Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • visibility 896
  • comment 0 komentar

Bone, Sulbarupdate.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merilis data mengejutkan terkait angka perceraian di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.

Tercatat, sebanyak 1.434 wanita resmi menyandang status janda baru setelah gugatan cerai mereka dikabulkan oleh pihak pengadilan.

Data ini mencuat ke publik melalui informasi resmi yang disebarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Bone pada Selasa (30/12/2025).

Lonjakan angka ini menjadi perhatian serius bagi praktisi sosial dan masyarakat setempat.

Faktor Utama Penyebab Perceraian

Berdasarkan data yang dihimpun dari pamflet resmi PA Bone, terdapat tiga faktor dominan yang memicu keretakan rumah tangga ribuan pasangan di Bumi Arung Palakka tersebut.

Salah satunya persoalan finansial masih menjadi pemicu utama. Ketidakstabilan kondisi ekonomi keluarga menyebabkan disharmoni yang berujung pada keputusan untuk berpisah.

Faktor kedua ialah kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Faktor keamanan dan psikologis juga menjadi alasan kuat. Banyak pihak istri memilih untuk mengakhiri pernikahan demi kesehatan mental dan keselamatan fisik mereka.

Faktor ketiga ternyata ada juga karena gangguan biologis. Secara spesifik, data menyebutkan adanya faktor gangguan biologis atau lemah syahwat.

Ketidakmampuan menjalankan fungsi biologis dalam rumah tangga menjadi alasan signifikan yang mencuat di persidangan tahun ini.

Kemandirian Finansial dan Spekulasi Publik

Fenomena ini juga memicu diskusi mengenai kemandirian finansial perempuan di Bone. Muncul spekulasi bahwa tingginya angka cerai gugat (cerai yang diajukan istri) menunjukkan tren perempuan yang lebih berani mengambil keputusan secara mandiri dan berdikari secara finansial.

Di sisi lain, publik diingatkan agar fenomena ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat yang ingin membina rumah tangga.

Kesiapan ekonomi serta kesehatan fisik dan mental menjadi fondasi krusial agar tidak menambah daftar statistik perceraian di tahun-tahun mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, angka 1.434 kasus tersebut menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan untuk memperkuat program edukasi pranikah bagi calon pasangan di Kabupaten Bone.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSBM Mamasa Benarkan ada Pasien Nikah di Ruang Perawatan

    RSBM Mamasa Benarkan ada Pasien Nikah di Ruang Perawatan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pihak Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM) Mamasa, Kabupaten Mamasa, benarkan adanya sepasang kekasih nikah di ruang perawatan. Menurut direktur RSBM Mamasa, drg. Alfadesta H. Pattinasarany, pihak kelurga keduanya sebelumnya telah meminta izin untuk melangsungkan pernikahan tersebut. Sehingga lanjut Alfadesta, pihaknya menilai itu merupakan perbuatan baik sehingga pihak RS memberi izin ke keluarga […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • Ratusan Pelajar di Mamasa Ikuti Upacara Hari Pramuka ke-65

    Ratusan Pelajar di Mamasa Ikuti Upacara Hari Pramuka ke-65

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Ratusan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65, Jumat (14/8/2026). Upacara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Tawalian tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Pramuka tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Tawalian. Kegiatan itu diikuti perwakilan siswa-siswi bersama pembina Pramuka dari masing-masing sekolah. […]

  • Blusukan di Tengah Banjir, Wagub Mayjend (Purn) Salim S. Mengga Buktikan Kepedulian ke Warga Desa Kenje

    Blusukan di Tengah Banjir, Wagub Mayjend (Purn) Salim S. Mengga Buktikan Kepedulian ke Warga Desa Kenje

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, sulbarupdate.id – Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, melakukan kunjungan langsung tanpa protokoler untuk meninjau banjir yang melanda Desa Kenje, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu malam 29 November 2025. Kunjungan mendadak ini bertujuan melihat secara nyata kondisi warga yang rumahnya tergenang banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Berdasarkan penelusuran di lokasi, […]

  • Terduga Pelaku Penculikan Anak di Mateng Dibekuk Polisi, Korban Jalani Visum

    Terduga Pelaku Penculikan Anak di Mateng Dibekuk Polisi, Korban Jalani Visum

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah (Mateng) mengamankan seorang pria berinisial S (37) yang diduga terlibat dalam kasus penculikan anak di bawah umur. Pria tersebut dijemput tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Mateng di Mapolresta Mamuju, Kamis (8/10/2026) sore. Sebelumnya, terduga pelaku diamankan setelah aksinya diketahui warga. Korban berinisial S […]

  • Tuntut Evaluasi Ketua DPRD, Himpunan Aktivis Mamasa Bakal Gelar Demo Besar-besaran 29 Juni

    Tuntut Evaluasi Ketua DPRD, Himpunan Aktivis Mamasa Bakal Gelar Demo Besar-besaran 29 Juni

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gelombang protes terkait kinerja legislatif di Kabupaten Mamasa kembali mencuat. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Mamasa (HAM) rencana akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat.  Hal ini menyusul beredarnya pamflet seruan aksi bertajuk “Mamasa Butuh Perubahan! Suara Rakyat, Keadilan untuk Mamasa” yang menjadwalkan unjuk rasa pada akhir bulan […]

expand_less