Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat.

Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing.

​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun media sosial pribadinya.

Ia mempertanyakan legalitas dan maksud keberadaan warga asing tersebut di wilayah pedalaman Mamuju.

​Dalam unggahannya, Damris menyebutkan bahwa kelompok tersebut tidak dapat berbahasa Indonesia namun melakukan aktivitas di dalam hutan dengan pengawalan warga lokal.

​”Orang luar yang tidak bisa berbahasa Indonesia berkeliaran dalam hutan di wilayah Taludu dengan memakai pakaian seragam loreng tentara China. Pertanyaan saya, kenapa bisa tentara China masuk di wilayah kita dengan memakai pakaian seragam dalam hutan dan dikawal beberapa orang warga Mamuju?” tulis H. Damris.

​Berdasarkan informasi dari salah satu warga di Taludu yang enggan disebutkan identitasnya, kelompok berjumlah sekitar 10 orang tersebut terpantau sudah beberapa kali keluar-masuk hutan.

Warga juga mengamati adanya aktivitas fisik yang mencurigakan, diantaranya, kelompok itu terlihat berulang kali di area Botteng Utara dan Tapalang Barat, mengambil sesuatu dari dalam hutan dan memasukkannya ke dalam wadah menyerupai botol.

​Dengan begitu warga menduga kelompok tersebut sedang melakukan pengambilan sampel material alam atau mineral.

​”Bisa jadi itu bagian dari pengambilan sampel atau kegiatan lain, kami belum mengetahui secara pasti,” ujar sumber warga tersebut.

​Kawasan hutan Botteng dan Tapalang Barat memang dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, termasuk dugaan kandungan mineral strategis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak imigrasi, kepolisian, maupun TNI terkait identitas asli maupun izin operasional kelompok asing tersebut.

​Unggahan H. Damris telah memicu gelombang tanggapan dari netizen dan warga setempat. Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan penelusuran lapangan guna memastikan tujuan aktivitas tersebut serta memberikan klarifikasi resmi untuk menghindari keresahan dan spekulasi liar di tengah publik.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Bongkar Praktik Penjualan Gas LPG 3 Kg di Atas HET di Konawe Selatan

    Polisi Bongkar Praktik Penjualan Gas LPG 3 Kg di Atas HET di Konawe Selatan

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil membongkar praktik penjualan gas LPG subsidi 3 kilogram yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Penindakan ini dilakukan di kawasan pesisir Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu (24/1/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial TA beserta barang bukti berupa ratusan tabung gas subsidi […]

  • Sektor Wisata Minim Ekspos, Pemuda Desak Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 Digelar di Wilayah 3 Mamasa

    Sektor Wisata Minim Ekspos, Pemuda Desak Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 Digelar di Wilayah 3 Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis kepemudaan Kabupaten Mamasa, Riskul, mendesak Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Mamasa untuk memindahkan lokasi penyelenggaraan Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 ke Wilayah 3 Kabupaten Mamasa. ​Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata di tujuh kecamatan yang berada di Wilayah 3, yang dinilai masih minim ekspos. ​Menurut Riskul, event nasional […]

  • Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pengembangan Aplikasi Beasiswa, Upaya Meningkatkan Pelayanan

    Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pengembangan Aplikasi Beasiswa, Upaya Meningkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id-  Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pengembangan aplikasi beasiswa sebagai langkah strategis dalam mendorong digitalisasi layanan serta peningkatan tata kelola program beasiswa daerah pada Rabu (24/12/2025). Rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat dan diikuti oleh Tim dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan […]

  • Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – PPPK paruh waktu Provinsi Sulawesi Barat resmi terima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur Dr. Suhardi Duka, Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam apel di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Senin 22 Desember 2025. Sebanyak 4.179 orang tenaga PPPK paruh waktu terdiri dari 719 Guru, 102 tenaga kesehatan, dan 3.358 tenaga teknis. Gubernur […]

  • Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan adanya belatung dalam sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Video tersebut sontak memicu reaksi keras dari warganet setelah diketahui terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dalam potongan video yang beredar, terlihat benda asing menyerupai belatung berada […]

  • Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Area blankspot di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan tren penurunan seiring langkah intensif yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar bersama pemerintah pusat dan operator telekomunikasi. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemerataan akses jaringan 4G hingga ke wilayah terpencil. KominfoSS Sulbar merujuk data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) […]

expand_less