Polres Mamuju Tengah Kawal Ribuan Warga Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah 2026 Masehi
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Ribuan masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tumpah ruah memadati jalan raya untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam.
Untuk memastikan kelancaran acara yang diikuti oleh santri, santriwati, anak-anak TPA, hingga warga umum tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah menerjunkan puluhan personel guna melakukan pengamanan ketat di sepanjang rute pawai.
Pengamanan Ketat demi Kamtibmas
Kapolres Mateng, AKBP Hengky Kristanto Abadi, menyatakan bahwa sebanyak 58 personel kepolisian dikerahkan sejak para peserta berkumpul di titik start hingga acara membubarkan diri di lokasi finish.
”Personel kami tugaskan untuk pengamanan arus lalu lintas, pendampingan iring-iringan peserta pawai, serta menjaga kamtibmas di sekitar area kegiatan,” ujar Hengky saat ditemui di lokasi pawai, Senin malam.
Hengky menambahkan, pengamanan ekstra menjadi prioritas utama pihak kepolisian mengingat tingginya antusiasme dan jumlah massa yang mencapai ribuan orang. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi kemacetan dan menjaga keselamatan para pengguna jalan.
Sinergi Lintas Sektor dan Tantangan Cuaca
Dalam menjaga kondusivitas acara, Polres Mateng tidak bekerja sendiri. Pengamanan ini juga melibatkan sinergi dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU).
Meski sempat diguyur hujan deras sebelum acara dimulai, semangat para peserta dan petugas pengamanan tidak surut. Kapolres memastikan seluruh personelnya tetap bersiaga di pos masing-masing.
”Alhamdulillah, hujan reda dan pawai tetap bisa digelar. Personel kami tetap bertahan di lapangan hingga acara selesai. Ini bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat,” pungkas Hengky.
Sebagai informasi, rute pawai obor ini mengambil jalur long march yang dimulai dari Tugu Benteng Kayu Mangiwang, Desa Tobadak, dan berakhir di Masjid Al-Arsal, Kecamatan Topoyo. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.(***)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
