Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi strategi utama untuk mendongkrak produksi pangan di wilayahnya.

Dengan meningkatkan IP dari rata-rata 1,4 menjadi 2, Sulbar diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang setara dengan mencetak 30.000 hektare sawah baru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara daring di Kompleks UPTD Dinas TPHP Sulbar, Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu (7/1/2026) lalu.

Gubernur menjelaskan bahwa saat ini dari total 43.000 hektare sawah di Sulbar, baru sekitar 10.000 hektare yang mampu panen dua kali setahun. Selebihnya, sebanyak 33.000 hektare hanya melakukan satu kali panen karena keterbatasan pengairan.

“Kalau IP kita naik ke angka 2 saja, itu sama dengan mencetak sawah baru sekitar 30 ribu hektare,” ujar Suhardi Duka.

Namun, ia mengakui tantangan besar terletak pada infrastruktur irigasi. Suhardi mengkritik ego sektoral antar kementerian yang kerap menghambat pembangunan pengairan pertanian. Ia menyebut sektor pengairan sering kali kalah prioritas dibandingkan pembangunan jalan di tingkat pusat.

Meskipun secara teori sektor pertanian berisiko terjebak dalam middle income trap, Gubernur tetap menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai pondasi pembangunan untuk menekan ketimpangan sosial.

Terbukti, Gini Ratio Sulbar saat ini berada di angka 0,306, jauh lebih rendah dibanding rata-rata nasional sebesar 0,380.

Untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, Pemprov Sulbar akan mendorong hilirisasi produk, seperti industri pengolahan, ekspor langsung dan varietas unggul.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulbar, Hamdani Hamdi, memaparkan bahwa luas sawah di Sulbar mencapai 42.900 hektare, dengan cakupan irigasi yang baru menyentuh 46 persen.

Meski sarana terbatas, produksi beras tahun 2025 tercatat mengalami surplus sebesar 69.780 ton (total produksi 219.100 ton dengan konsumsi 149.323 ton). Selain itu, program cetak sawah seluas 300 hektare di Mamasa saat ini sedang berjalan.

Namun, Hamdani menyoroti kekurangan signifikan pada Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Ia mengaku, Sulbar masih membutuhkan ribuan unit tambahan, di antaranya:
– Traktor roda dua: Kurang 2.295 unit.
– Traktor roda empat: Kurang 288 unit.
– Kultivator: Tersedia 146 unit dari kebutuhan 18.000 unit.

Pada tahun 2026 ini, Sulawesi Barat telah menerima Dipa Tugas Pembantuan dari Kementan sebesar Rp151,9 miliar serta dana dekonsentrasi pupuk sebesar Rp881 juta untuk mendukung optimalisasi sektor pangan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Implementasi PHTC, DKPPKB Sulbar Matangkan Pengembangan Desa Siaga TBC

    Implementasi PHTC, DKPPKB Sulbar Matangkan Pengembangan Desa Siaga TBC

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pertemuan Koordinasi Pengembangan Desa Siaga TBC di Aula Andi Depu DKPPKB Sulbar, Jumat (27/2/2026). Program ini juga selaras dengan arah pembangunan daerah melalui konsep Panca Daya, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul dan […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

  • Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Di tengah keterbatasan sarana dan beratnya medan, semangat pengabdian prajurit TNI kembali terlihat nyata. Personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (20/4/2026). Pemandangan penuh dedikasi tampak di lokasi pembangunan. Para prajurit terlihat bekerja di atas […]

  • HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Polemik internal yang melanda Puskesmas Sendana I, Kabupaten Majene, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. ​Merespons situasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKes Bina Bangsa Majene (BBM) mendesak pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene untuk segera melakukan evaluasi […]

  • Pemuda di Polman Bersimbah Darah Tertusuk Senjata Tajam, Pelaku Diburu Polisi

    Pemuda di Polman Bersimbah Darah Tertusuk Senjata Tajam, Pelaku Diburu Polisi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Seorang pemuda di Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Muh. Padli (20) jadi korban kekerasan bersenjata tajam. Tindakan kriminal tersebut dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Dusun Kediri, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (27/5/2026) dini hari. Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Depu Polman, karena pendarahan […]

  • 4.617 P3K Paruh Waktu Mamasa Resmi Dikukuhkan, Dua Langsung Pensiun 

    4.617 P3K Paruh Waktu Mamasa Resmi Dikukuhkan, Dua Langsung Pensiun 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa secara resmi mengukuhkan sebanyak 4.615 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, pada Senin, 29 Desember 2025. Momentum bersejarah ini diwarnai dengan antusiasme ribuan aparatur yang hadir mengenakan seragam Korpri lengkap dengan identitas […]

expand_less