Aparat Gabungan Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Polman
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 181
- comment 0 komentar

POLMAN ,Sulbarupdate.idAparat gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan Sulewatang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menindak tegas praktik perjudian penyakit masyarakat.
Sebuah arena sabung ayam di Lingkungan Conggo, Kelurahan Sulewatang dibongkar paksa dan dibakar petugas pada Selasa (13/1/2026).
Penertiban ini dilakukan setelah adanya laporan meresahkan dari masyarakat terkait aktivitas perjudian di lokasi tersebut.
Meski letaknya cukup jauh dari pemukiman warga, aktivitas di arena ini dinilai telah mengganggu ketertiban umum.
Lurah Sulewatang, M. Risal Ramadan, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima aduan warga.
Ia langsung berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya tempat perjudian sabung ayam, kami langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk melakukan tindakan,” ujar M. Risal.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, arena tersebut sudah dalam keadaan kosong.
Diduga rencana penggerebekan telah bocor sehingga para pelaku judi berhasil melarikan diri sebelum aparat sampai di tempat kejadian perkara (TKP).
Di lokasi, petugas hanya menemukan sejumlah peralatan pendukung sabung ayam dan konstruksi arena yang masih berdiri.
Sebagai langkah tegas agar lokasi tersebut tidak digunakan kembali, petugas memutuskan untuk membongkar dan membakar seluruh sarana perjudian di tempat.
“TNI, Polri, bersama pemerintah kelurahan langsung mengambil tindakan tegas dengan membakar arena tersebut guna memastikan tidak ada lagi aktivitas serupa di wilayah ini,” tambahnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberantas praktik perjudian di wilayah Polewali Mandar.
Masyarakat pun diimbau untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk kegiatan ilegal yang mencurigakan di lingkungan mereka.(*)
- Penulis: Ancha
