Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 431
  • comment 0 komentar

Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan.

Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik berujung pada tindakan nyata di lapangan. Setelah menghadiri pertemuan yang difasilitasi dengan pihak PT CIAM, masyarakat Pamboang langsung bergerak untuk melakukan penyegelan dan pemboikotan terhadap lokasi operasional tambang.

Kekecawaan warga muncul dari hasil pertemuan tersebut, di mana terungkap adanya daftar panjang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT CIAM.

Pelanggaran-pelanggaran ini diklaim belum kunjung ditangani atau diperbaiki oleh pihak perusahaan. Pemicu utama kemarahan publik adalah anggapan bahwa PT CIAM telah mengabaikan dan meremehkan lembaga serta otoritas pemerintahan daerah setempat.

“Aksi blokade ini merupakan wujud nyata penolakan kami atas ingkar janji dan rentetan pelanggaran yang terus menerus dipertontonkan oleh PT CIAM,” tegas Dicky Zulkarnaen, salah seorang perwakilan warga.

Sebelum aksi massa terjadi, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene telah merespons desakan publik.

Kedua lembaga ini dikabarkan telah menerbitkan surat resmi yang menginstruksikan penghentian sementara seluruh kegiatan pertambangan di Pamboang, berdasarkan temuan pelanggaran di lapangan.

Namun, yang paling memantik amarah dan menjadi puncak krisis adalah fakta bahwa PT CIAM terbukti masih beraktivitas pada hari Selasa, 10 Desember 2025.

Tindakan melanjutkan operasi ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan serius terhadap keputusan legislatif, eksekutif daerah, dan tuntutan murni dari masyarakat Pamboang.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Fenomena panggilan telepon sampah atau spam call dari nomor tak dikenal kian meresahkan masyarakat. Menanggapi hal ini, Direktur Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persada, menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan pendekatan berlapis, mulai dari tingkat individu hingga regulasi pemerintah. “Pada level individu, kesadaran digital menjadi kunci utama,” ujar Pratama kepada media, Senin […]

  • Pangale Jadi Lumbung Padi, Askary Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang 2026

    Pangale Jadi Lumbung Padi, Askary Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang 2026

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Pangale, Selasa (10/2/2026). Forum ini menjadi titik krusial mengingat Pangale merupakan penyumbang utama sektor pangan di Bumi Manakarra Bolane. ​Musrenbang ketiga ini mengusung tema besar, “Akselerasi Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi, Pertanian, dan Penguatan Kualitas SDM yang […]

  • Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Perikanan menggandeng PT Pupuk Indonesia Area Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pemanfaatan pupuk subsidi bagi para pembudidaya ikan lokal. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah ini dipusatkan di Aula Desa Kambunong pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam sambutannya, Askary menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan […]

  • Bupati Mamasa Terima Laporan Strategis dari Tim Ekspedisi Patriot ITS

    Bupati Mamasa Terima Laporan Strategis dari Tim Ekspedisi Patriot ITS

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi menerima laporan rekomendasi strategis hasil kajian mendalam dari Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Penyerahan laporan ini dilakukan dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di ruang kerja Bupati pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Tim ahli dari ITS, yang telah merampungkan […]

  • DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi […]

  • Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027   

    Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat tak ingin memasang target yang meleset. Dalam langkah tegas memperkuat struktur fiskal daerah, Bapenda Sulbar menggelar rapat sinkronisasi penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi tahun 2026 sekaligus penyusunan rencana target retribusi tahun 2027. Rapat berlangsung Rabu 11 Februari 2026, pukul 09.00 WITA sampai […]

expand_less