Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 591
  • comment 0 komentar

Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan.

Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik berujung pada tindakan nyata di lapangan. Setelah menghadiri pertemuan yang difasilitasi dengan pihak PT CIAM, masyarakat Pamboang langsung bergerak untuk melakukan penyegelan dan pemboikotan terhadap lokasi operasional tambang.

Kekecawaan warga muncul dari hasil pertemuan tersebut, di mana terungkap adanya daftar panjang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT CIAM.

Pelanggaran-pelanggaran ini diklaim belum kunjung ditangani atau diperbaiki oleh pihak perusahaan. Pemicu utama kemarahan publik adalah anggapan bahwa PT CIAM telah mengabaikan dan meremehkan lembaga serta otoritas pemerintahan daerah setempat.

“Aksi blokade ini merupakan wujud nyata penolakan kami atas ingkar janji dan rentetan pelanggaran yang terus menerus dipertontonkan oleh PT CIAM,” tegas Dicky Zulkarnaen, salah seorang perwakilan warga.

Sebelum aksi massa terjadi, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene telah merespons desakan publik.

Kedua lembaga ini dikabarkan telah menerbitkan surat resmi yang menginstruksikan penghentian sementara seluruh kegiatan pertambangan di Pamboang, berdasarkan temuan pelanggaran di lapangan.

Namun, yang paling memantik amarah dan menjadi puncak krisis adalah fakta bahwa PT CIAM terbukti masih beraktivitas pada hari Selasa, 10 Desember 2025.

Tindakan melanjutkan operasi ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan serius terhadap keputusan legislatif, eksekutif daerah, dan tuntutan murni dari masyarakat Pamboang.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hashim: Miliaran Dollar Bakal Masuk Ke RI dari Pasar Carbon

    Hashim: Miliaran Dollar Bakal Masuk Ke RI dari Pasar Carbon

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Utusan Khusus Presiden di Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menargetkan pasar karbon di Indonesia bisa berjalan pada Juli 2026. Adapun ditargetkan perdagangan karbon ini bisa mencapai miliaran dolar. Hashim menyampaikan, bahwa Indonesia sejatinya sudah memiliki Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas […]

  • Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual pada Senin, 15 Desember 2025. Rakor ini diikuti oleh Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh, bersama […]

  • JSM: Saya Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    JSM: Saya Bangga Bekerja Bersama SDK Bangun Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan rasa bangganya bisa bekerja bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dalam membangun Sulbar. Ia menyebut kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terbukti kuat, terutama dalam pengelolaan pemerintahan dan pengendalian ekonomi. “Saya sungguh merasa bangga bekerja sama dengan bapak Suhardi Duka dalam membangun Sulbar,” ujarnya saat […]

  • Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    • 0Komentar

    ​TORAJA, Sulbarupdate.id – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di bawah nakhoda Bupati Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto Laso’ Paundanan menunjukkan rapor positif. Sejumlah capaian strategis berhasil ditorehkan, mulai dari jaminan kesehatan semesta, perlindungan pekerja informal, hingga inovasi pelayanan publik yang menyentuh wilayah terpencil. ​Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilan Tana […]

  • Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa. Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail. ​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran […]

  • Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    • 0Komentar

    MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergerak cepat dalam merampungkan pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Langkah ini diambil guna memastikan program kerja tahun anggaran berjalan dapat segera dieksekusi tanpa kendala administratif. Andi Zulkifly menegaskan bahwa kelengkapan administrasi merupakan syarat mutlak sebelum DPA ditandatangani. […]

expand_less