Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong.

Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah.

​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus memberikan perhatian khusus dan tidak membiarkan kekosongan kepemimpinan ini berlarut-larut.

Menurutnya, jalannya roda pemerintahan tidak akan maksimal jika hanya bertumpu pada satu figur pemimpin tanpa didampingi seorang wakil.

Menurut Akbar, Sulawesi Barat saat ini sedang menghadapi banyak tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, hingga percepatan infrastruktur.

“Sangat tidak adil bagi rakyat Sulbar jika agenda-agenda besar ini melambat hanya karena urusan birokrasi pengisian Wakil Gubernur yang mandek di pusat,” ujar Akbar, Rabu (21/5/2026).

​Akbar menekankan bahwa pengisian jabatan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi politik, melainkan kebutuhan mendesak demi efektivitas pelayanan publik.

Sinergi antara Gubernur dan Wakil Gubernur sangat dibutuhkan untuk membagi fokus kerja, terutama dalam melakukan koordinasi ke tingkat kabupaten di seluruh wilayah Sulbar.

​Selain mengkritik lambannya birokrasi di pusat, Akbar juga mengingatkan partai politik pengusung agar tidak egois. Ia meminta parpol segera menyepakati nama-nama calon yang akan diusulkan secara objektif.

​”Jangan mengorbankan kepentingan masyarakat demi syahwat politik kelompok,” tegasnya.

​Sebagai bentuk keseriusan, elemen masyarakat sipil Sulbar berencana melayangkan surat resmi ke Kemendagri dalam waktu dekat.

Jika belum ada sinyal progresif terkait pelantikan atau pengisian jabatan tersebut, mereka menyatakan siap menggelar aksi damai.

​”Kami minta Kemendagri tegas. Jangan biarkan roda pemerintahan Sulbar pincang. Segera rampungkan verifikasi dan percepat prosesnya demi kemaslahatan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Akbar.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Forkopimda dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Arwin, langkah yang ditempuh Pemda melalui rapat koordinasi dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PAD merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah “𝐾𝑎𝑚𝑖 𝐷𝑃𝑅𝐷 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑟𝑖𝑢𝑠𝑎𝑛 […]

  • Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memicu polemik di panggung politik nasional. Perdebatan ini mencuat setelah sejumlah elite partai politik mulai menyuarakan urgensi perubahan sistem pemilihan demi efisiensi anggaran negara. Wacana ini kembali menguat pasca pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti tingginya biaya politik […]

  • Kejar Target PAD Rp87 Miliar, Pemkab Mamasa Perketat Aturan Pajak

    Kejar Target PAD Rp87 Miliar, Pemkab Mamasa Perketat Aturan Pajak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mamasa Jalan Poros Mamasa-Polewali Desa Osango Kecamatan Mamasa, Selasa (24/2/2026). ​Rapat dipimpin Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Wakil Bupati H. Sudirman. Turut […]

  • Dukung Sulbar Maju dan Sejahtera, DKPPKB Perkuat Layanan melalui Penempatan Dokter Internship

    Dukung Sulbar Maju dan Sejahtera, DKPPKB Perkuat Layanan melalui Penempatan Dokter Internship

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan melalui dukungan penempatan dokter Internship yang disupport Kementerian Kesehatan RI sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Almarhum Salim S Mengga. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga […]

  • Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP), turut serta dalam Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Tingkat Nasional. Kegiatan secara daring ini menghadirkan pimpinan dari berbagai lembaga strategis, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri PPN/Bappenas, Menteri PANRB, Kepala BPS, […]

  • Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV. ​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata […]

expand_less