Salah Sebut Juara, Panggung Fashion Show Mamasa Banjir Air Mata
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 1 Mei 2026
- visibility 185
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Jagat maya tengah dihebohkan oleh sebuah video mengharukan yang memperlihatkan detik-detik seorang peserta anak dalam ajang Fashion Show di Lapangan Kondosapata, Mamasa, menangis di atas panggung. Insiden ini dipicu oleh kesalahan fatal dewan juri yang berulang kali salah mengumumkan nama pemenang.
Kejadian bermula saat pengumuman Juara 2. Dewan juri yang mendampingi MC menyebutkan nomor undian 02 atas nama Privhilya Christy Tiboyong sebagai pemenang dengan skor 1023.
Dengan senyum merekah, Privhilya melangkah ke panggung diiringi riuh tepuk tangan penonton.
Namun, suasana bahagia itu sekejap sirna. Hanya berselang beberapa detik, juri meralat ucapannya dan menyatakan bahwa Juara 2 sebenarnya jatuh kepada nomor undian 01. Privhilya pun terpaksa turun dari panggung dengan raut bingung.
Drama belum berakhir. Saat pengumuman Juara 1, nama Privhilya kembali dipanggil oleh dewan juri. Namun, saat ia hendak bergabung dengan barisan pemenang, juri lain melakukan interupsi mendadak. Setelah klarifikasi singkat di meja penjurian, gelar Juara 1 akhirnya diberikan kepada nomor undian 18.
Privhilya yang terpukul akhirnya hanya mendapatkan penghargaan Kostum Terbaik. Bocah malang itu tak kuasa membendung air mata hingga ia menunduk lesu dan meninggalkan panggung dalam isak tangis yang menyayat hati para penonton.
Gelombang Kecaman Netizen
Video insiden ini langsung memicu reaksi keras di berbagai grup media sosial. Masyarakat Mamasa mengecam keteledoran panitia dan juri yang dianggap tidak profesional dan melukai mental anak-anak.
”Ini bukan sekadar salah baca, tapi soal mental anak yang sedang dibangun. Kejadian seperti ini bisa membekas lama bagi seorang anak yang sudah berjuang memberikan penampilan terbaiknya,” tulis salah satu komentar netizen yang viral.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Ketua Panitia Bulan Mamase II, Yohanes, angkat bicara. Ia secara ksatria mengakui adanya kelalaian teknis dari pihak penyelenggara, khususnya dari meja dewan juri.
”Kami selaku panitia Bulan Mamase dan lomba Fashion Show, sekaligus mewakili Pemerintah Daerah Mamasa, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga di Buntubuda, terkhusus kepada ananda Privhilya Christy Tiboyong,” ujar Yohanes, Kamis (30/04/2026).
Pihak panitia menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi evaluasi besar agar di masa mendatang, transparansi dan ketelitian dalam penilaian lomba anak-anak dapat lebih dijaga demi melindungi psikologis para peserta.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
