Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 518
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID — Dalam langkah yang dinilai tidak biasa bagi partai politik, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh struktur partainya untuk membangun minimal satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap provinsi di Indonesia — sebuah perintah organisasi yang jauh melampaui peran politik konvensional.

Instruksi ini disampaikan oleh Ahmad Ali, Ketua Harian DPP PSI, pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, saat ia membacakan kesimpulan resmi Rakernas perdana PSI yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam forum Rakernas yang dihadiri puluhan pengurus dari berbagai daerah, Ahmad Ali menegaskan bahwa PSI tidak lagi sekadar menjadi partai pendukung pemerintahan di atas kertas. Ia menolak pendekatan normatif yang hanya lewat pernyataan dukungan politik dan menuntut kader PSI turun langsung mengelola program pemerintah di akar rumput.

“Mulai dari tingkat DPW sampai di paling bawahnya, kader PSI harus terlibat aktif dalam pengawasan dan gotong-royong membangun MBG — setidak-tidaknya satu dapur untuk satu provinsi,” ujar Ahmad Ali di depan peserta Rakernas.

Pernyataan ini mencuat di tengah diskusi internal tentang bagaimana partai bisa mendukung Program Makan Bergizi Gratis, yang saat ini menjadi fokus kebijakan publik. PSI menganggap langkah membangun dapur MBG sebagai bukti dukungan nyata, bukan sekadar retorika politik.

Ali bahkan menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar anjuran bersifat sukarela, melainkan kewajiban struktural bagi seluruh pengurus partai. Bagi PSI, keberhasilan program pemerintah hanya dapat dicapai jika partai politik terjun langsung ke lapangan dan ikut mengelola pelaksanaannya.

Hal ini dinilai oleh sejumlah pengamat sebagai pergeseran peran partai politik yang cukup tajam, di mana partai tidak hanya berfungsi sebagai aktor politik tetapi juga “operator sosial” program publik yang lazimnya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga nonpartisan. Langkah PSI ini membuka pertanyaan tentang batasan peran politik di luar fungsi legislatif dan elektoral.

Lebih lanjut, Ahmad Ali menyatakan bahwa PSI tidak menutup kemungkinan satu provinsi memiliki lebih dari satu dapur MBG, apabila struktur partai di daerah memiliki kemampuan lebih untuk mengimplementasikannya.

Kebijakan tersebut direspons beragam oleh peserta Rakernas, namun AIli menegaskan komitmennya bahwa dukungan politik harus dibuktikan dengan aksi langsung yang bisa dirasakan masyarakat — bukan hanya melalui konferensi atau pidato politik belaka.

Rakernas PSI di Makassar itu sendiri digelar pada akhir Januari 2026, sebagai forum konsolidasi strategis partai menjelang agenda nasional yang lebih besar dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan instruksi ini, PSI tampak berupaya memperluas peran partai politik ke ranah implementasi sosial langsung — sebuah strategi yang berpotensi mengubah persepsi publik terhadap fungsi partai dalam kehidupan politik dan sosial di Indonesia.(*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuddy Chrisnandi Sebut Prabowo Punya Mandat hingga 2029

    Yuddy Chrisnandi Sebut Prabowo Punya Mandat hingga 2029

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional sekaligus mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) periode 2014–2016, Prof. Yuddy Chrisnandi, menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki legitimasi konstitusional untuk menjalankan masa jabatan hingga 2029. Pernyataan tersebut disampaikan Yuddy dalam dialog publik di tengah munculnya sejumlah spekulasi mengenai kemungkinan terjadinya percepatan pergantian kekuasaan […]

  • Kampung Natal Tondok Bakaru Mamasa, Oase Ekonomi Kreatif di Bawah Naungan Pinus

    Kampung Natal Tondok Bakaru Mamasa, Oase Ekonomi Kreatif di Bawah Naungan Pinus

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Desember kembali menyapa, dan bersamaan dengannya, spirit adiwarna Natal berdenyut kencang dari jantung topografi Sulawesi Barat. Desa Tondok Bakaru, sebuah anomali eksotis di Kabupaten Mamasa, sekali lagi menyingkap tirai atas panggung rindu yang bertajuk Kampung Natal. Sebuah tradisi kontemplatif yang kini menapaki usia paruh dasawarsa kelima, perhelatan ini telah resmi diluncurkan pada […]

  • Adaptif dan Profesional, UPTD Samsat Polman Ikuti Webinar Layanan Kepegawaian BKPSDM Sulbar

    Adaptif dan Profesional, UPTD Samsat Polman Ikuti Webinar Layanan Kepegawaian BKPSDM Sulbar

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — UPTD Pelayanan Pajak Polewali Mandar (Polman), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur yang adaptif dan profesional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan UPTD Samsat Polman dalam Webinar Layanan Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi […]

  • Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    • 0Komentar

    Polewali Mandar – Sulbarupdate.id – Di saat duka belum sepenuhnya reda, ketika kepergian orang tercinta masih menyisakan sunyi yang panjang, Hj. Fatmawati Salim memilih jalan yang penuh makna berbagi Al-Qur’an kepada komunitas pengajian di Polewali Mandar. Kepergian almarhum Salim S Mengga, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, bukan sekadar perpisahan antara dunia dan akhirat, tetapi juga pengingat […]

  • Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

    Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

    • 0Komentar

    Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers Sulbarupdate.id — Dua tahun adalah waktu yang terlalu singkat untuk menghakimi sebuah pemerintahan yang belum sampai setengah periode memegang kekuasaan, tetapi sudah cukup untuk membaca watak seorang presiden. Dalam dua tahun, seorang presiden biasanya sudah memperlihatkan apa yang menjadi obsesinya, bagaimana ia menggunakan kekuasaan, siapa orang-orang yang dipercayainya, dan […]

  • Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

    Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

    • 1Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Peringatan Hari Kartini 21 April diharapkan tidak terjebak dalam seremoni simbolik belaka. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, menekankan bahwa esensi sejati dari hari besar ini adalah menghidupkan kembali api perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam realitas kehidupan modern. ​Menurut Litha, identitas budaya seperti mengenakan kebaya memang penting sebagai penghormatan akar […]

expand_less