Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

  • account_circle Amr
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima pengaduan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak, Selasa, 20 Januari 2026.

Pengaduan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD PPA, Nurcahyani, didampingi Kepala Seksi Pengaduan, Hasnia. Korban datang untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialami serta kondisi anak yang tidak mendapatkan hak pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan dasar secara layak.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, Kepala UPTD PPA Nurcahyani, menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada korban, baik secara psikologis, hukum, maupun sosial. Upaya ini sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”.

Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk akan ditangani secara serius sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“UPTD PPA hadir untuk memastikan korban, khususnya perempuan dan anak, mendapatkan perlindungan dan rasa aman. Setiap aduan yang masuk akan kami tindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” ujar Nurcahyani.

Sementara itu, Kasi Pengaduan UPTD PPA Hasnia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya akan melakukan asesmen awal untuk menentukan kebutuhan korban serta langkah penanganan selanjutnya, termasuk koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami akan melakukan pendampingan sejak tahap pengaduan, asesmen, hingga proses lanjutan. Yang terpenting, keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama,” jelas Hasnia.

Melalui UPTD PPA, Dinsos P3A dan PMD Sulbar terus berkomitmen memberikan layanan perlindungan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur RSUD Majene Hadiri Maulid Nabi di Rujab Bupati

    Direktur RSUD Majene Hadiri Maulid Nabi di Rujab Bupati

    • 0Komentar

    MAJENE, Supbarupdate.id – Direktur RSUD Majene, Rusdi Hamid, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Majene, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh […]

  • Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    ​MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepanikan melanda warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, setelah guncangan gempa bumi bermagnitudo (M) 6,7 yang berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, turut dirasakan kuat di wilayah mereka pada Selasa (16/6/2026). Getaran yang berlangsung selama beberapa menit tersebut memaksa masyarakat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. ​Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika […]

  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato, Polisi Lakukan Evakuasi

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato, Polisi Lakukan Evakuasi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga menemukan mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan Pantai Dato, Dusun Dato, Desa Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (18/9/2026). Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Sampaga Polresta Mamuju. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Kapolsek Sampaga Ipda Hariadi mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang […]

  • Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id — Dugaan kekerasan terhadap reporter Tribun Sulbar, Taufan, saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1 Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, kini ditangani Polres Pasangkayu. Taufan mengaku menerima ancaman dari pihak terlapor. Ia menirukan ucapan tersebut, “Kalau kau lapor polisi, saya tunggu laporanmu. Saya tunggu beraninya melapor polisi.” Laporan dugaan kekerasan tersebut kini dalam proses […]

  • Pupuk Gratis Dikeluhkan, Ketua Kelompok Tani Saluahok Ngaku Dipersulit Penyalur

    Pupuk Gratis Dikeluhkan, Ketua Kelompok Tani Saluahok Ngaku Dipersulit Penyalur

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program pupuk gratis yang semestinya meringankan beban petani justru dikeluhkan sejumlah ketua kelompok tani di Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Mereka mengaku kesulitan mengambil jatah pupuk di penyalur wilayah Keppe, Desa Rantebulahan, meski telah membawa persyaratan yang dibutuhkan. Salah satu keluhan disampaikan Ketua Kelompok Tani, Hasan. Ia mengaku datang […]

  • Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima kunjungan kerja dari Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2026 di wilayah Sulawesi Barat. ​Rombongan tim disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, di Ruang Aula Lantai […]

expand_less