Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 1.030
  • comment 0 komentar

Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025.

APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda Pemerintahan di tingkatan bawah yang bersentuhan lansung dengan masyarakat.

Saat dikonfirmasi Ketua APDESI Kabupaten Mamasa Abdul Rahman mengatakan hari ini ribuan Kepala desa dari berbagai Daerah berkumpul dengan satu tujuan yaitu menolak PMK No. 18 Tahun 2025.

“Seluruh pemerintah desa di Sulawesi Barat, bahkan di seluruh Indonesia, mendesak pencabutan PMK 81 karena aturan ini sangat merugikan masyarakat desa,” Ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak aturan baru ini berlaku, pencairan Dana Desa non-earmark terhenti di sebagian besar wilayah. Konsekuensi langsungnya adalah tertundanya pembayaran honor bagi kader, guru mengaji, dan berbagai layanan dasar lainnya yang vital bagi masyarakat.

“Kami sebagai pemerintah desa merasa iba sekaligus malu karena para kader dan guru mengaji yang sudah bertugas berbulan-bulan tidak dapat menerima hak honorarium mereka,” ungkapnya dengan prihatin.

Abdul Rahman menekankan bahwa aksi ini bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan upaya untuk menyuarakan harapan agar Presiden dapat memberikan solusi atas dampak negatif yang ditimbulkan oleh regulasi tersebut.

“Kami sepenuhnya mendukung program-program Bapak Presiden. Akan tetapi, PMK 81 harus dicabut karena telah mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat luas,” pungkas Abdul Rahman.

Sebagai informasi, PMK 81 Tahun 2025 adalah perubahan atas PMK Nomor 108 Tahun 2024 tentang Dana Desa 2025.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Rihardes Langi Memanna menyebut adanya dugaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) fiktif di di sejumlah OPD yang dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamasa. Aktivist mamasa ini bukan sekedar memberikan statement tanpa bukti dan alasan kuat, pihaknya mengaku mengantongi sejumlah bukti yang berindikasi pada dugaan penyimpangan prosedural aturan. Mantan […]

  • Menimbang Skenario Kursi Kosong Merdeka Barat

    Menimbang Skenario Kursi Kosong Merdeka Barat

    • 0Komentar

    Oleh: Firdaus. Sulbarupdate.id – Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memanaskan suhu politik di Medan Merdeka.  Kali ini, pemicunya adalah Gugatan Nomor Perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK). Diajukan oleh 12 pemohon, gugatan tersebut mempersoalkan keabsahan ijazah Gibran saat mendaftar Pilpres 2024—sebuah materi gugatan yang oleh kuasa hukum KPU dinilai sudah menyerempet wilayah […]

  • Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Pamapta Polresta Mamuju mengamankan seorang pemuda berinisial RA (25) setelah kedapatan mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Angsa, samping Wisma Darussalam, Kabupaten Mamuju, Minggu (8/2/2026) dini hari. ​Aksi nekat pelaku sempat memicu kepanikan warga sekitar sebelum akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian. ​Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman […]

  • Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kualitas pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam. Pasalnya, rentetan surat resmi yang dikeluarkan pemerintah dinilai kurang kajian dan cenderung ceroboh, sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Kritik tersebut disampaikan menyusul adanya dua produk hukum Pemda yang dianggap cacat secara substansi. Pertama, terkait pelaksanaan asesmen pejabat Eselon II yang […]

  • GMKI Mamasa Desak Pemeriksaan Dapur SPPG Tabulahan Usai Dugaan Keracunan MBG

    GMKI Mamasa Desak Pemeriksaan Dapur SPPG Tabulahan Usai Dugaan Keracunan MBG

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamasa mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tabulahan, menyusul dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan kejadian tersebut sebelumnya menyebabkan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Tabulahan mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Rante Koppe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa digegerkan dengan penemuan sosok pria dalam keadaan gantung diri di pohon. Identitas korban bernama Obed (69). Diduga pria paruh baya tersebut nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali. Korban ditemukan warga di pohon pada Senin, 29 Desember 2025 sekira pukul 21:00 Wita. […]

expand_less