Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mamasa Menggugat (APMM) terkait tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Mambi menuai kritik keras.

Ketua Serikat Mahasiswa Sulawesi Barat (SM Sulbar), Ali Imran, mempertanyakan legitimasi gerakan tersebut dan mengingatkan agar demonstrasi tidak dilakukan secara serampangan tanpa dasar data yang valid.

​Imran menilai, klaim APMM yang mengatasnamakan seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa berpotensi memicu bias di lapangan.

​”Aksi ini memicu pertanyaan di tengah masyarakat. Apakah betul gerakan ini mewakili seluruh masyarakat Mamasa, atau hanya kepentingan sekelompok orang saja? Kita khawatir jika aksi dilakukan tanpa data yang kuat namun membawa-bawa nama rakyat, justru akan menjadi bumerang,” ujar Imran, Rabu (15/7/2026).

​Ia menambahkan, niat baik untuk menyuarakan aspirasi yang dijamin oleh undang-undang bisa tercederai apabila tuntutan yang dibawa tidak sesuai dengan fakta objektif di lapangan.

​Minta APMM Buka Data Dugaan Penimbunan
​Terkait tuduhan pelanggaran distribusi BBM, Imran mengingatkan semua pihak agar tidak langsung memukul rata kesalahan kepada seluruh penyalur atau SPBU.

Ia merujuk pada regulasi resmi, yakni UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014.

​”Tidak semua penyalur otomatis melanggar. Aturan itu memperbolehkan penyaluran BBM selama memenuhi syarat, memiliki legitimasi, serta mengantongi rekomendasi resmi dari pemerintah setempat,” jelasnya.

​Oleh karena itu, Imran menantang APMM untuk membuka data secara transparan jika memang mengendus adanya praktik penimbunan BBM ilegal di wilayah tersebut.

​”Kalau ada dugaan penimbunan, mana datanya? Publik harus tahu secara jelas agar tidak menggelinding menjadi fitnah,” tegas Imran.

​Lebih lanjut, Imran mengecam tindakan massa aksi yang melakukan pembakaran ban di depan area penyaluran BBM Kecamatan Mambi. Menurutnya, tindakan tersebut sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan publik.

​”Walaupun saat itu kondisi tangki BBM sedang kosong, uap dari sisa bahan bakar di dalam tangki masih sangat sensitif dan berpotensi memicu kebakaran hebat. Ini adalah objek usaha swasta yang dikelola direktur dan pemegang saham. Jika terjadi kebakaran, apakah massa aksi siap bertanggung jawab?” cetusnya.

​Ia menyarankan agar APMM menyalurkan aspirasinya ke instansi yang tepat, bukan dengan cara yang membahayakan nyawa orang banyak.

​”Lebih elok jika mereka melakukan aksi langsung ke dinas terkait atau Aparat Penegak Hukum (APH). Lembaga-lembaga itulah yang berwenang memeriksa dan memberikan sanksi jika memang ada pelanggaran. Jangan karena ego, keselamatan banyak orang kita abaikan,” tutup Imran.

​Di sisi lain, Imran juga menyayangkan sikap demonstran yang abai terhadap isu-isu energi lain yang tak kalah krusial di Mamasa, salah satunya adalah kelangkaan gas elpiji yang hingga kini masih mencekik masyarakat kecil.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi, di Sulawesi Barat, disinyalir belum bergerak optimal sejak dibentuk pada 2024 lalu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam memberikan ruang dan dukungan bagi perusahaan daerah tersebut untuk menjalankan fungsi bisnisnya. Padahal, keberadaan BUMD semestinya tidak berhenti pada pembentukan badan usaha […]

  • Semarakkan HUT RI ke-81, Mamasa Gaungkan Kopi Lokal dan Budaya Suke

    Semarakkan HUT RI ke-81, Mamasa Gaungkan Kopi Lokal dan Budaya Suke

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia akan diwarnai kegiatan unik di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sebanyak 17.826 orang ditargetkan mengikuti kegiatan minum kopi secara serentak menggunakan Suke, cangkir tradisional berbahan bambu khas Mamasa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian momentum peringatan HUT ke-81 RI sekaligus syukuran atas diraihnya […]

  • Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    • 0Komentar

    MAMUJU,Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menunjuk Utari Sagena yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Barat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Dukcapil Pemprov Sulbar. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul Kepala Dinas Dukcapil Sulbar, Muhammad Ilham Borahima, yang resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar pada Kamis, 18 […]

  • Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) turun langsung memantau pelaksanaan ibadah Natal di Kota Mamuju, Rabu 24 Desember 2025 malam. Sejumlah rumah ibadah yang menggelar misa Natal didatangi satu per satu. Suhardi Duka datang bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta serta jajaran Forkopimda. Selain gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Terpadu […]

  • Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) telah mengonstruksi serangkaian agenda strategis. Fokus utama dalam perayaan kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan penguatan fondasi spiritualitas dan manifestasi kerukunan antar umat beragama di Tanah Mandar. Hal disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, […]

  • Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    • 0Komentar

    Kita hidup dalam suatu tatanan politik dan ekonomi yang tidak sekadar timpang, tetapi secara sistematis membalikkan makna keadilan itu sendiri. Dalam dunia seperti ini, kejahatan tidak selalu hadir dalam rupa kasar dan vulgar; ia justru sering tampil rapi, legal, dan dibungkus oleh bahasa kebijakan, angka statistik, serta jargon pembangunan. Kejahatan berskala besar—yang dijalankan melalui keputusan […]

expand_less