Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ini Pernyataan Korwil SPPG Mamasa Soal Polemik Anggaran MBG

Ini Pernyataan Korwil SPPG Mamasa Soal Polemik Anggaran MBG

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 688
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Menanggapi simpang siur informasi di media sosial mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Mamasa, Muh. Syahrul Gunawan, angkat bicara.

Ia mengklarifikasi bahwa dana senilai Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per porsi tidak seluruhnya habis untuk belanja bahan makanan, melainkan mencakup biaya operasional dan pemeliharaan fasilitas.

​Syahrul mengatakan, struktur pembiayaan ini telah diatur secara ketat melalui petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan program, mulai dari distribusi hingga kualitas sanitasi dapur.

​Berdasarkan keterangan Syahrul, terdapat pembagian porsi anggaran yang spesifik untuk menjaga keseimbangan antara kualitas makanan dan kelancaran logistik.

​Bahan makanan (Food Cost), kategori kelas kecil (PAUD/TK – SD Kelas 3), dialokasikan sebesar Rp8 ribu dan kategori kelas besar (SD Kelas 4 – SMA), dialokasikan hingga Rp10 ribu.

​Biaya operasional Rp3 ribu digunakan untuk upah relawan, insentif PIC sekolah dan kader posyandu, tagihan listrik, air, gas, alat tulis, hingga biaya distribusi (sewa kendaraan).

​Fasilitas dan mitra sebanyak Rp 2 ribu. Dana ini dialokasikan untuk penyediaan sarana serta biaya pemeliharaan dapur. Mitra bertanggung jawab penuh atas perbaikan gedung atau peralatan jika terjadi kerusakan.

​”Jika satu titik layanan menangani 3 ribu anak, maka dana fasilitas sekitar Rp6 juta itu digunakan sebagai komitmen mitra dalam menjaga kelayakan dapur agar tetap sesuai standar,” ungkap Syahrul.

​Meski anggaran terbagi untuk kebutuhan non-pangan, Syahrul menjamin kualitas nutrisi siswa tidak akan berkurang. Ia menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui pengawasan ketat oleh Pelaksana Pengawas Gizi.

​Setiap porsi makanan dihitung secara presisi berdasarkan kebutuhan kalori, protein, lemak, dan karbohidrat sesuai jenjang usia. Standar ini tetap diberlakukan secara ketat, termasuk penyesuaian menu selama bulan Ramadan, agar prinsip gizi seimbang tetap terpenuhi.

​Menutup penjelasannya, Syahrul berharap masyarakat tidak lagi menelan informasi secara mentah-mentah tanpa melihat aturan teknis yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah kunci agar program strategis ini mendapat dukungan penuh dari warga Mamasa.

​”Kami ingin publik paham bahwa ada struktur anggaran yang kompleks di balik satu porsi makanan. Tujuannya satu: memastikan makanan sampai ke tangan anak-anak dalam kondisi layak, sehat, dan higienis,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sensus Ekonomi 2026, Arsal Aras: Data Adalah Kompas Pembangunan Daerah

    Sensus Ekonomi 2026, Arsal Aras: Data Adalah Kompas Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Lalla Tassisara untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Arsal menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi krusial bagi arah pembangunan ekonomi daerah selama sepuluh tahun ke depan. ​Menurut Arsal, […]

  • Proses Tender RSUD Mamuju Tengah Masuki Babak Baru, Target Pengerjaan Akhir Mei

    Proses Tender RSUD Mamuju Tengah Masuki Babak Baru, Target Pengerjaan Akhir Mei

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Proses tender pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Tengah melalui program Public Health Center (PHTC) Kementerian Kesehatan kini memasuki babak baru. Tahapan penjelasan lapangan atau aanwijzing resmi digelar di Aula RSUD Mamuju Tengah, Benteng KTM Tobadak, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Kelompok Pemilihan (Pokmil) Pengadaan Kemenkes guna menyelaraskan persepsi […]

  • Usut Polemik TPA Salurano, GAMKI Mamasa Dorong DPRD Bentuk Tim Investigasi Independen

    Usut Polemik TPA Salurano, GAMKI Mamasa Dorong DPRD Bentuk Tim Investigasi Independen

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Ketegangan masyarakat terkait penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Salurano, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa menuai perhatian dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Mamasa. Ketua DPC GAMKI Mamasa, Yustianto Tallulembang, mengusulkan agar DPRD Kabupaten Mamasa segera membentuk Tim Investigasi Independen guna mengurai persoalan secara objektif dan transparan. ​Yustianto menilai, langkah […]

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

  • BPK RI Sulbar Rilis Temukan Pengelolaan BTT Mamasa T.A 2025, Ini Langkah Tim Tindak lanjut!

    BPK RI Sulbar Rilis Temukan Pengelolaan BTT Mamasa T.A 2025, Ini Langkah Tim Tindak lanjut!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Barat menemukan sejumlah persoalan dalam realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025. Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten (LKPD) Mamasa Tahun Anggaran 2025. Dalam pemeriksaannya, BPK mencatat Pemkab Mamasa mengalokasikan anggaran BTT sebesar Rp4,25 […]

  • Idul Adha: Jalan Pengorbanan, Ketundukan dan Kemanusiaan

    Idul Adha: Jalan Pengorbanan, Ketundukan dan Kemanusiaan

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID — Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan umat Islam yang ditandai dengan penyembelihan hewan qurban. Lebih dari itu, Idul Adha merupakan momentum spiritual yang menyimpan dimensi sejarah, ketauhidan, kemanusiaan, dan peradaban yang sangat mendalam. Hari raya ini mengajarkan manusia tentang makna pengorbanan sejati, keikhlasan, ketundukan kepada Allah SWT, serta pentingnya solidaritas sosial dalam kehidupan […]

expand_less