Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

Pemekaran Provinsi Luwu Kembali Menggema

  • account_circle Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

Makassar – Sulbarupdate.id Wacana pemekaran Provinsi Luwu kembali menguat dan menggema di berbagai penjuru Sulawesi hingga ke Jakarta. Aspirasi yang telah lama diperjuangkan masyarakat Tana Luwu itu kini kembali menjadi perbincangan serius di ruang publik, baik di tingkat lokal maupun nasional, Makassar 17 Januari 2026.

Gelombang dukungan terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Mereka menilai pemekaran Provinsi Luwu bukan sekadar ambisi administratif, melainkan kebutuhan historis, kultural, dan strategis demi pemerataan pembangunan serta penguatan identitas Tana Luwu.

Di tengah menguatnya kembali isu tersebut, Datu Luwu ke-40, H. Andi Maradang Mackulau, S.H akhirnya angkat bicara.

Tokoh adat tertinggi di Tana Luwu itu menegaskan bahwa persatuan dan kebersamaan masyarakat Luwu tidak akan mencapai tujuan yang hakiki tanpa berdirinya Provinsi Luwu.

“Segala bentuk persatuan dan kebersamaan di tanah Luwu tidak akan mencapai tujuannya yang hakiki jika wilayah ini belum berdiri sebagai provinsi sendiri,” tegas Datu Luwu.

Ia bahkan menyampaikan pernyataan yang cukup keras dan reflektif terhadap kondisi saat ini. Menurutnya, persatuan tanpa tujuan politik yang jelas hanya akan berujung stagnasi.

“Persatuan itu tidak ada gunanya kalau Tana Luwu ini tidak jadi provinsi. Makanya saya imbau Wija To Luwu untuk menjadikan Tana Luwu ini menjadi provinsi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa perjuangan pemekaran Provinsi Luwu bukan hanya aspirasi elit politik, melainkan telah menjadi sikap resmi lembaga adat Luwu. Banyak pihak menilai dukungan Datu Luwu dapat menjadi energi baru dalam mendorong pemerintah pusat agar kembali membuka ruang pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Sejumlah pengamat menilai, jika konsolidasi politik dan sosial masyarakat Tana Luwu dilakukan secara masif dan terarah, pemekaran Provinsi Luwu bukanlah sesuatu yang mustahil. Terlebih, secara historis dan wilayah, Tana Luwu memiliki akar pemerintahan dan kebudayaan yang kuat sejak sebelum Indonesia merdeka.

Kini, bola perjuangan kembali berada di tangan Wija To Luwu. Apakah gema pemekaran ini akan berakhir sebagai wacana, atau justru menjadi babak baru menuju lahirnya Provinsi Luwu, waktu dan konsistensi perjuangan yang akan menjawabnya.

  • Penulis: Sulbarupdate.id
  • Editor: Am*

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon informasi terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

  • Peringati Hari Otda ke-30, Pemkab Mateng Tekankan Sinkronisasi Program dan Reformasi Birokrasi Digital

    Peringati Hari Otda ke-30, Pemkab Mateng Tekankan Sinkronisasi Program dan Reformasi Birokrasi Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 dengan menggelar upacara bendera di halaman Kantor Bupati, Jalan Tammauni Pueballung, Senin (27/4/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju Tengah, Litha Febriani, membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Peringatan tahun ini mengusung tema […]

  • Bau Menyengat Selimuti DPRD Polman, Diduga Asal Limbah MBG

    Bau Menyengat Selimuti DPRD Polman, Diduga Asal Limbah MBG

    • 0Komentar

    Polewali Mandar – Sulbarupdate.id Keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Takatidung II, Kabupaten Polewali Mandar, menuai keluhan. Limbah yang dihasilkan dari aktivitas dapur tersebut diduga memunculkan bau tidak sedap yang menyebar hingga ke Jalan Andi Depu, tepat di sekitar Gedung DPRD Polman. Informasi ini dilansir […]

  • Wagub Sulbar Jamin Rujukan Medis Cepat bagi Penderita Tumor di Mamuju

    Wagub Sulbar Jamin Rujukan Medis Cepat bagi Penderita Tumor di Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Mitra Manakarra, Mamuju, pada Kamis, 11 Desember 2025. Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kondisi Arif (17), seorang remaja asal Desa Guliling, Kecamatan Kalukku, yang tengah menjalani perawatan intensif akibat tumor. Dalam suasana penuh empati, Wagub Salim S. Mengga, […]

  • Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    Bupati Mamasa Hadiri Penanaman Padi Serentak di Sindagamanik

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID– Bupati Mamasa Welem Sambolangi menghadiri kegiatan penanaman padi serentak bersama petani di Desa Sindagamanik, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Rabu 11 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan mendorong swasembada pangan. Dalam kegiatan itu, Bupati Welem turun langsung ke sawah bersama masyarakat […]

  • Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang oknum guru pria berinisial A, harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari dugaan aksi pencabulan yang dilakukan tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terhadap sejumlah siswanya. ​Kepala Seksi Madrasah Kemenag Polman, H. Marzuki menyampaikan bahwa pihak […]

expand_less