Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » NICOLAS MADURO

NICOLAS MADURO

  • account_circle Zacky Antony
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 471
  • comment 0 komentar

Oleh: Zacky Antony

*CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita.

Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS Donal Trump memberi perintah penangkapan Nicolas Maduro. Seorang politikus berpaham sosialis yang menjadi penguasa Venezuela sejak tahun 2013.

Dalam kegelapan malam itu, 150 pesawat tempur AS terbang rendah di laut Karibia dan dalam beberapa menit menguasai langit Venezuela. Serangan dilancarkan ke sejumlah target fasilitas militer dan bandar udara pesawat tempur. Ledakan keras terdengar di beberapa titik menimbulkan kobaran api.

Serangan mendadak tersebut membuat pertahanan negara pemilik cadangan minyak terbesar di dunia itu lumpuh. Rudal anti pesawat tempur sudah dihancurkan. Jalur koordinasi militer “rusak” karena pengkhianatan di dalam pemerintahan. Tidak ada perintah membalas serangan.

Dalam situasi itulah, pasukan elit Angkatan Darat AS, Delta Force, bergerak. Personel Delta Force turun dari helikopter dan menyerbu masuk kediaman Presiden Nicolas Maduro yang dijaga ketat militer. Sebanyak 80 pasukan pengawal Presiden Maduro ditembak mati. Di sisi lain tidak satupun personel Delta Force yang menjadi korban.

Sebuah penyergapan luar biasa dan terencana rapi. Militer AS sebelumnya sampai membuat replika kediaman Maduro guna mempelajari strategi paling tepat untuk menembus tempat persembunyian berdinding baja milik Maduro. Serta menentukan opsi-opsi ketika penyerbuan terjadi.

Penyergapan berlangsung sesuai rencana. Rentetan tembakan terjadi. Puluhan pasukan pengawal presiden tergeletak tak bernyawa. Sebagian adalah militer Kuba yang turut membantu pengawalan Nicolas Maduro. Kuba dan Venezuela adalah dua negara di Amerika yang sama-sama “kiri”.

Maduro dan istri, Cilia Flores yang menyadari kediamannya telah diserbu mencoba lari ke tempat persembunyian berdinding baja. Tapi Langkah penyelamatan itu sudah diperhitungkan Delta Force. Presiden berusia 63 tahun itu berhasil dibekuk sebelum sempat masuk ke ruang persembunyian anti tembakan.

Sejurus kemudian, sang presiden bersama istri langsung diamankan dan diterbangkan ke AS. Detail penyergapan ini bak tayangan di film-film hollywood. Setelah target berhasil diculik, militer AS meninggalkan Caracas dalam kondisi kacau. Dalam tempo 2,5 jam, operasi tuntas menangkap target.

Presiden Trump menonton operasi penangkapan Maduro dari klub pribadinya di Florida. Dia menyaksikan detail-detail operasi seperti menonton siaran langsung di televisi. Gambar Trump sedang menonton operasi rahasia tersebut menyebar di berbagai media social.

Sabtu (3/1) pagi, Trump memuji operasi penangkapan Maduro dengan satu kata; brilian. Sebaliknya, dunia terkejut. Serangan terhadap territorial negara lain yang diikuti dengan penangkapan presiden negara tersebut, jelas-jelas melanggar hukum Internasional.

Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB menyatakan _“semua Negara Anggota harus menahan diri dalam hubungan internasionalnya dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun, atau dengan cara apa pun yang tidak sesuai dengan Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.”_

Pasal ini melarang penggunaan secara militer ke sebuah negara berdaulat. Pada pasal 51 memang terdapat pengecualian yaitu apabila untuk membela diri atau persetujuan Dewan Keamanan PBB.

Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro menjadi penegasan AS ingin menjadi POLISI DUNIA. Trump telah merobek Piagam PBB dan menggantinya dengan hukum dirinya sendiri yaitu Doktrin Trump.

Setelah ditangkap, Maduro akan diadili di Pengadilan New York AS dengan tuduhan konspirasi terorisme-narkoba dan kepemilikan senjata api.

