Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 1.370
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Program pupuk gratis Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025 menyisakan catatan kritis. Meski bertujuan mendongkrak produktivitas pertanian, program ini diwarnai indikasi kebocoran berupa proses administrasi yang sulit hingga praktik jual beli pupuk oleh oknum penerima manfaat dan kelompok tani.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera melakukan evaluasi teknis menyeluruh sebelum penyaluran anggaran tahun 2026 sekitar Rp23 miliar dilaksanakan.

Arwin mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil investigasi tim terpadu miliknya dan pantauan langsung di sejumlah desa, ditemukan celah teknis yang mencederai visi misi daerah secara khusus pupuk gratis ini.

Ia mengaku menerima banyak keluhan warga terkait proses administrasi, distribusi hingga penyalahgunaan bantuan.

“Saya mendapatkan banyak keluhan warga dan ada juga indikasi kebocoran; pupuk dijual oleh penerima manfaat dan juga kelompok tani, itu juga tidak terlepas dari sebab akibat awal, dimana ada proses administrasi yang memakan biaya. Jadi memang manajemennya mesti diperbaiki” ujar Arwin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, praktik jual beli pupuk subsidi atau pupuk gratis ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan berpotensi masuk ke ranah pelanggaran pidana.

Untuk meminimalisir penyimpangan pada dua kali masa panen di tahun 2026, Arwin memberikan sejumlah poin rekomendasi strategis kepada Dinas Pertanian Mamasa.

Diantaranya melakukan evaluasi teknis dalam proses pengurusan administrasi kelompok tani agar lebih akuntabel.

Memperbarui data anggota kelompok tani. Ditemukan banyak data anggota yang tidak memiliki luas lahan secara presisi sesuai dengan dokumen yang ada.

Mengefektifkan kembali monitoring Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BPP) tingkat kecamatan.

Menjalin sinergi dengan Koramil (Babinsa) dan Polsek (Bhabinkamtibmas) untuk memperketat pengawasan di lapangan guna mencegah praktik jual beli pupuk.

Pemda diminta mengubah metode pengawasan saat pupuk sudah berada di tangan masyarakat, karena titik inilah dianggap paling rawan terjadi pengalihan peruntukan, saat pupuk telah berada di tangan penerima manfaat.

Mengevaluasi sumber pupuk dan mengkaji opsi pembelian pupuk non-subsidi untuk menghindari keterlambatan distribusi seperti yang terjadi pada akhir tahun 2025.

Eks Ketua Umum HIPMI Mamasa ini menegaskan bahwa evaluasi ini bukan bertujuan untuk menghentikan program, melainkan mencari metode yang lebih efektif dan efisien sehingga benar-benar tepat guna.

“Catatan kritis ini diharapkan menjadi instrumen perbaikan agar bantuan benar-benar dirasakan petani, sehingga target swasembada beras di Kabupaten Mamasa dapat segera terwujud, masyarakat juga harusnya bersyukur dengan program ini, jangan diperuntukkan lain apalagi dijual, begitupun TNI dan Polri agar tidak segan-segan menangkap pelaku penjualan pupuk subsidi (pupuk gratis) di lapangan” tutupnya.

Pada tahun 2026, Pemda Mamasa telah menyiapkan anggaran sekitar Rp23 miliar. Angka ini meningkat signifikan guna mencakup dua kali masa panen padi sawah di seluruh wilayah Kabupaten Mamasa. (*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Pak Salim Mengga, Sosok Pemimpin, Orang Tua Sekaligus Kakak

    Selamat Jalan Pak Salim Mengga, Sosok Pemimpin, Orang Tua Sekaligus Kakak

    • 0Komentar

    Oleh: Suhardi Duka (Gubernur Sulawesi Barat) JAKARTA- Kabar mengejutkan itu datang. Pagi-pagi betul, kabar duka itu sampai ke saya. Pak Salim S Mengga telah meninggalkan saya, meninggalkan kita semua. Kabar berpulangnya Pak Salim jelas bikin saya shock. Baru beberapa hari lalu saya sempat menjenguk beliau dengan kondisinya yang berangsur membaik usai operasi lutut yang ia […]

  • Golkar di Persimpangan: Aras Teruji, 2029 Menjadi Ujian Assul

    Golkar di Persimpangan: Aras Teruji, 2029 Menjadi Ujian Assul

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Dalam politik, usia panjang tidak selalu menjadi jaminan kejayaan. Namun, kemampuan bertahan melewati badai zaman merupakan tanda bahwa sebuah partai memiliki akar yang tidak mudah tercerabut.  Di usia ke-62 tahun, Partai Golkar kembali dihadapkan pada pertanyaan lama dengan wajah baru yakni seberapa kuat akar beringin itu menghadapi ujian politik 2029? Golkar memperingati […]

  • Hari Bhayangkara ke 80, Aliansi OKP dan Organda Mamuju Geruduk Polda Sulbar, Ini Tuntutannya!

    Hari Bhayangkara ke 80, Aliansi OKP dan Organda Mamuju Geruduk Polda Sulbar, Ini Tuntutannya!

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, dan Organisasi Daerah (Organda) Kabupaten Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Barat dalam rangka momentum Hari Bhayangkara. Aksi tersebut menjadi bentuk evaluasi terhadap kinerja Kepolisian di wilayah Sulawesi Barat. Rabu (1/7/2026). Dalam aksi itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak pencopotan Kapolresta Mamuju […]

  • Jaga Massa Otot hingga Imunitas, Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Kecukupan Protein Harian

    Jaga Massa Otot hingga Imunitas, Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Kecukupan Protein Harian

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Protein bukan sekadar nutrisi pelengkap, melainkan komponen vital dalam menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Selain berperan dalam menjaga massa otot, asupan protein yang cukup diketahui dapat meningkatkan sistem imun secara signifikan. Meski manfaatnya besar, banyak masyarakat yang masih belum memahami takaran ideal konsumsi protein harian mereka. Secara umum, kebutuhan protein orang […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

  • Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

    Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satreskrim Polresta Mamuju berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana rudapaksa dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Ironisnya, pelaku merupakan ayah tiri korban yang tega melancarkan aksinya sejak tahun 2020. ​Tersangka berinisial SM (52) kini telah diamankan pihak kepolisian, sementara korban berinisial RN (17) dilaporkan tengah dalam kondisi hamil akibat perbuatan bejat […]

expand_less