Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
- visibility 212
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Kalukku tengah mendalami kasus penemuan jasad bayi yang menggegerkan warga di Lingkungan Gantungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan, tepat di balik pagar belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits pada Selasa (17/2/2026).
Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, memimpin langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Resintel dan Bhabinkamtibmas sesaat setelah menerima laporan warga pada pukul 11.30 WITA.
Penemuan bermula saat para santri sedang melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurvey) di area belakang pondok. Salah satu saksi, Muhammad Akbar (18), mengaku mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat.
”Saat kami telusuri sumber baunya, ternyata ada jasad bayi. Kondisinya sudah menghitam, mengering, dan lengan kirinya sudah terputus,” ujar Akbar saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pengurus pesantren dan diteruskan ke Mapolsek Kalukku.
Berdasarkan keterangan saksi lain, Alya Wulan Purnama (14), suara tangisan bayi sebenarnya sempat terdengar pada Sabtu malam (14/2/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Namun, saat itu para santri yang berada di asrama tidak berani memeriksa sumber suara karena merasa takut.
Polisi menduga bayi tersebut dibuang pada waktu yang sama dengan munculnya suara tangisan tersebut, yakni tiga hari sebelum ditemukan.
Pihak Polresta Mamuju melalui Polsek Kalukku telah melakukan langkah-langkah strategis, yakni mengamankan TKP dan memasang garis polisi.
Mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi penemuan. Meminta keterangan saksi-saksi kunci dan melakukan koordinasi dengan tim medis untuk proses identifikasi lebih lanjut.
”Saat ini identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan (lidik). Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini hingga pihak yang bertanggung jawab ditemukan,” tegas AKP Hadaming.
Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui aktivitas mencurigakan atau memiliki informasi terkait orang tua bayi tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.(*)
- Penulis: Ancha
