Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pembangunan 13 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, hingga kini belum menunjukkan aktivitas operasional. 

Padahal, proyek yang menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dikabarkan telah rampung sejak Desember 2025 lalu.

​Dua di antara dapur SPPG 3T yang belum difungsikan tersebut berada di Desa Lembah Hada dan Desa Bojok, Kecamatan Budong-budong.

​Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lokasi, bangunan dapur bernuansa warna biru-putih itu tampak berdiri kokoh dan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. 

Kendati demikian, belum ada tanda-tanda aktivitas pelayanan gizi sama sekali. 

​Kondisi ini pun memicu keluhan dari warga setempat, terutama para siswa tingkat TK, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah lama menanti untuk merasakan program nasional tersebut.

​Seorang warga Desa Lembah Hada sekaligus calon relawan SPPG, Ratnawati, mengaku heran mengapa fasilitas yang telah selesai dibangun sejak akhir tahun lalu itu tak kunjung beroperasi.

​”Diperkirakan sudah sejak bulan 12 (Desember 2025) selesai dibangun dapurnya, Pak, tapi sampai sekarang belum dioperasikan,” ujar Ratnawati kepada awak media, Jumat (19/6/2026).

​Ratnawati menambahkan, keberadaan dapur ini sangat dinantikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Selain memberikan pemenuhan gizi bagi siswa, program ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. 

“Mudah-mudahan segera dibuka, kami mau kerja untuk tambah-tambah penghasilan,” imbuhnya.

​Senada dengan Ratnawati, warga lainnya, Muliati, menyebutkan bahwa anak-anak di desanya sudah sering bertanya-tanya mengenai kepastian program MBG.

​Harapan serupa juga diungkapkan oleh para pelajar di Desa Lembah Hada. Irsyam, seorang siswa SD setempat, dengan polos mengutarakan keinginannya agar program makan gratis tersebut bisa segera masuk ke sekolah mereka.

​”Kami mau MBG, Pak. Belum pernah dapat MBG di sekolah. Di sini ada sekolah TK, SD, dan SMP, semuanya belum dapat,” kata Irsyam. 

​Keluhan serupa juga datang dari Haikal dan Aulia, siswa SMP di desa setempat. “Saya juga mau MBG, di sekolah sini belum ada,” tutur Haikal.

​Ketidakpastian operasional dapur SPPG ini ternyata tidak hanya berdampak pada warga, tetapi juga mulai menghantui para investor yang mendanai proyek tersebut. Salah seorang investor berinisial ILH (nama disamarkan), mengaku cemas terhadap nasib modal yang telah ia kucurkan.

​Hingga saat ini, para investor dikabarkan belum memperoleh kepastian dari pemerintah mengenai mekanisme maupun jadwal pengembalian dana talangan pembangunan fasilitas tersebut.

​”Kekhawatiran kami muncul karena hingga saat ini pembayaran ganti rugi atau pengembalian dana yang telah kami keluarkan untuk membangun fasilitas dapur MBG ini belum menunjukkan kepastian,” ungkap ILH, Kamis (18/6/2026).

​Menurut ILH, pembangunan fasilitas dapur di wilayah 3T Mateng ini didasarkan pada titik lokasi yang telah ditentukan oleh Tim Satgas MBG. Secara keseluruhan, proyek tersebut diklaim telah rampung pada Januari 2026 dan hanya tinggal menunggu instruksi operasional (running).

​”Ada 13 titik dapur MBG 3T yang dibangun, dan sekitar 10 dapur sudah selesai 100 persen, tinggal menunggu jalan,” jelasnya.

​Namun, memasuki pertengahan tahun 2026, belum ada kejelasan mengenai jadwal operasional maupun sistem pengembalian dana investasi. 

Pihak investor pun mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera memberikan kepastian hukum dan finansial agar program strategis ini tidak terbengkalai.(*) 

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Tanah Longsor Terjang Pemukiman di Aralle, Satu Rumah Tertimbun

    BREAKING NEWS: Tanah Longsor Terjang Pemukiman di Aralle, Satu Rumah Tertimbun

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor dilaporkan menerjang wilayah Dusun Kasampoang, Desa Uhailanu, Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa. Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30 WITA, Sabtu (9/5/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu unit rumah warga tertimbun longsor hingga rusak parah. Belum diketahui identitas pemilik rumah tersebut. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait […]

  • Harmoni Galungan di Bumi Kondosapata

    Harmoni Galungan di Bumi Kondosapata

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah langit Desa Pasapa Mambu yang teduh, gema sportivitas dan kidung spiritualitas perlahan melandai, menandai berakhirnya sebuah perhelatan akbar. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi menutup gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka merayakan Hari Raya Galungan atau yang akrab dalam kearifan lokal disebut Manuk A’pak, Senin 22 Desember 2025. […]

  • Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu sekaligus Safari Ramadan untuk mengevaluasi implementasi anggaran tahun 2025, khususnya pada program transmigrasi Tanjung Cina. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa pada 2025 lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Lapas Perempuan

    Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Lapas Perempuan

    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi, menyerahkan bantuan sosial sebanyak 50 paket kepada warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Sulbar. Kunjungan bakti sosial tersebut dihadiri bersama organisasi-organisasi perempuan […]

  • BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor dilaporkan menerjang rumah warga di Desa Rantelemo, Kecamatan Bambang, Kebupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sedikitnya dua unit rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertimbun material tanah. Kejadian bencana longsor ini diakibatkan intensitas curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore […]

  • Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Di tengah keterbatasan sarana dan beratnya medan, semangat pengabdian prajurit TNI kembali terlihat nyata. Personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (20/4/2026). Pemandangan penuh dedikasi tampak di lokasi pembangunan. Para prajurit terlihat bekerja di atas […]

expand_less