Akan tetapi dalam pidatonya, Trump juga menyebut motif ekonomi di balik serangan ke Venezuela. AS akan menguasai cadangan minyak Venezuela yang mencapai 303 miliar barel . Angka ini setara 19 persen dari cadangan minyak dunia yang berarti terbesar di dunia mengalahkan Cadangan minyak di Arab Saudi maupun Irak dan Iran.

Negara-negara di dunia terbelah. Ada yang mengecam agresi AS ke Venezuela seperti Cina, Rusia, Iran, Korut, Kolombia, Kuba, Brasil, Meksiko, Uruguay. Ada juga yang mendukung seperti Argentina, Paraguay dan Ekuador.

Lalu apa sikap Indonesia? Seperti biasa, pernyataan Kemenlu bersifat normatif. Menyerukan agar mengedepankan dialog dan menahan diri. “Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,” demikian bunyi statemen Kemenlu.

Terlepas pro dan kontra negara-negara di dunia, serangan terhadap Venezuela dan penangkapan Maduro oleh AS menegaskan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Prediksi bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun perang menunjukkan tanda-tandanya.

Dunia was-was menunggu siapa yang akan menjadi target AS berikutnya. Yang sudah jelas disebut Trump adalah Kolombia dan Kuba. Dan yang menjadi target aneksasi adalah Greenland.

Inikah awal Perang Dunia III? Waktu yang akan menjawab.

_Penulis adalah wartawan senior di Bengkulu_(*)

  • Penulis: Zacky Antony

Rekomendasi Untuk Anda

  • STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

    STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Guna mengasah kesiapsiagaan dan ketangkasan dalam menghadapi situasi darurat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhayangkara Makassar menyelenggarakan simulasi penanganan bencana berskala besar di pesisir Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Minggu (03/05/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini mengusung skenario dramatis berupa kecelakaan […]

  • Angela Tanoesoedibjo: Sulsel Gerbang Strategis Perindo di Indonesia Timur

    Angela Tanoesoedibjo: Sulsel Gerbang Strategis Perindo di Indonesia Timur

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id — Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angela Tanoesoedibjo, menggarisbawahi peran strategis Sulawesi Selatan bagi penguatan gerakan politik dan pemberdayaan masyarakat Partai Perindo di kawasan timur Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Angela saat menghadiri sekaligus melantik Abdul Hayat Gani sebagai Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan beserta jajaran pengurus, dalam agenda konsolidasi partai […]

  • PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah daerah (Pemda) kabupaten se-Sulbar terkait karut-marut data desil masyarakat miskin. PMII menilai Pemda kabupaten terkesan lepas tangan dan berlindung di balik alasan klasik saat mendapati tingginya angka desil yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Ketua Bidang […]

  • Angin Kencang Hantam Tinambung Polman, Satu Rumah Rusak Berat

    Angin Kencang Hantam Tinambung Polman, Satu Rumah Rusak Berat

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras menerjang permukiman warga di Dusun Gadde, Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa (12/5/2026) malam. Insiden ini mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu di antaranya dilaporkan rusak berat. ​Merespons kejadian tersebut, aparat Polsek Tinambung bersama jajaran pemerintah setempat langsung bergerak […]

  • Dukung Adipura 2026, RSUD Majene Perkuat Komitmen Kebersihan dan Pengelolaan Lingkungan

    Dukung Adipura 2026, RSUD Majene Perkuat Komitmen Kebersihan dan Pengelolaan Lingkungan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene terus mematangkan persiapan menghadapi penilaian Adipura Tahun 2026/2027. Upaya tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi dan Ekspose Adipura Kabupaten Majene Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Selasa (6/10/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri, bersama Wakil Bupati Hj. Andi Rita Mariani. Kegiatan turut […]

  • Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes). Pemecatan ini merupakan respons terhadap vonis bersalah keduanya dalam kasus dugaan korupsi dana insentif COVID-19. Dua ASN yang dipecat, diidentifikasi dengan inisial HE […]

expand_less