Dikira Kolam Ikan, Ternyata Kubangan Air : Jalan Menuju Desa Pammulukang Rusak Parah
- account_circle Sulbarupdate.id
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- visibility 301
- comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Sekilas, jalan menuju Desa Pammulukang tampak seperti kolam yang tenang. Air menggenang rapi di atas badan jalan, memantulkan langit seolah tak ada masalah. Namun itu bukan kolam ikan melainkan kubangan air yang menutupi luka lama jalan rusak.
Aspal yang terakhir kali dikerjakan pada sekira 18 tahun lalu kini tinggal kenangan. Mengelupas, berlubang, dan hancur di banyak titik. Setiap hujan turun, lubang-lubang itu disamarkan air, menjebak pengendara yang melintas di antara harap dan bahaya.

Keterangan Gambar : Jalan Poros menuju Desa Pammulukang
Memang, pernah ada perbaikan jalan beton, namun panjangnya hanya sekitar kurang lebih 300 meter. Selebihnya, warga masih harus bertaruh dengan keselamatan di atas jalan rusak yang tak tersentuh pembangunan. Beton pendek itu membentang seperti monumen tanda bahwa perhatian pernah datang sebentar.
“Yang diperbaiki cuma sedikit. Sisanya tetap rusak. Kalau hujan, jalannya seperti kolam,” ujar Ahmad, salah satu Desa Pammulukang kepada Sulbarupdate.id Jumat 10 Januari 2026.
Lanjut Ahmad, Jalan ini adalah nadi warga menuju sekolah, pasar, dan layanan kesehatan, namun kondisinya jauh dari layak.
Kerusakan jalan ini menimbulkan pertanyaan yang terus berulang di benak warga: apakah perbaikan akan benar-benar dilakukan, atau hanya ditambal saat musim politik tiba? Janji-janji kerap datang bersamaan dengan baliho dan kampanye, namun menghilang ketika suara telah dihitung.
Warga tidak menuntut kemewahan, hanya keadilan. Mereka berharap pembangunan tidak berhenti pada seremonial dan janji, melainkan hadir nyata dan berkelanjutan. Agar jalan menuju Desa Pammulukang tak lagi menjadi kubangan air dan harapan warga tak kembali tenggelam setelah pemilu usai.
- Penulis: Sulbarupdate.id
- Editor: Am*
