Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Polresta Mamuju Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal di Hutan Lindung Kalumpang

Polresta Mamuju Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal di Hutan Lindung Kalumpang

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Praktik penambangan emas tanpa izin di Dusun Batuisi Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju akhirnya terbongkar.

Dalam operasi penertiban tersebut aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi tiga lokasi tambang ilegal yang telah beroperasi sejak awal tahun 2026.

Hal ini dijelaskan Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, dalam keterangan konferensi Pers, Senin (27/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa aktivitas terlarang ini terendus melalui penyelidikan intensif Unit Tipidter.

Kapolres mengatakan, dokumentasi udara menggunakan drone terlihat kerusakan lingkungan yang masif pada tiga titik lokasi dengan rincian luas sepuluh hektare pada titik pertama, lima hektare pada titik kedua dan enam hektare pada lokasi ketiga yang masih dalam tahap persiapan pengerukan.

“Hasil pengecekan titik koordinat menunjukkan bahwa seluruh area pertambangan tersebut berada di dalam kawasan hutan lindung atau kawasan konservasi,” jelas Kapolresta.

Selain ancaman kerusakan ekosistem kepolisian juga menemukan indikasi pencemaran lingkungan akibat limbah solar serta oli mesin yang saat ini sampelnya telah diamankan untuk pengujian laboratorium.

Dalam proses penggeledahan polisi menyita barang bukti berupa tiga unit ekskavator dua belas unit mesin pompa air tiga unit palong atau alat penampung emas sepuluh rol selang air serta enam belas jerigen berisi bahan bakar jenis solar.

Diketahui operasional tambang ini mengonsumsi sekitar 150 hingga 200 liter solar per hari untuk setiap lokasi yang diduga kuat merupakan solar bersubsidi.

“Dari sisi ekonomi para pelaku mampu menghasilkan emas sebanyak lima hingga sepuluh gram setiap harinya,”ungkapnya.

Dengan asumsi harga emas saat ini mencapai Rp2,5 juta per gram maka keuntungan yang diraup dari aktivitas ilegal ini sangat fantastis meski dilakukan tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan dari pemerintah.

Hingga kini penyidik telah memeriksa 25 orang saksi yang terdiri dari pekerja tambang hingga pihak penanggung jawab lapangan.

Kepolisian menegaskan akan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini dengan jeratan pasal berlapis mulai dari Undang-Undang Minerba Undang-Undang Kehutanan hingga Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Langkah tegas ini diambil karena selain melanggar hukum aktivitas tersebut merugikan negara serta mengancam kelestarian alam di wilayah Mamuju.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Perkuat Perlindungan Wartawan, Sengketa Jurnalistik Wajib Lewat Dewan Pers

    MK Perkuat Perlindungan Wartawan, Sengketa Jurnalistik Wajib Lewat Dewan Pers

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi mempertegas perlindungan hukum bagi wartawan melalui putusan atas uji materiil Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Senin (19/1/2026), MK menyatakan bahwa sanksi pidana maupun perdata terhadap wartawan hanya dapat digunakan sebagai langkah terakhir setelah menempuh mekanisme di […]

  • Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

    Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Diketahui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Barat (PSSI SULBAR) baru saja menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) beberapa waktu lalu guna membahas sejumlah agenda penting terkait arah masa depan sepak bola di Daerah, Mamuju 8 Desember 2025. ‎Salah satu agenda penting yang menjadi pembahasan dalam Musyawarah tersebut adalah Pemilihan Ketua baru PSSI […]

  • Satgas BPI KPNPA RI Sulawesi Minta Pemeriksaan Etik Kapolres Pasangkayu Tetap Berjalan, Siap Jadi Saksi

    Satgas BPI KPNPA RI Sulawesi Minta Pemeriksaan Etik Kapolres Pasangkayu Tetap Berjalan, Siap Jadi Saksi

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Desakan agar proses pemeriksaan etik terhadap Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, tetap dilanjutkan terus menguat meski dugaan penganiayaan terhadap anggotanya, Bripda Azril Fauzi, telah berakhir dengan kesepakatan damai. Kali ini, dorongan datang dari Satgas Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Wilayah Sulawesi, Sadiman Pakayu. […]

  • Nasabah PNM Apresiasi Respons Cepat Perusahaan Tanggapi Keluhan Ketidaksesuaian Data

    Nasabah PNM Apresiasi Respons Cepat Perusahaan Tanggapi Keluhan Ketidaksesuaian Data

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM), H. Suriati, ikut angkat bicara terkait kasus dugaan ketidaksesuaian data nasabah yang belakangan menjadi perhatian. Suriati mengaku dirinya juga pernah mengalami persoalan ketidaksesuaian data sebagai nasabah PNM. Ia mengaku, keluhan tersebut mendapat respons cepat dari PNM. Ia mengatakan, PNM tidak membutuhkan waktu lama menindaklanjuti persoalan yang […]

  • HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Rusdi Hamid, hadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene ke-481 yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026). Peringatan hari jadi daerah tersebut mengusung tema “Laweang Diattonganang, Leteang Diamalaqbiang”, sebuah tema yang menjadi bagian penting dalam momentum peringatan perjalanan panjang Kabupaten Majene sekaligus refleksi terhadap […]

  • Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    • 0Komentar

    Polewali Mandar – Sulbarupdate.id – Di saat duka belum sepenuhnya reda, ketika kepergian orang tercinta masih menyisakan sunyi yang panjang, Hj. Fatmawati Salim memilih jalan yang penuh makna berbagi Al-Qur’an kepada komunitas pengajian di Polewali Mandar. Kepergian almarhum Salim S Mengga, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, bukan sekadar perpisahan antara dunia dan akhirat, tetapi juga pengingat […]

expand_less