Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng.

Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026).

​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.

​Arsal Aras secara terbuka mengakui bahwa capaian pemerintah daerah sepanjang tahun 2025 masih memerlukan banyak perbaikan.

Ia menyebutkan bahwa aspirasi dan harapan masyarakat belum sepenuhnya mampu dijawab secara maksimal oleh jajarannya.

​”LKPJ ini merupakan gambaran capaian kita, namun kami menyadari masih banyak kekurangan. Masih banyak harapan masyarakat yang belum terjawab sepenuhnya,” ujar Arsal saat dikonfirmasi pada Rabu (1/4/2026).

​Arsal menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar formalitas administratif sesuai amanat PP Nomor 13 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2019, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban moral kepada rakyat.

​Salah satu poin krusial yang disoroti Arsal dalam sidang tersebut adalah efisiensi birokrasi. Ia mengungkapkan rencana melakukan reformasi kelembagaan melalui pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) karena menilai struktur organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini terlalu besar atau “gemuk”.

​”Struktur kita masih terlalu gemuk. Dampaknya terasa pada pelayanan publik yang berbelit, kewenangan tumpang tindih, dan proses kerja yang lambat,” jelasnya.

​Selain masalah struktur, Arsal juga membeberkan kendala anggaran yang dialami sejumlah OPD. Menurutnya, keterbatasan alokasi dana membuat beberapa instansi tidak mampu menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) secara optimal.

​Menutup penyampaiannya, Arsal minta DPRD Mateng untuk memberikan kritik dan masukan yang konstruktif atas LKPJ tersebut.

Ia berharap fungsi pengawasan DPRD dapat membantu pemerintah daerah lebih fokus pada kepentingan masyarakat luas.

​”Kami mengharapkan rekomendasi dari DPRD agar ke depan kinerja pemerintah bisa lebih fokus dan setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

    Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik, tepatnya di jalur yang menghubungkan Desa Pangandaran dan Desa Burana. Akibatnya, akses transportasi warga lumpuh total lantaran material tanah menutup badan jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat lima titik longsor utama di sepanjang ruas jalan poros tersebut. […]

  • Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang oknum guru pria berinisial A, harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari dugaan aksi pencabulan yang dilakukan tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terhadap sejumlah siswanya. ​Kepala Seksi Madrasah Kemenag Polman, H. Marzuki menyampaikan bahwa pihak […]

  • Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

    Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat menemui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan kawasan hutan lindung yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Mamasa. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DLHK Sulbar itu dihadiri perwakilan Pemkab Mamasa, Wakil Bupati Mamasa Sudirman, […]

  • Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Vegas yang berlokasi di Talluanggalo, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, tempat hiburan tersebut diduga kuat beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah setempat. ​Sementara merujuk pada Pasal 115 UU No. 28 Tahun 2009 (yang kini telah disesuaikan […]

  • Aparat Gabungan Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Polman

    Aparat Gabungan Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN ,Sulbarupdate.idAparat gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan Sulewatang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menindak tegas praktik perjudian penyakit masyarakat. Sebuah arena sabung ayam di Lingkungan Conggo, Kelurahan Sulewatang dibongkar paksa dan dibakar petugas pada Selasa (13/1/2026). Penertiban ini dilakukan setelah adanya laporan meresahkan dari masyarakat terkait aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Meski letaknya cukup […]

  • Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di kawasan timur Indonesia. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, hingga pertambangan, yang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di sektor pertanian dan perkebunan, Sulawesi Barat tercatat sebagai […]

expand_less