Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • visibility 732
  • comment 1 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyampaikan penekanan serius terhadap urgensi penguatan mitigasi bencana di seluruh penjuru wilayah di Sulbar.

Seruan ini muncul menyikapi tren peningkatan insiden bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia belakangan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka ketika dimintai tanggapan mengenai kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kian mengancam, Rabu, 3 Desember 2025.

SDK mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulbar telah mengambil langkah proaktif jauh sebelum rentetan bencana terjadi.

Pihaknya, kata SDK, telah menerbitkan surat edaran yang menggarisbawahi langkah-langkah mitigasi komprehensif di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Sebelum terjadi bencana di mana-mana, saya sudah keluarkan surat edaran untuk kita melakukan mitigasi,” jelasnya.

Secara khusus, SDK menyoroti akar permasalahan yang dinilai menjadi kontributor utama tingginya kerentanan bencana, yakni kerusakan lingkungan yang masif dan berkelanjutan.

Ia mengevaluasi bahwa selama ini, kepentingan kelestarian lingkungan acap kali dikalahkan saat berhadapan dengan kepentingan ekonomi.

“Memang lingkungan itu harus kita bersahabat. Kalau selalu dihadapkan antara kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan, maka kepentingan lingkungan selalu kalah,” tutur orang nomor satu di Sulbar itu.

Menurutnya, pola pikir yang menomorduakan lingkungan ini harus segera diubah. Bencana yang terjadi mutakhir ini, seyogyanya menjadi peringatan keras bahwa keseimbangan fundamental antara pembangunan ekonomi dan kelestarian ekologis adalah suatu keharusan yang tak terhindarkan.

“Kita harus sadar bahwa kita harus menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan. Jangan ada yang kalah salah satunya, karena ekonomi penting, tapi lingkungan juga penting,” uangkapnya.

Lebih lanjut, Suhardi Duka menekankan bahwa pemerintah wajib menempatkan diri pada posisi yang seimbang, atau “fifty-fifty”, dalam menilai setiap aktivitas pembangunan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan ekonomi yang dampak kerusakannya lebih besar ketimbang pendapatan yang dihasilkan, tidak boleh dilanjutkan.

“Kalau kerusakan lingkungannya lebih berat ketimbang revenue yang kita dapat dari pembalakan dan lain sebagainya, saya kira itu tidak bisa kita lakukan,” jelasnya.

Melalui sikap yang tegas dan terukur ini, Pemerintah Provinsi Sulbar menaruh harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan — mulai dari pemerintah daerah, para pelaku usaha, hingga masyarakat — dapat meningkatkan kehati-hatian, serta berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Hal ini dinilai krusial demi menekan risiko bencana yang mungkin terjadi di masa depan.(**)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Malabo Demo di Kantor Bupati Mamasa Tolak Pembangunan TPA di Salurano

    BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Malabo Demo di Kantor Bupati Mamasa Tolak Pembangunan TPA di Salurano

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Malabo dari Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Mamasa, Rabu (22/7/2026).  Ratusan warga menuntut agar rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di wilayah Salurano, Desa Malabo, dibatalkan sepenuhnya. Warga menolak keras pembangunan TPA di wilayah tersebut sebab dianggap akan membahayakan kesehatan lingkungan. Massa […]

  • Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Pamapta Polresta Mamuju mengamankan seorang pemuda berinisial RA (25) setelah kedapatan mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Angsa, samping Wisma Darussalam, Kabupaten Mamuju, Minggu (8/2/2026) dini hari. ​Aksi nekat pelaku sempat memicu kepanikan warga sekitar sebelum akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian. ​Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman […]

  • Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    • 0Komentar

    ​TOBADAK, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) menunjukkan tren kinerja positif sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Di bawah visi besar menjadi daerah agropolitan yang maju dan berkelanjutan, kabupaten berjuluk “Bumi Manakarra” ini berhasil mencatatkan rapor hijau pada berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga reformasi birokrasi. ​Berdasarkan data capaian pembangunan, ekonomi Mamuju […]

  • Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, catat kinerja signifikan dalam pengembalian aset negara dengan menyita dana hasil tindak pidana korupsi senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut terperinci dari uang pengganti sebesar Rp1.272.262.000, yang ditambah dengan pembayaran denda sejumlah Rp250.000.000, dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Seluruh dana sitaan tersebut […]

  • Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

    Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen sektor perkebunan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus mengakselerasi penetapan kebun sumber benih kakao di wilayah Sulbar. Langkah ini diambil untuk memastikan petani mendapatkan akses terhadap benih unggul dan bersertifikat guna mendukung program pengembangan tanaman perkebunan. Hal […]

  • Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tahap pertama, kini gelombang kedua penghentian operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun sulbarupdate.id selasa 7/4/2026, merujuk pada pembaruan Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Barat per 9 Februari 2026, jumlah […]

expand_less