Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 533
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional.

Kamri menyoroti tiga isu utama, yakni efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), realisasi janji 15 juta lapangan pekerjaan, serta praktik perampasan ruang hidup masyarakat.

Mereka menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan seluruh program pemerintah.

Koordinator Aksi, Yasmin, menyampaikan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi masyarakat dinilai belum menunjukkan efektivitas di lapangan dan rentan masalah tata kelola.

Kamri mempertanyakan mekanisme distribusi, sumber anggaran, serta dampak nyata MBG terhadap status gizi.

Kekhawatiran ini diperkuat dengan adanya dugaan kasus makanan basi di salah satu sekolah.

“Program sebesar MBG harus dievaluasi secara terbuka. Jangan sampai hanya menjadi proyek politis tanpa dampak signifikan bagi rakyat apalagi ditemukan kasus MBG makanan basi di SMPN 2 Majene,” tegas Yasmin dalam orasinya.

Selain MBG, Kamri juga menagih realisasi janji kampanye Presiden Prabowo untuk menciptakan 15 juta lapangan pekerjaan. Janji ini dinilai krusial di tengah tingginya angka pengangguran.

Menurut Kamri, pemerintah hingga kini belum menyajikan peta jalan yang jelas mengenai sektor-sektor penyerapan tenaga kerja.

Mereka menilai kebijakan ketenagakerjaan saat ini masih cenderung berpihak pada investasi besar tanpa disertai perlindungan yang memadai bagi pekerja.

“Lapangan kerja yang dijanjikan haruslah pekerjaan yang layak, bukan sekadar angka statistik tanpa jaminan kesejahteraan,” ujar Yasmin.

Isu perampasan ruang hidup masyarakat adat, petani, dan nelayan juga menjadi fokus utama dalam aksi ini. Kamri menilai banyak proyek pembangunan dan ekspansi industri yang mengorbankan hak asasi manusia melalui praktik penggusuran dan perampasan lahan.

Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan praktik tersebut dan meminta negara hadir sebagai pelindung rakyat, bukan justru memfasilitasi kepentingan korporasi.

“Pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan ruang hidup rakyat. Negara harus berpihak pada keadilan sosial,” ungkapnya.

Secara lokal, Kamri juga menyoroti kasus rumah makan Tipalayo di Majene yang dinilai hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari pihak berwenang.

Mereka menuntut pemerintah dan aparat terkait untuk memberikan penjelasan terbuka demi menjaga transparansi dan supremasi hukum.

Kamri menegaskan bahwa aksi dan tuntutan ini merupakan bentuk kontrol sosial. Mereka berharap pemerintah segera membuka ruang evaluasi kebijakan secara menyeluruh.

“Evaluasi kinerja bukan bentuk perlawanan, melainkan upaya memastikan negara berjalan sesuai amanat konstitusi dan kepentingan rakyat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Sumber: Juita

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyalahgunaan Data Warga oleh Oknum PNM, GMNI Mamasa Buka Posko Pengaduan

    Dugaan Penyalahgunaan Data Warga oleh Oknum PNM, GMNI Mamasa Buka Posko Pengaduan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau DPC GMNI Kabupaten Mamasa resmi membuka kembali Posko Pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban dugaan penyalahgunaan data pribadi oleh oknum di PT Permodalan Nasional Madani atau PNM pada Selasa, 30 Juni 2026. ​Langkah ini diambil menyusul terus mengalirnya laporan dari warga yang merasa dirugikan. […]

  • Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pihak kepolisian berhasil meringkus dua pria yang nekat melakukan aksi asusila berupa onani di dalam bus TransJakarta (TransJ) rute 1A (Balai Kota – Pantai Maju). Insiden yang terjadi pada Kamis (15/1/2026) tersebut kini telah masuk ke ranah hukum. Kronologi dan Penangkapan Aksi tidak terpuji ini terungkap setelah adanya laporan dari penumpang yang […]

  • Polres Mateng Ikuti Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri 2026

    Polres Mateng Ikuti Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengikuti Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Marannu Polda Sulawesi Barat, Minggu (13/9/2026). Audit tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, pengelolaan anggaran, serta kinerja organisasi di lingkungan kepolisian. Kegiatan dipimpin Ketua Tim […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    • 0Komentar

    Peran HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keterlibatannya dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini juga menyeret seorang kontraktor bernama Sarjan (SRJ). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan HM Kunang tidak hanya bertindak […]

  • Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

    Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 tahun ini menjadi pemantik diskusi serius mengenai arah gerak organisasi hijau-hitam tersebut. Di tengah perayaan seremonial, muncul seruan kuat agar HMI kembali pada khittah perjuangan yakni menjaga keseimbangan antara nafas Keislaman dan Keindonesiaan. ​Kader HMI Cabang Manakarra, Akbar, dalam refleksi kritisnya menyampaikan bahwa HMI tidak […]

  • Momentum HUT ke-25, Demokrat Mateng Gelar Aksi Peduli Lingkungan Sekligus Sambut HUT RI

    Momentum HUT ke-25, Demokrat Mateng Gelar Aksi Peduli Lingkungan Sekligus Sambut HUT RI

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menggelar aksi peduli lingkungan bertajuk “Gerakan Langit Biru Indonesia Asri” di kawasan KTM Benteng Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan […]

expand_less