Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Ratusan massa aksi dari Desa Malabo dan Desa Salurano yang menggelar aksi damai di Kantor Bupati Mamasa, kecewa lantaran tidak ditemui Bupati Mamasa, Rabu (22/7)2026).

Massa yang datang untuk menolak aktivasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Salurano Kecamatan Tandukalua Kabupaten Mamasa, merasa diabaikan karena kepala daerah tidak menemui mereka untuk berdialog secara langsung.

Peserta aksi menilai, sikap bupati yang enggan menemui rakyatnya membuat aspirasi mendesak terkait ancaman pencemaran lingkungan tidak mendapat tanggapan pasti dari pemerintah daerah.

Massa aksi menegaskan bahwa kehadiran bupati sangat krusial untuk menjelaskan alasan di balik rencana aktivasi TPA yang berjarak hanya 300 meter dari permukiman.

Jarak yang terlampau dekat tersebut dikhawatirkan merusak lingkungan serta mencemari sungai yang menjadi sumber irigasi sawah warga.

Selain itu, ketidakhadiran bupati semakin menambah kecurigaan warga terkait proses penyusunan Dokumen Persetujuan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH).

Perwakilan massa aksi, Taufik Rama Wijaya, menyebut pemerintah daerah tidak transparan karena warga yang terdampak langsung tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan dokumen tersebut.

Melalui pernyataan sikap yang dibacakan di depan kantor bupati, massa menyampaikan rasa frustrasi mereka atas minimnya ruang dialog yang dibuka oleh pimpinan daerah.

Mereka mendesak Pemkab Mamasa segera membatalkan pengoperasian TPA Salurano, membuka dokumen lingkungan secara transparan, serta melibatkan masyarakat dalam setiap kebijakan yang mengancam ruang hidup warga.

Meski pulang dengan rasa kecewa tanpa bertemu bupati, massa membubarkan diri dengan tertib. Warga menegaskan tidak akan tinggal diam dan bersiap melanjutkan gerakan melalui jalur hukum, advokasi, hingga aksi massa susulan sampai bupati mau mendengarkan dan mengabulkan tuntutan mereka.

Hingga berita ini dirilis belum ada pernyataan dari pihak Pemkab Mamasa, atau Bupati Mamasa mengenai demonstrasi yang dilakukan warga tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Masyarakat Malabo dari Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Mamasa, Rabu (22/7/2026).

Ratusan warga menuntut agar rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di wilayah Salurano, Desa Malabo, dibatalkan sepenuhnya.

Warga menolak keras pembangunan TPA di wilayah tersebut sebab dianggap akan membahayakan kesehatan lingkungan.

Massa aksi mulai memadati halaman Kantor Bupati Mamasa sejak pukul 10:00 WITA dengan membawa spanduk dan poster berisi penolakan terhadap proyek tersebut.

Mereka mendesak agar pemerintah daerah mendengarkan aspirasi warga yang khawatir akan dampak buruk lingkungan dan kesehatan akibat keberadaan TPA tersebut di desa mereka.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap), Taufik Rama Wijaya, menegaskan sikap keras warga menolak TPA Salurano.

Ia menyatakan bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan yang dekat dari pemukiman warga sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

“Kami menolak keras pembangunan TPA di Salurano. Kehadiran TPA akan merusak lingkungan dan mengancam kesehatan anak cucu kami,” tegas Taufik di depan massa pendemo.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus DWP Mamuju Tengah 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Pemda Tekankan ini!

    Pengurus DWP Mamuju Tengah 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Pemda Tekankan ini!

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) masa bakti 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Mateng, Jln. Tammauni Pueballung, Selasa (7/4/2026). ​Pengukuhan dilakukan Ketua DWP Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Nurwati Juanda. Dalam struktur kepengurusan yang baru, Hj. Radia […]

  • Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025. Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional. Kamri menyoroti […]

  • APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025. APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda […]

  • Dugaan Monopoli Proyek Disdikpora Majene, Aparat Didesak Turun Tangan

    Dugaan Monopoli Proyek Disdikpora Majene, Aparat Didesak Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Dugaan praktik monopoli proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Majene tahun anggaran 2025 dan dilelang tahun 2025 mulai menjadi sorotan publik. Pegiat hukum, Muh. Falar Anwar, meminta aparat penegak hukum segera melakukan pengusutan terhadap dugaan adanya satu perusahaan yang mendominasi sejumlah paket proyek pembangunan […]

  • Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sorotan terhadap keterbukaan informasi publik mengenai progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akhirnya mendapat respon pihak pengelola.  Proyek pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran negara itu sebelumnya disorot media lantaran diduga pihak pengelola berjarak saat ditanya progres pekerjaan. Sebelumnya, sejumlah awak media […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

expand_less