Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 525
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU.

Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari Pangali–Ali hingga Totolisi, Kecamatan Sendana.

Banyak nelayan terpaksa memarkir kapalnya karena kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

Rusman, pemilik kapal nelayan Sinar Wahyu, mengungkapkan bahwa krisis solar kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk mendapatkan beberapa liter solar subsidi, para nelayan bahkan harus rela mengantre di SPBU sejak pukul 03.00 dini hari.

“Kami rela antre dari subuh, tetapi kadang tetap tidak kebagian karena stok telanjur habis. Kalau begini terus, kami tidak bisa melaut dan otomatis tidak ada penghasilan,” keluh Rusman, Sabtu (16/5/2026).

Keluhan serupa datang dari Sitinayae, seorang pemilik perahu di wilayah Totolisi. Ia mengaku terpaksa membatalkan jadwal melaut selama beberapa hari terakhir karena kehabisan solar setelah berkeliling mencari bahan bakar.

Para nelayan mensinyalir adanya aktivitas pembelian solar yang tidak wajar di sejumlah SPBU.

Mereka menduga ada oknum tertentu yang memborong solar subsidi menggunakan mobil pick-up dan kendaraan roda tiga (bentor) untuk ditimbun atau dijual kembali dengan harga tinggi di tingkat pengecer.

Lemahnya pengawasan di lapangan dituding menjadi celah terjadinya penyalahgunaan tersebut.

Oleh karena itu, nelayan mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan inspeksi mendadak dan menertibkan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

Jika krisis ini terus dibiarkan, roda perekonomian masyarakat pesisir Majene dipastikan akan semakin terpuruk.

Selain memutus mata pencaharian langsung para nelayan, kelangkaan solar ini juga mengancam rantai pasok pangan daerah.

Berkurangnya intensitas nelayan yang melaut diprediksi akan memicu kelangkaan pasokan ikan di pasar tradisional, yang pada akhirnya berdampak pada lonjakan harga ikan di tingkat konsumen.

Nelayan mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera merumuskan regulasi atau mekanisme distribusi khusus yang memprioritaskan nelayan kecil sebelum situasi memburuk dan memicu keresahan sosial yang lebih luas.(***)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan Barat, di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjangkau 31 satuan pendidikan dan 12 posyandu […]

  • Festival Angittimor Majene Lestarikan Tradisi Lokal

    Festival Angittimor Majene Lestarikan Tradisi Lokal

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Lembaga Masyarakat Lampu Paindo Peduli Kepariwisataan Indonesia berkolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Tengah menggelar Festival Angittimor di Lapangan Tembak Moloku, Lingkungan Moloku, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (20/8/2026). Festival mengusung tema “Mappatodong Tinjaq, Mappakaraya Assimemangang” yang berarti “Menunaikan Nazar, Merayakan Tradisi”. Kegiatan ini menjadi upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi […]

  • Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    • 1Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di tanah yang dipagari pegunungan kokoh dan kabut pagi yang abadi, seorang putra Mambi lahir membawa garis tangan sebagai pencatat zaman. Sarman Sahuding, sosok yang namanya kini identik dengan ketajaman literasi di Sulawesi Barat, bukan sekadar pelapor berita. Ia adalah penenun narasi yang kini sedang bertransformasi dari sekadar pemburu tenggat menjadi penjaga […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Refleksi HAB ke-80: Sekda Sulbar Ingatkan Peran Kemenag Kunci Keamanan dan Kerukunan Daerah

    Refleksi HAB ke-80: Sekda Sulbar Ingatkan Peran Kemenag Kunci Keamanan dan Kerukunan Daerah

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, PASANGKAYU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Pasangkayu, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara tersebut diikuti kurang lebih 4.000 peserta yang terdiri dari jajaran […]

expand_less