Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar

MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng.

Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026).

​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.

​Arsal Aras secara terbuka mengakui bahwa capaian pemerintah daerah sepanjang tahun 2025 masih memerlukan banyak perbaikan.

Ia menyebutkan bahwa aspirasi dan harapan masyarakat belum sepenuhnya mampu dijawab secara maksimal oleh jajarannya.

​”LKPJ ini merupakan gambaran capaian kita, namun kami menyadari masih banyak kekurangan. Masih banyak harapan masyarakat yang belum terjawab sepenuhnya,” ujar Arsal saat dikonfirmasi pada Rabu (1/4/2026).

​Arsal menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar formalitas administratif sesuai amanat PP Nomor 13 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 18 Tahun 2019, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban moral kepada rakyat.

​Salah satu poin krusial yang disoroti Arsal dalam sidang tersebut adalah efisiensi birokrasi. Ia mengungkapkan rencana melakukan reformasi kelembagaan melalui pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) karena menilai struktur organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini terlalu besar atau “gemuk”.

​”Struktur kita masih terlalu gemuk. Dampaknya terasa pada pelayanan publik yang berbelit, kewenangan tumpang tindih, dan proses kerja yang lambat,” jelasnya.

​Selain masalah struktur, Arsal juga membeberkan kendala anggaran yang dialami sejumlah OPD. Menurutnya, keterbatasan alokasi dana membuat beberapa instansi tidak mampu menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) secara optimal.

​Menutup penyampaiannya, Arsal minta DPRD Mateng untuk memberikan kritik dan masukan yang konstruktif atas LKPJ tersebut.

Ia berharap fungsi pengawasan DPRD dapat membantu pemerintah daerah lebih fokus pada kepentingan masyarakat luas.

​”Kami mengharapkan rekomendasi dari DPRD agar ke depan kinerja pemerintah bisa lebih fokus dan setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil membongkar sepuluh kasus tindak pidana narkotika selama periode April hingga Juni 2026.  Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 17 orang tersangka yang seluruhnya merupakan usia dewasa. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Arie Prayetno, menyampaikan, para tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda. Sebanyak sembilan orang […]

  • Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, bergerak cepat merespons keresahan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Isu ini mencuat menyusul adanya regulasi pembatasan belanja pegawai yang mulai menghantui berbagai daerah di Indonesia. ​Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, meminta seluruh Aparatur Sipil […]

  • Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

    Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap remaja berusia 15 tahun yang menyeret seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Mamasa terus bergulir. Diketahui pihak keluarga korban mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa pada Kamis (7/5/2026) untuk mempertanyakan transparansi proses hukum yang dinilai janggal. Pihak keluarga, didampingi LK yang […]

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan Barat, di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjangkau 31 satuan pendidikan dan 12 posyandu […]

  • Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, hingga akhir Juni 2026, hak atas Gaji 13 yang sangat dinanti-nantikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak justru tak kunjung menemui kejelasan. ​Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan abdi negara. Pasalnya, kabupaten lain di […]

  • 90 Teguran Dari PT Pertamina Patra Niaga, Ada Apa dengan SPBU Majene?

    90 Teguran Dari PT Pertamina Patra Niaga, Ada Apa dengan SPBU Majene?

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene bersama DPRD Majene melakukan audiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk membahas persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM Khusus Penugasan (JBKP) di Kabupaten Majene, Selasa (22/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kelangkaan BBM yang terjadi secara berkala sepanjang 2026 serta sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat, […]

expand_less