Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Lima Jembatan Garuda di Majene Diresmikan, Akses Warga hingga Hasil Pertanian Makin Terbuka

Lima Jembatan Garuda di Majene Diresmikan, Akses Warga hingga Hasil Pertanian Makin Terbuka

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Harapan masyarakat di sejumlah wilayah pedesaan Kabupaten Majene untuk memiliki akses transportasi yang lebih mudah dan aman mendapat titik terang. 

Sebanyak lima Jembatan Garuda di Kabupaten Majene turut diresmikan dalam rangkaian kegiatan Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik Air Bersih yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat”, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video atau Zoom yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Di Kabupaten Majene, kegiatan dipusatkan di Jembatan Perintis Garuda, Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang.

Masyarakat Desa Adolang Dhua tampak antusias menyaksikan langsung salah satu program pembangunan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari warga, khususnya dalam membuka akses antardusun dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 1401/Majene Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., M.I.P. hadir mengikuti kegiatan tersebut bersama sejumlah unsur TNI, Polri, pemerintah dan aparat penegak hukum.

Turut hadir Kasdim 1401/Majene Mayor Arm Husain, Danramil 1401-02/Pamboang Kapten Inf Sahrir, Dan Unit Intel Kodim 1401/Majene Letda Kav Muhammad Yonas, Kabag SDM Polres Majene AKP H. Ashari, S.Sos., Jaksa Fungsional Bidang Intel Muhammad Naufal, S.H., serta masyarakat Desa Adolang Dhua.

Dalam sambutannya melalui sambungan Zoom, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan dan fasilitas air bersih merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara secara nyata di tengah masyarakat.

Menurut Presiden, keberadaan jembatan sangat penting untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar pergerakan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

Pembangunan tersebut tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai investasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah pedesaan dan kawasan yang membutuhkan akses infrastruktur dasar.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang selama ini turut mendukung berbagai program pembangunan pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah memberi manfaat kepada banyak orang,” ujar Prabowo.

Kelima jembatan tersebut terdiri atas dua unit Jembatan Aramco dan tiga unit Jembatan Gantung Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini menghadapi tantangan dalam mobilitas akibat kondisi geografis dan keterbatasan sarana penghubung.

Bagi masyarakat pedesaan, jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Lebih dari itu, jembatan menjadi jalur penting untuk mengakses sekolah, lahan pertanian, fasilitas pelayanan publik, pusat perekonomian hingga berbagai kebutuhan sosial masyarakat.

Dandim 1401/Majene Letkol Czi Aji Setyawan menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda di Desa Adolang Dhua memiliki arti penting bagi masyarakat setempat.

“Jembatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan juga menjadi akses penting bagi para petani untuk mengangkut hasil pertanian serta memudahkan anak-anak sekolah menuju tempat belajar,” ujarnya.

Bagi warga, pembangunan jembatan memiliki dampak yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar memperpendek jarak perjalanan.

Akses yang lebih baik memungkinkan masyarakat mengangkut hasil pertanian dengan lebih mudah. Hasil kebun maupun komoditas pertanian yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar untuk dibawa keluar wilayah kini diharapkan dapat dipasarkan dengan lebih efisien.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan dampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat. Jembatan juga memiliki peran penting dalam sektor pendidikan. Anak-anak yang setiap hari harus menuju sekolah membutuhkan akses yang aman dan mudah.

Dengan tersedianya jembatan, perjalanan menuju tempat belajar diharapkan menjadi lebih lancar sehingga tidak lagi terlalu bergantung pada kondisi akses yang sulit.

Selain itu, keberadaan jembatan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan pemerintahan, kesehatan, perdagangan maupun kebutuhan sosial lainnya.

Dengan demikian, pembangunan Jembatan Garuda di Majene memiliki nilai strategis karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Dandim Ajak Warga Rawat Fasilitas yang Telah Dibangun

Dandim 1401/Majene juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Perintis Garuda yang telah dibangun.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Jembatan yang dibangun dengan anggaran dan tenaga besar akan memberikan manfaat maksimal apabila masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberadaannya.

“Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan harus diikuti dengan kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak hanya memanfaatkan jembatan sebagai sarana penghubung, tetapi juga ikut menjaga kebersihan, keamanan dan kondisi fisiknya.

Perawatan secara bersama-sama menjadi penting agar fasilitas tersebut dapat terus digunakan oleh generasi berikutnya.

TNI Bersama Pemerintah Dukung Pemerataan Pembangunan

Kodim 1401/Majene bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mendukung program strategis pemerintah yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan.

Kehadiran TNI dalam program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kesejahteraan dan ketahanan sosial di wilayah.

Program pembangunan jembatan dan penyediaan akses air bersih diharapkan tidak berhenti pada seremoni peresmian. Infrastruktur tersebut harus benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Di tengah kondisi geografis Majene yang memiliki wilayah pedesaan dan sejumlah kawasan dengan tantangan akses, pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Iapun menyebut peresmian lima Jembatan Garuda di Kabupaten Majene pun menjadi momentum penting bahwa pembangunan infrastruktur harus terus diarahkan pada kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Harapan Baru dari Jembatan Garuda

Bagi masyarakat Desa Adolang Dhua dan wilayah lain yang mendapatkan fasilitas serupa, kehadiran Jembatan Garuda menjadi simbol terbukanya akses dan peluang baru.

Jembatan yang berdiri kokoh bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan berbagai kesempatan—mulai dari pendidikan, perdagangan, pertanian hingga pelayanan publik.

Semangat “Negara Hadir untuk Rakyat” pun diharapkan benar-benar dapat dirasakan masyarakat melalui pembangunan yang memberikan manfaat langsung.

Dengan dukungan pemerintah, TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, keberadaan Jembatan Garuda diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Majene.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil. Audiensi ini membahas rencana pembentukan […]

  • Seorang Montir di Makassar Tewas Tersengat Listrik

    Seorang Montir di Makassar Tewas Tersengat Listrik

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Insiden maut menimpa seorang pekerja di Jalan Bung Permai, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Jumat (30/1/2026) siang. Korban bernama Djufri (43), seorang montir bengkel, dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat sedang mengecat atap sebuah indekos. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf mengatakan, peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya, […]

  • Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa mengalifungsikan dua aset, aset yang dialifungsikan yakni Lapangan Kondosapata dan Pasar Barra- barra. Lapangan Kondosapata dialifungsikan menjadi tempat jualan Usaha Mikro Menengah( UMKM), sejumlah lapak berjejer di pinggir Lapangan Kondosapata. Lapak yang berdiri itu tiap malam ramai di kunjungi pengunjung. Sedangkan Pasar Barra-barra yang berada di Desa Bombong […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    • 0Komentar

    JAKARTA, sulbarupdate.id – Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. “Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers […]

  • Hibah Lahan Disiapkan, Pengembangan Bandara Tampa Padang Dipercepat

    Hibah Lahan Disiapkan, Pengembangan Bandara Tampa Padang Dipercepat

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate – Upaya memperkuat konektivitas udara di Sulawesi Barat terus dipacu Pemerintah Provinsi Sulbar. Salah satu langkah krusial yang kini dimatangkan adalah penuntasan pembebasan serta hibah lahan sebagai fondasi pengembangan Bandara Tampa Padang. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub), Pemprov Sulbar menggelar rapat persiapan hibah lahan bandara tahap awal, Kamis, […]

expand_less