Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 1.575
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Diketahui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Barat (PSSI SULBAR) baru saja menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) beberapa waktu lalu guna membahas sejumlah agenda penting terkait arah masa depan sepak bola di Daerah, Mamuju 8 Desember 2025.

‎Salah satu agenda penting yang menjadi pembahasan dalam Musyawarah tersebut adalah Pemilihan Ketua baru PSSI Sulbar, hal itu menandai akan berakhirnya masa kepemimpinan Agus Ambo Djiwa di PSSI Sulbar periode 2021 – 2025.

Apakah Agus Ambo Djiwa akan terpilih kembali atau harus digantikan dengan penantangnya, itu adalah keputusan forum nantinya berdasarkan hasil perhitungan suara.

Munculnya Nama Febrianto Wijaya.

Seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan Agus Ambo Djiwa menahkodai Asosiasi sepak bola di Sulbar, nama Febrianto Wijaya kini muncul bakal menjadi penantang baru bagi kandidat lain, termasuk Agus Ambo Djiwa sebagai petahana.

Lantas bagaimana karir Febrianto Wijaya dalam dunia Sepak Bola, seperti yang dikutip dari Okezone.com, kisah Febrianto Wijaya, pemain muda PSM Makassar yang tak disangka pernah berkarier di VfB Stuttgart salah satu tim papan atas Liga Jerman.

Namun jauh sebelum mengasah intelektualnya di VfB Stuttgart, Bos Anto’ sapaan akrab Febrianto Wijaya, pernah bercerita ke penulis Sulbarupdate.id, Bahwa dirinya pertama kali mengenal sepak bola dimasa waktu ia masih belia, tepatnya di Kecamatan Kalukku lingkungan Lombang – Lombang saat orang tuaya masih bermukim di sana sekira tahun 90an silam.

Ia sering bermain sepak bola bersama teman – teman semasa kecilnya di pinggiran pantai tepatnya di Talinting Lombang – Lombang Kecamatan Kalukku dan Kasiwa Kecamatan Mamuju sat itu, dari situlah bakat sepak bolanya di asah secara mandiri.

Singkatnya, Febrianto melanjutkan karirnya di Makassar Football School (MFS) 2000. Di sana Febrianto cukup berprestasi karena pernah membawa MFS 2000 ikut dalam ajang Piala Dunia Danone U-12 yang berlangsung di Prancis selama dua musim.

Setelah itu, Febrianto melanjutka kariernya di PSM Makassar pada 2003-2006. Kemudian, di tahun 2007, pria kelahiran Mamuju 20 Februari 1990 itu, Menggemparkan publik Tanah Air karena dikabarkan bergabung dengan VfB Stuttgart, salah satu tim papan atas Liga Utama Jerman. (Sumber okezone.com)

Pada tahun 2013, Febrianto mengambil keputusan yang membuat pecinta sepak bola tanah air tercengang, lantaran ia memutuskan untuk pensiun di usia 24 tahun.

Namun saat Febrianto memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola ia lebih fokus pada pembina sepab bola mulai dari Akademi PSM Makassar sampai di Sulawesi Barat khusunya Mamuju, ia mendirikan yayasan sepak bola di Mamuju untuk merekrut dan memfasilitasi anak – anak berbakat menyalurkan bakatnya sampai pada kanca Nasional bahkan internasional.

Oleh sebab itu tak heran jika banyak pemain – pemain sepak bola ternama di Mamuju maupun pecinta sepak bola, mendukung penuh Febrianto Wijaya sebagai Ketua PSSI Sulbar sebab perhatian dan kecintaan serta kepedulianya terhadap Sepak Bola Sulawesi Barat, tidak diragukan lagi dan dinilai mampu membawa sepak bola Sulawesi Barat semakin diperhitungkan di level Nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Balap Liar di Tinambung Jadi Perhatian Serius Lantas Polres Polman

    Aksi Balap Liar di Tinambung Jadi Perhatian Serius Lantas Polres Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Aksi balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polewali Mandar menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta melakukan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat pengguna jalan. Kasat […]

  • Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memicu banjir luapan sungai di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kamis (14/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga terdampak, bahkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. ​Dampak terparah dilaporkan dialami oleh Darman, warga Dusun Kanang, Desa Hahangan. Rumah miliknya […]

  • Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memicu polemik di panggung politik nasional. Perdebatan ini mencuat setelah sejumlah elite partai politik mulai menyuarakan urgensi perubahan sistem pemilihan demi efisiensi anggaran negara. Wacana ini kembali menguat pasca pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti tingginya biaya politik […]

  • Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sorotan terhadap keterbukaan informasi publik mengenai progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akhirnya mendapat respon pihak pengelola.  Proyek pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran negara itu sebelumnya disorot media lantaran diduga pihak pengelola berjarak saat ditanya progres pekerjaan. Sebelumnya, sejumlah awak media […]

  • Nelayan Majene Mengeluh Ngaku Sulit Dapat BBM, Begini Respon SPBU Rangas 

    Nelayan Majene Mengeluh Ngaku Sulit Dapat BBM, Begini Respon SPBU Rangas 

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Sejumlah nelayan di Kabupaten Majene mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan melaut. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas nelayan yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM sebagai bahan bakar perahu. Keluhan muncul setelah pihak SPBU Rangas memberlakukan pembatasan sementara terhadap pengisian BBM menggunakan jerigen. Kebijakan tersebut membuat sebagian nelayan […]

  • Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan. Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 […]

expand_less