PNM Dorong Ekonomi Keluarga dan Pendidikan Anak Nasabah Melalui Program Beasiswa
- account_circle Ancha
- calendar_month Ming, 2 Agu 2026
- visibility 80
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera.
Tak hanya memberikan modal usaha, lembaga pembiayaan di bawah naungan Danantara Indonesia ini juga menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak nasabah melalui PNM Scholarship Program. Langkah ini menyasar salah satu persoalan mendasar di Indonesia.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2025, sebanyak 2.922.607 anak usia 7–18 tahun di Indonesia tidak mengenyam bangku sekolah, dengan 20,35 persen di antaranya terkendala ketiadaan biaya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PNM menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 1.590 anak nasabah pada tahun 2026. Bantuan ini mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga Perguruan Tinggi.
Manfaat ganda dari program pembiayaan dan beasiswa ini dirasakan langsung oleh Mariana binti Yonatan, nasabah PNM Mekaar Unit Mamasa, Sulawesi Barat.
Dimulai dari pembiayaan awal sebesar Rp3.000.000, kini usahanya terus berkembang dengan plafon pembiayaan mencapai Rp5.000.000.
”Modal yang saya kelola membuat usaha semakin berkembang dan hasilnya membantu kebutuhan sehari-hari. Kami sangat bersyukur anak kami juga menerima beasiswa sehingga bisa terus bersekolah dan mengejar cita-citanya,” ungkap Mariana pada Sabtu (25/7/2026).
Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugrah, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga tidak dapat dipisahkan dari akses pendidikan anak.
Menurutnya, dampak pembiayaan akan jauh lebih kuat jika keberlanjutannya dapat dirasakan oleh seluruh anggota keluarga.
”Melalui PNM Scholarship Program, kami mendukung biaya pendidikan anak nasabah dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, SLB, pesantren, hingga jenjang D1–S1,” jelas Yazdi.
Yazdi berharap, kombinasi antara pertumbuhan usaha para ibu dan keterjaminan pendidikan anak dapat mencetak generasi muda yang lebih mandiri serta berdaya saing di masa depan.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
