Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kondisi Jalan Trans Sulawesi ruas Palu–Mamuju yang melintasi wilayah Kota Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan. 

Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai memicu risiko kecelakaan tinggi.

Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lapangan, titik kerusakan paling parah berada di kawasan persimpangan empat yang menghubungkan Pasar Baru Topoyo dan Puskesmas Topoyo. 

Kondisi jalan Trans Sulawesi tepat di Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar, kian buruk. Foto/Ruly Syamsil.

Lokasi ini merupakan jalur padat yang ramai dilalui kendaraan lokal maupun angkutan logistik antarprovinsi. Sejumlah lubang jalan yang semula berukuran kecil kini melebar dan semakin dalam. 

Kondisi ini kian berbahaya lantaran jalur tersebut kerap dilintasi armada bertonase besar, seperti truk pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.

Salah seorang warga Topoyo, Musria, mengungkapkan bahwa kerusakan di area pemukiman dan persimpangan tersebut sudah terjadi sejak tahun 2025. Meski sempat ada upaya penimbunan dari pihak terkait, perbaikan tersebut dinilai tidak efektif.

“Jalan ini sudah lama sekali rusak. Suami saya bahkan beberapa kali membeli pasir sendiri untuk menimbun lubang di depan rumah karena sangat berbahaya, lubangnya dalam-dalam,” ujar Musria saat ditemui, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Musria, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah.

“Biasanya memang ada penimbunan dan perataan, tetapi paling bertahan lima sampai enam hari. Setelah itu rusak lagi seperti semula,” tambahnya.

Selain mengancam keselamatan, kerusakan infrastruktur ini turut melumpuhkan aktivitas ekonomi warga sekitar akibat dampak cuaca.

Saat musim hujan, lubang jalan tertutup genangan air, menciptakan kubangan lumpur yang becek dan menyulitkan pengendara mengukur kedalaman lubang.

Sementara saat musim kemarau, laju kendaraan memicu polusi debu tebal yang mengganggu pernapasan dan kebersihan tempat usaha.

“Kalau musim kemarau lebih parah lagi karena debunya sangat banyak. Warung milik anak saya bahkan sering tutup saat kemarau karena debu,” keluh Musria.

Senada dengan Musria, warga lainnya bernama Iccang, juga mengeluhkan dampak debu yang mengotori tempat usahanya.

“Parah sekali ini jalan, sudah lama rusaknya. Entah kapan bisa benar-benar bagus. Agak mending saat hujan, karena kalau kemarau, minta ampun debunya di toko,” kata Iccang.

Dampak buruk dari pembiaran jalan rusak ini mulai memakan korban. Sejumlah pengendara roda dua dilaporkan kerap terjatuh saat hujan turun akibat terperosok ke dalam lubang yang tidak terlihat karena tertutup air.

Tidak hanya kendaraan kecil, beberapa truk pengangkut sawit berkapasitas besar juga dikabarkan nyaris terbalik. Kendaraan berat tersebut kerap kehilangan keseimbangan secara mendadak saat menghantam lubang yang dalam.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Dugaan tindak pidana pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Sebuah rumah milik warga di Dusun Tabojo, Desa Salutambung, menjadi sasaran pencurian saat ditinggal penghuninya selama beberapa hari.  Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta. Peristiwa itu diketahui pada Senin (8/6/2026) ketika pemilik […]

  • Digerebek di Kamar Mandi, Dua Pelaku Narkoba di Polman Ditangkap Polisi 

    Digerebek di Kamar Mandi, Dua Pelaku Narkoba di Polman Ditangkap Polisi 

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Polewali Mandar menangkap dua orang pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.  Penangkapan tersebut dilakukan di sebuah rumah di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WITA. ​Kedua terduga pelaku yang berinisial N berusia 54 tahun dan MD berusia 44 […]

  • Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    • 0Komentar

    Bone, Sulbarupdate.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merilis data mengejutkan terkait angka perceraian di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Tercatat, sebanyak 1.434 wanita resmi menyandang status janda baru setelah gugatan cerai mereka dikabulkan oleh pihak pengadilan. Data ini mencuat ke publik melalui informasi resmi yang disebarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Bone pada […]

  • Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Perkenalkan Elsa Lucyta, idola baru dari pedalaman Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Baru-baru ini, Elsa sukses mengharumkan nama daerah di kancah nasional melalui ajang pencarian bakat menyanyi bergengsi, The Icon Indonesia. Gadis asal Dusun Sepang, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesenapadang ini merupakan satu-satunya perwakilan Sulawesi Barat yang berhasil menembus panggung megah Studio […]

  • Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — H. Andi Irwan resmi dipercaya menahkodai DPD Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026). Usai menerima amanah tersebut, Andi Irwan menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan capaian politik Golkar di Mamuju Tengah. […]

  • Dikira Kolam Ikan, Ternyata Kubangan Air : Jalan Menuju Desa Pammulukang Rusak Parah

    Dikira Kolam Ikan, Ternyata Kubangan Air : Jalan Menuju Desa Pammulukang Rusak Parah

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Sekilas, jalan menuju Desa Pammulukang tampak seperti kolam yang tenang. Air menggenang rapi di atas badan jalan, memantulkan langit seolah tak ada masalah. Namun itu bukan kolam ikan melainkan kubangan air yang menutupi luka lama jalan rusak. Aspal yang terakhir kali dikerjakan pada sekira 18 tahun lalu kini tinggal kenangan. Mengelupas, […]

expand_less