Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi strategi utama untuk mendongkrak produksi pangan di wilayahnya.

Dengan meningkatkan IP dari rata-rata 1,4 menjadi 2, Sulbar diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang setara dengan mencetak 30.000 hektare sawah baru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara daring di Kompleks UPTD Dinas TPHP Sulbar, Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu (7/1/2026) lalu.

Gubernur menjelaskan bahwa saat ini dari total 43.000 hektare sawah di Sulbar, baru sekitar 10.000 hektare yang mampu panen dua kali setahun. Selebihnya, sebanyak 33.000 hektare hanya melakukan satu kali panen karena keterbatasan pengairan.

“Kalau IP kita naik ke angka 2 saja, itu sama dengan mencetak sawah baru sekitar 30 ribu hektare,” ujar Suhardi Duka.

Namun, ia mengakui tantangan besar terletak pada infrastruktur irigasi. Suhardi mengkritik ego sektoral antar kementerian yang kerap menghambat pembangunan pengairan pertanian. Ia menyebut sektor pengairan sering kali kalah prioritas dibandingkan pembangunan jalan di tingkat pusat.

Meskipun secara teori sektor pertanian berisiko terjebak dalam middle income trap, Gubernur tetap menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai pondasi pembangunan untuk menekan ketimpangan sosial.

Terbukti, Gini Ratio Sulbar saat ini berada di angka 0,306, jauh lebih rendah dibanding rata-rata nasional sebesar 0,380.

Untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, Pemprov Sulbar akan mendorong hilirisasi produk, seperti industri pengolahan, ekspor langsung dan varietas unggul.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulbar, Hamdani Hamdi, memaparkan bahwa luas sawah di Sulbar mencapai 42.900 hektare, dengan cakupan irigasi yang baru menyentuh 46 persen.

Meski sarana terbatas, produksi beras tahun 2025 tercatat mengalami surplus sebesar 69.780 ton (total produksi 219.100 ton dengan konsumsi 149.323 ton). Selain itu, program cetak sawah seluas 300 hektare di Mamasa saat ini sedang berjalan.

Namun, Hamdani menyoroti kekurangan signifikan pada Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Ia mengaku, Sulbar masih membutuhkan ribuan unit tambahan, di antaranya:
– Traktor roda dua: Kurang 2.295 unit.
– Traktor roda empat: Kurang 288 unit.
– Kultivator: Tersedia 146 unit dari kebutuhan 18.000 unit.

Pada tahun 2026 ini, Sulawesi Barat telah menerima Dipa Tugas Pembantuan dari Kementan sebesar Rp151,9 miliar serta dana dekonsentrasi pupuk sebesar Rp881 juta untuk mendukung optimalisasi sektor pangan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Edaran Gubernur Sulbar: Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan, Tanpa Balapan Liar

    Surat Edaran Gubernur Sulbar: Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan, Tanpa Balapan Liar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 59 Tahun 2025 tentang Panduan Perayaan Menyambut Tahun Baru 2026 di Provinsi Sulawesi Barat. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kekhidmatan masyarakat dalam menyambut pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Surat edaran tersebut ditujukan kepada para bupati se-Sulawesi Barat, pimpinan instansi […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali dikeluhkan oleh kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram. Selain sulit didapat, harga di tingkat pengecer kini melonjak drastis hingga menembus angka Rp 50.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). ​Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, terutama […]

  • Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

    Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

    • 0Komentar

    Makassar – Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran Provinsi Luwu kembali menguat dan menggema di berbagai penjuru Sulawesi hingga ke Jakarta. Aspirasi yang telah lama diperjuangkan masyarakat Tana Luwu itu kini kembali menjadi perbincangan serius di ruang publik, baik di tingkat lokal maupun nasional, Makassar 17 Januari 2026. Gelombang dukungan terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat, tokoh […]

  • Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama Poros Matangga – Keppe tepat di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total. ​Ketiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi adalah Desa Botteng, Desa Kondo, […]

  • Plt Kabag Umum Pemkab Gowa Benarkan Temuan BPK soal Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta

    Plt Kabag Umum Pemkab Gowa Benarkan Temuan BPK soal Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta

    • 0Komentar

    Gowa, Sulbarupdate.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Arham Rahmat, membenarkan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan pembayaran belanja makanan dan minuman (mamin) jamuan tamu senilai Rp851,36 juta pada Tahun Anggaran 2024. Hal tersebut disampaikan Arham saat dikonfirmasi pada Jumat, 30 Januari 2025, di salah satu kafe yang […]

  • Polres Mamuju Tengah Kawal Ribuan Warga Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah 2026 Masehi

    Polres Mamuju Tengah Kawal Ribuan Warga Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah 2026 Masehi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Ribuan masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tumpah ruah memadati jalan raya untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. ​Untuk memastikan kelancaran acara yang diikuti oleh santri, santriwati, anak-anak TPA, hingga warga umum tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah menerjunkan […]

expand_less