Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

JAKARTA, SULBARUPDATE.ID— Peringatan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kepada Hakim Konstitusi Anwar Usman menjadi penanda bagaimana kekuasaan kehakiman diuji, bukan hanya lewat putusan, tetapi melalui disiplin dan keteladanan para penjaga konstitusi.

Di tengah sorotan publik terhadap Mahkamah Konstitusi, suara dari Senayan kembali mengingatkan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa hakim konstitusi, bukan cuma pejabat yudisial. Mereka adalah negarawan—figur publik yang setiap sikap dan tindakannya berdampak langsung pada wibawa lembaga negara.

“Beliau-beliau ini kan negarawan,” ujar Rudianto, Senin, 5 Januari 2026. Pernyataan itu sederhana, namun tegas.

Dalam konteks Mahkamah Konstitusi, disiplin menghadiri persidangan bukan perkara teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab moral menjaga marwah konstitusi.
Rudianto menilai langkah MKMK memberi peringatan sebagai kewenangan yang sah dan perlu.

Dalam desain ketatanegaraan, MKMK berfungsi sebagai pagar etik agar kekuasaan kehakiman tidak berjalan tanpa rambu. Bukan untuk menghukum semata, melainkan untuk menegaskan standar kepantasan yang melekat pada jabatan konstitusional.

Etika yang Menopang Wibawa

Menurut Rudianto Lallo, persoalan utama bukan terletak pada berat atau ringannya sanksi, melainkan pesan moral yang disampaikan kepada publik. Hakim Mahkamah Konstitusi, katanya, harus menjaga sikap dan perilaku agar terhindar dari pelanggaran etik yang mencederai wibawa peradilan.

Mahkamah Konstitusi adalah benteng terakhir konstitusi. Putusannya final dan mengikat, dengan dampak luas bagi hukum dan politik nasional. Karena itu, ekspektasi publik terhadap sembilan hakimnya tidak berhenti pada kecakapan menafsirkan undang-undang. Integritas personal dan kepantasan etik menjadi syarat yang tak terpisahkan dari kewenangan besar tersebut.

Rudianto berharap seluruh hakim MK menjauh dari praktik yang berpotensi menimbulkan keraguan publik. Pelanggaran disiplin, etik, atau kepantasan—sekecil apa pun—dapat menggerogoti kepercayaan. “Sekali kepercayaan retak, pemulihannya menuntut waktu dan konsistensi panjang,” ujarnya.

Meski demikian, Rudianto menyerahkan sepenuhnya penilaian dan keputusan lanjutan kepada MKMK. Ia menekankan pentingnya menghormati mekanisme etik yang ada, selama dijalankan secara transparan dan berkeadilan. Proses etik yang kredibel, menurutnya, justru menjadi penopang legitimasi Mahkamah Konstitusi.
Di tengah meningkatnya tuntutan akuntabilitas lembaga negara, pesan itu kian relevan: hakim konstitusi tidak cukup hanya benar secara hukum. Mereka harus pantas secara moral. Keteladanan—disiplin, patuh pada aturan, dan peka terhadap etika—adalah bahasa paling jujur untuk menjaga kepercayaan publik.

Pada akhirnya, konstitusi tidak hanya dijaga oleh teks dan pasal, tetapi oleh manusia-manusia yang menjalankannya. Ketika hakim Mahkamah Konstitusi bertindak layaknya negarawan, di situlah wibawa konstitusi menemukan sandarannya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Mamasa Minta Publik Tak Bangun Narasi Keliru Terkait Temuan Rp81 Miliar di Kejari

    Aktivis Mamasa Minta Publik Tak Bangun Narasi Keliru Terkait Temuan Rp81 Miliar di Kejari

    • 1Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis muda Kabupaten Mamasa, Zul, meminta seluruh lapisan masyarakat untuk berhenti membangun narasi yang menyesatkan terkait temuan dana sebesar Rp81 miliar di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. Zul menegaskan bahwa perkara tersebut bukanlah kasus korupsi, melainkan murni persoalan bantuan hukum. ​Pernyataan ini muncul sebagai bentuk apresiasi terhadap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh […]

  • DPRD Mamasa Desak Bupati Evaluasi Total BPKAD, Ini Alasannya!

    DPRD Mamasa Desak Bupati Evaluasi Total BPKAD, Ini Alasannya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa secara resmi mengeluarkan rekomendasi keras kepada Bupati Mamasa untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Langkah ini diambil menyusul ditemukannya berbagai indikasi penyimpangan prosedur yang dinilai menghambat tata kelola keuangan daerah. Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, menegaskan bahwa […]

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu sekaligus Safari Ramadan untuk mengevaluasi implementasi anggaran tahun 2025, khususnya pada program transmigrasi Tanjung Cina. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa pada 2025 lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Ungkap Pembunuhan Sadis, Reskrim Polres Majene Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80 dari Pemkab

    Ungkap Pembunuhan Sadis, Reskrim Polres Majene Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80 dari Pemkab

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momen penuh kebanggaan bagi jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majene. Keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Baruga mengantarkan Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, S.H., M.H., bersama jajarannya menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Majene. Penghargaan tersebut diserahkan langsung […]

  • Senggol Pelajar Hingga Luka-Luka, Pelaku Tabrak Lari di Wonomulyo Diburu Polisi

    Senggol Pelajar Hingga Luka-Luka, Pelaku Tabrak Lari di Wonomulyo Diburu Polisi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Aksi tabrak lari kembali terjadi di jalan lintas provinsi tepat di Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (05/05/2026). Seorang pelajar berinisial AFR (16) menjadi korban usai sepeda motornya diserempet pengendara misterius di lokasi kejadian. Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DW 3492 MN, diketahui […]

expand_less