Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sorotan terhadap keterbukaan informasi publik mengenai progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akhirnya mendapat respon pihak pengelola. 

Proyek pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran negara itu sebelumnya disorot media lantaran diduga pihak pengelola berjarak saat ditanya progres pekerjaan.

Sebelumnya, sejumlah awak media mendatangi lokasi untuk mengakses informasi mengenai perkembangan pekerjaan di lapangan.

Namun, pihak pengelola seolah menutup akses informasi mengenai sejauh mana progres pembangunan fasilitas kesehatan itu. 

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik. Sebab, pembangunan fasilitas kesehatan milik negara bukan semata-mata perkara konstruksi, melainkan bagian dari investasi pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. 

Karena itu, progres dan mutu pekerjaan, hingga target penyelesaian menjadi informasi yang layak diketahui publik.

Sejumlah wartawan kemudian mendatangi lokasi pembangunan untuk memperoleh keterangan langsung mengenai perkembangan proyek.

Namun, proses peliputan di lokasi sempat mengalami kendala akses informasi. Situasi tersebut kemudian memunculkan kesan bahwa pihak pengelola proyek membatasi ruang wartawan dalam memperoleh informasi.

Proses Wawancara awak media kepada Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, bersama Tenaga ahli Kedeputian IV kepresidenan, Steven Pratama di RSUD Satelit Tobadak, Kamis (10/9/2026) malam. Foto/Ruly Syamsil. 

 

Persoalan itu akhirnya mendapat tanggapan dari Project Manager PT PP (Persero) Tbk, Agus Suryono.

Agus membantah adanya kebijakan untuk menutup akses informasi bagi wartawan. Menurutnya, persoalan yang terjadi di lapangan lebih disebabkan oleh miskomunikasi antara petugas proyek dan awak media.

“Menurut kami, itu hanya kesalahan miskomunikasi antara teman-teman di lokasi proyek dengan kawan-kawan wartawan,” ujar Agus saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (10/9/2026) malam.

Meski demikian, Agus menyatakan pihaknya memahami pentingnya keterbukaan informasi, terutama terhadap progres pembangunan rumah sakit yang menjadi salah satu proyek strategis bagi pelayanan kesehatan masyarakat Mamuju Tengah.

Ia memastikan pihak pengelola proyek akan menyiapkan mekanisme khusus agar wartawan dapat memperoleh informasi secara lebih terarah ketika melakukan peliputan di lokasi.

“Jadi untuk ke depannya akan ada satu tim yang ditempatkan di lapangan untuk memfasilitasi jika ada kawan-kawan wartawan nantinya yang ingin mencari informasi mengenai pembangunan Rumah Sakit PHTC,” jelasnya.

Di tengah polemik mengenai akses informasi tersebut, perkembangan fisik pembangunan Rumah Sakit PHTC juga menjadi perhatian.

Perwakilan Kementerian Kesehatan, Hasria, yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tiba di Mamuju Tengah pada Kamis sore untuk melihat langsung kondisi pembangunan rumah sakit tersebut.

Hasria mengatakan, proyek saat ini telah memasuki minggu ke-15 pelaksanaan pekerjaan. Berdasarkan pemantauan terakhir, progres pembangunan tercatat mencapai 30,89 persen.

“Untuk saat ini pembangunan telah memasuki minggu ke-15 dan alhamdulillah masih positif. Progresnya sekitar 30,89 persen,” kata Hasria.

Hasria katakan, pemerintah berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan rumah sakit tersebut tidak mengalami keterlambatan.

“Harapan kita, proyek ini bisa tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan Presiden Prabowo, yakni di akhir tahun,” ujarnya.

Target tersebut tentu menjadi pekerjaan penting bagi seluruh pihak yang terlibat. Pasalnya, keberhasilan sebuah proyek pemerintah tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan secara fisik, tetapi juga dari ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, penggunaan anggaran, serta sejauh mana hasil pembangunan benar-benar dapat segera dirasakan masyarakat.

Di titik inilah keterbukaan informasi menjadi penting. Ketika proyek menggunakan uang negara dan dibangun untuk kepentingan publik, informasi mengenai progres pekerjaan semestinya tidak berhenti di balik pagar proyek. 

Publik berhak mengetahui sejauh mana pembangunan berjalan, sementara media memiliki fungsi kontrol untuk memastikan proses pembangunan tetap berada dalam koridor kepentingan masyarakat.

Sebab, transparansi bukan sekadar membuka pintu kepada wartawan, tetapi memastikan setiap rupiah uang negara yang dibelanjakan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.(**) 

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di HUT ke-13 Tahun Bumi Lalla Tassisara, Ini Harapan Bupati Mamuju Tengah

    Di HUT ke-13 Tahun Bumi Lalla Tassisara, Ini Harapan Bupati Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Minggu, 14 Desember 2025, menandai tonggak penting dalam perjalanan daerah otonom yang sarat dinamika dan progresivitas. Terlahir sebagai entitas hasil pemekaran dari Kabupaten Mamuju, Mateng secara impresif telah bertransformasi menjadi salah satu lokomotif utama perekonomian dan pembangunan di Provinsi […]

  • Di Balik Seragam Polisi, Kisah Pengabdian Bripka Nur Alam di Pedalaman Mamasa

    Di Balik Seragam Polisi, Kisah Pengabdian Bripka Nur Alam di Pedalaman Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seragam kepolisian tak selalu identik dengan patroli, penegakan hukum, dan menjaga keamanan. Di pedalaman Kabupaten Mamasa, seorang anggota Polri memilih mengisi sebagian waktunya dengan kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki arti bagi anak-anak di wilayah binaannya yakni mengajarkan Al-Qur’an. Dia adalah Bripka Muh Nur Alam, anggota Polsek Mambi, Polres Mamasa, yang juga bertugas […]

  • Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba, 7 Tersangka ada Oknum ASN

    Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba, 7 Tersangka ada Oknum ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satres narkoba) Polresta Mamuju meningkatkan intensitas pemberantasan narkotika pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Hasilnya, petugas berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan sabu dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. ​Kasat Narkoba AKP Sigit Nugroho mengatakan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kekhusyukan masyarakat menjelang bulan puasa. ​Dari tujuh […]

  • Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan silaturahmi dari BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Staf Keuangan Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar, Masita, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial, P3A dan Pemdes Sulbar, […]

  • Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) tahun 2026, Rabu (14/1/2026). Pengumuman tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor: 900.1.13.2/002/Pansel-BUMD/I/2026. Proses seleksi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan direksi di perusahaan daerah tersebut setelah masa jabatan sebelumnya berakhir. Dari hasil verifikasi […]

  • El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    • 0Komentar

    Jeddah, Sulbarupdate.id- Oleh: Al-Haqq (Ar-Rahman) El Clásico (Fc Barcelona vs Real Madrid Fc) selalu dijual sebagai rivalitas olahraga terbesar di dunia, tetapi narasi itu terlalu sempit dan menyesatkan. Pertandingan antara FC Barcelona dan Real Madrid sejatinya adalah pertarungan politik yang diwariskan sejarah, konflik identitas yang dibungkus dalam 90 menit sepak bola. Di lapangan mungkin hanya […]

expand_less