

Menutup orasinya, Fergiawan mengingatkan pemerintah agar menjalankan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsi yang diamanatkan kepada Presiden dan Wakil Presiden.

“Saya berharap pemerintah hari ini, khususnya Bapak Presiden dan Wakil Presiden, mengingat tugas dan fungsinya saat disumpah untuk menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin negara,” ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan pesan kritis kepada pemerintah agar tidak mengabaikan suara masyarakat yang disampaikan melalui aksi demonstrasi.

“Takutlah kepada Tuhanmu, bukan takut kepada spanduk yang mengkritik mu,” tegas Fergiawan.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) Bau Akram Dai, mengikuti Forum Konsultasi Publik yang berlangsung di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum dibuka langsung oleh […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • SPPG Makuang Messawa Salurkan MBG ke 29 Sekolah dan 11 Posyandu

    SPPG Makuang Messawa Salurkan MBG ke 29 Sekolah dan 11 Posyandu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makuang Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik dan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita (3B), Senin (12/10/2026). Penyaluran menyasar 29 satuan pendidikan dan 11 posyandu. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan pemenuhan gizi yang dilaksanakan SPPG di […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Perpanjang Kontrak 316 Pegawai PPPK Hingga 2028

    Pemkab Mamuju Tengah Perpanjang Kontrak 316 Pegawai PPPK Hingga 2028

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng), Sulawesi Barat, resmi perpanjang masa kontrak kerja bagi 316 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga tahun 2028. Kebijakan ini berlaku bagi para pegawai hasil pengangkatan tahun 2023 dan 2025 yang meliputi formasi tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis. ​Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi, […]

  • Musrembang Kecamatan RKPD 2027, Pemkab Mamasa Fokus Pertanian dan Pariwisata

    Musrembang Kecamatan RKPD 2027, Pemkab Mamasa Fokus Pertanian dan Pariwisata

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat kecamatan. Acara ini dilaksanak di  ruang Bapperida, Kamis (19/2/2026). Dalam forum tersebut, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian dan pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah. ​Meski dilaksanakan secara daring, Bupati berharap proses perencanaan ini […]

  • Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

    Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kemunculan dua titik api dalam skenario simulasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) membuat suasana di wilayah Kabupaten Majene seolah berada dalam kondisi darurat. Skenario tersebut menjadi bagian dari Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Karhutlah yang digelar Kodim 1401/Majene untuk menguji kesiapan personel serta koordinasi lintas sektor menghadapi ancaman kebakaran di musim kemarau. Kegiatan […]

expand_less