Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • visibility 348
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat.

Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing.

​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun media sosial pribadinya.

Ia mempertanyakan legalitas dan maksud keberadaan warga asing tersebut di wilayah pedalaman Mamuju.

​Dalam unggahannya, Damris menyebutkan bahwa kelompok tersebut tidak dapat berbahasa Indonesia namun melakukan aktivitas di dalam hutan dengan pengawalan warga lokal.

​”Orang luar yang tidak bisa berbahasa Indonesia berkeliaran dalam hutan di wilayah Taludu dengan memakai pakaian seragam loreng tentara China. Pertanyaan saya, kenapa bisa tentara China masuk di wilayah kita dengan memakai pakaian seragam dalam hutan dan dikawal beberapa orang warga Mamuju?” tulis H. Damris.

​Berdasarkan informasi dari salah satu warga di Taludu yang enggan disebutkan identitasnya, kelompok berjumlah sekitar 10 orang tersebut terpantau sudah beberapa kali keluar-masuk hutan.

Warga juga mengamati adanya aktivitas fisik yang mencurigakan, diantaranya, kelompok itu terlihat berulang kali di area Botteng Utara dan Tapalang Barat, mengambil sesuatu dari dalam hutan dan memasukkannya ke dalam wadah menyerupai botol.

​Dengan begitu warga menduga kelompok tersebut sedang melakukan pengambilan sampel material alam atau mineral.

​”Bisa jadi itu bagian dari pengambilan sampel atau kegiatan lain, kami belum mengetahui secara pasti,” ujar sumber warga tersebut.

​Kawasan hutan Botteng dan Tapalang Barat memang dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi, termasuk dugaan kandungan mineral strategis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak imigrasi, kepolisian, maupun TNI terkait identitas asli maupun izin operasional kelompok asing tersebut.

​Unggahan H. Damris telah memicu gelombang tanggapan dari netizen dan warga setempat. Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan penelusuran lapangan guna memastikan tujuan aktivitas tersebut serta memberikan klarifikasi resmi untuk menghindari keresahan dan spekulasi liar di tengah publik.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Perdana Pasca Berhenti, SPPG Mehalaan Salurkan 2.118 MBG

    Distribusi Perdana Pasca Berhenti, SPPG Mehalaan Salurkan 2.118 MBG

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyapa masyarakat di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, pada Rabu (29/4/2026). Distribusi perdana setelah sempat vakum ini menyasar ribuan penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga kelompok rentan. ​Kegiatan ini di bawah pengelolaan Yayasan Pallawa Lipu Grup SPPG Mamasa Mehalaan Barat. Guna memastikan kelancaran di lapangan, Bhabinkamtibmas […]

  • Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebuah taktik penipuan yang kian meresahkan dengan mencatut identitas figur pejabat kepolisian di Mamuju, Sulawesi Barat, kembali terulang. Kali ini, aksi kejahatan siber tersebut menyasar nama dan foto profil Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, sebagai alat untuk memuluskan tindak pidana. Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi beberapa kepala desa melalui […]

  • Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

    Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Deru angin pegunungan yang sejuk memeluk Bumi Kondosapata terasa berbeda pada Rabu (11/03/2026). Di ruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Mamasa, suasana formal yang biasanya kaku bertransformasi menjadi panggung penghormatan terhadap akar budaya. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Kabupaten Mamasa memilih cara yang bersahaja namun sarat makna yakni merayakan usia […]

  • Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah.  Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat. Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, […]

  • Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) secara tegas menyatakan bahwa setiap inisiatif pengembangan perkebunan kelapa sawit dan rencana pembebasan lahan di masa mendatang wajib melalui kajian yang matang dan komprehensif. Keselamatan dan perlindungan terhadap masyarakat ditempatkan sebagai prinsip fundamental dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Sebagaimana diutarakan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, […]

  • Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat (Sulbar) terus meningkatkan upaya penemuan kasus HIV seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes kesehatan. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan kasus positif baru yang terdeteksi, menyoroti urgensi penanganan di tingkat kabupaten. Pengelola HIV Dinkes Sulbar, Nurul Iman, mengungkapkan bahwa kerja keras dalam skrining dan pelacakan […]

expand_less