Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ini Pernyataan Korwil SPPG Mamasa Soal Polemik Anggaran MBG

Ini Pernyataan Korwil SPPG Mamasa Soal Polemik Anggaran MBG

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 530
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Menanggapi simpang siur informasi di media sosial mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Mamasa, Muh. Syahrul Gunawan, angkat bicara.

Ia mengklarifikasi bahwa dana senilai Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per porsi tidak seluruhnya habis untuk belanja bahan makanan, melainkan mencakup biaya operasional dan pemeliharaan fasilitas.

​Syahrul mengatakan, struktur pembiayaan ini telah diatur secara ketat melalui petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan program, mulai dari distribusi hingga kualitas sanitasi dapur.

​Berdasarkan keterangan Syahrul, terdapat pembagian porsi anggaran yang spesifik untuk menjaga keseimbangan antara kualitas makanan dan kelancaran logistik.

​Bahan makanan (Food Cost), kategori kelas kecil (PAUD/TK – SD Kelas 3), dialokasikan sebesar Rp8 ribu dan kategori kelas besar (SD Kelas 4 – SMA), dialokasikan hingga Rp10 ribu.

​Biaya operasional Rp3 ribu digunakan untuk upah relawan, insentif PIC sekolah dan kader posyandu, tagihan listrik, air, gas, alat tulis, hingga biaya distribusi (sewa kendaraan).

​Fasilitas dan mitra sebanyak Rp 2 ribu. Dana ini dialokasikan untuk penyediaan sarana serta biaya pemeliharaan dapur. Mitra bertanggung jawab penuh atas perbaikan gedung atau peralatan jika terjadi kerusakan.

​”Jika satu titik layanan menangani 3 ribu anak, maka dana fasilitas sekitar Rp6 juta itu digunakan sebagai komitmen mitra dalam menjaga kelayakan dapur agar tetap sesuai standar,” ungkap Syahrul.

​Meski anggaran terbagi untuk kebutuhan non-pangan, Syahrul menjamin kualitas nutrisi siswa tidak akan berkurang. Ia menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui pengawasan ketat oleh Pelaksana Pengawas Gizi.

​Setiap porsi makanan dihitung secara presisi berdasarkan kebutuhan kalori, protein, lemak, dan karbohidrat sesuai jenjang usia. Standar ini tetap diberlakukan secara ketat, termasuk penyesuaian menu selama bulan Ramadan, agar prinsip gizi seimbang tetap terpenuhi.

​Menutup penjelasannya, Syahrul berharap masyarakat tidak lagi menelan informasi secara mentah-mentah tanpa melihat aturan teknis yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah kunci agar program strategis ini mendapat dukungan penuh dari warga Mamasa.

​”Kami ingin publik paham bahwa ada struktur anggaran yang kompleks di balik satu porsi makanan. Tujuannya satu: memastikan makanan sampai ke tangan anak-anak dalam kondisi layak, sehat, dan higienis,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat PASTIPADU, Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    Perkuat PASTIPADU, Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah strategis penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem melalui penguatan Program PASTIPADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu). Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembahasan penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum pelaksanaan dan penguatan tata kelola program lintas sektor. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan […]

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

  • Satgas MBG Mamasa Tegaskan SPPG Wajib Berdayakan Potensi Petani Lokal

    Satgas MBG Mamasa Tegaskan SPPG Wajib Berdayakan Potensi Petani Lokal

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Mamasa meminta dengan tegas kepada para mitra, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk memberdayakan dan menyerap hasil komoditas dari petani lokal di Kabupaten Mamasa. ​Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Satgas MBG yang juga sekaligus Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, kepadalaman ini melalui […]

  • Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan SKPD Tahun Anggaran 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan akan berlangsung selama 5 hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, bertempat di ruang […]

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

expand_less