Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • visibility 910
  • comment 0 komentar

Bone, Sulbarupdate.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merilis data mengejutkan terkait angka perceraian di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.

Tercatat, sebanyak 1.434 wanita resmi menyandang status janda baru setelah gugatan cerai mereka dikabulkan oleh pihak pengadilan.

Data ini mencuat ke publik melalui informasi resmi yang disebarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Bone pada Selasa (30/12/2025).

Lonjakan angka ini menjadi perhatian serius bagi praktisi sosial dan masyarakat setempat.

Faktor Utama Penyebab Perceraian

Berdasarkan data yang dihimpun dari pamflet resmi PA Bone, terdapat tiga faktor dominan yang memicu keretakan rumah tangga ribuan pasangan di Bumi Arung Palakka tersebut.

Salah satunya persoalan finansial masih menjadi pemicu utama. Ketidakstabilan kondisi ekonomi keluarga menyebabkan disharmoni yang berujung pada keputusan untuk berpisah.

Faktor kedua ialah kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Faktor keamanan dan psikologis juga menjadi alasan kuat. Banyak pihak istri memilih untuk mengakhiri pernikahan demi kesehatan mental dan keselamatan fisik mereka.

Faktor ketiga ternyata ada juga karena gangguan biologis. Secara spesifik, data menyebutkan adanya faktor gangguan biologis atau lemah syahwat.

Ketidakmampuan menjalankan fungsi biologis dalam rumah tangga menjadi alasan signifikan yang mencuat di persidangan tahun ini.

Kemandirian Finansial dan Spekulasi Publik

Fenomena ini juga memicu diskusi mengenai kemandirian finansial perempuan di Bone. Muncul spekulasi bahwa tingginya angka cerai gugat (cerai yang diajukan istri) menunjukkan tren perempuan yang lebih berani mengambil keputusan secara mandiri dan berdikari secara finansial.

Di sisi lain, publik diingatkan agar fenomena ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat yang ingin membina rumah tangga.

Kesiapan ekonomi serta kesehatan fisik dan mental menjadi fondasi krusial agar tidak menambah daftar statistik perceraian di tahun-tahun mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, angka 1.434 kasus tersebut menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan untuk memperkuat program edukasi pranikah bagi calon pasangan di Kabupaten Bone.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG ke 2.520 Penerima Manfaat, Ini Menunya!

    SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG ke 2.520 Penerima Manfaat, Ini Menunya!

    • 0Komentar

    MAMBI, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rantebulahan, Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa, laksanakan pemberian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Sebanyak 2.520 penerima manfaat menjadi sasaran penyaluran MBG yang dimulai sekitar pukul 07.30 Wita tersebut. Penerima manfaat terdiri atas peserta didik, tenaga pendidik, serta kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu […]

  • Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

    Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Janji fatamorgana rezeki instan dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalumpang, Mamuju, kini berhadapan langsung dengan palu godam penegakan hukum. Setelah sekian lama mencabik akar lingkungan dan mengancam kesejahteraan sosial, praktik ilegal tersebut menjadi target operasi gabungan lintas instansi yang diluncurkan dengan gencar. Beberapa hari lalu tim gabungan—yang terdiri dari […]

  • Terduga Pelaku Pembacokan Warga Tobadak Masuk DPO, Polisi Masih Diburu

    Terduga Pelaku Pembacokan Warga Tobadak Masuk DPO, Polisi Masih Diburu

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, masih memburu terduga pelaku pembacokan terhadap seorang warga berinisial DJ di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Terduga pelaku kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran Tim Unit […]

  • Tanpa Biaya Tambahan, DPMPTSP Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Konsultasi dan Pengaduan Perizinan

    Tanpa Biaya Tambahan, DPMPTSP Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Konsultasi dan Pengaduan Perizinan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka pengoptimalan pelayanan perizinan serta pelayanan pengaduan pada ruang pelayanan dan back office pengaduan, Tim Kerja Penyediaan dan Pengelolaan Layanan Konsultasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko DPMPTSP Provinsi Sulbar melaksanakan rapat internal pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor DPMPTSP Sulbar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas, Almes […]

  • Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke enam kabupaten di Sulawesi Barat guna meninjau langsung pelaksanaan pembangunan, khususnya proyek infrastruktur jalan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sulbar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom […]

  • Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Satuan Samapta Polresta Mamuju mengamankan pasangan bukan suami istri yakni pria berinisial F (24) dan wanita H (23). Keduanya kedapatan tinggal bersama dalam satu kamar kost di wilayah Kabupaten Mamuju, Selasa (17/2/2026) dini hari. ​Penertiban ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang merasa resah dan keberatan […]

expand_less