Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 413
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU.

Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari Pangali–Ali hingga Totolisi, Kecamatan Sendana.

Banyak nelayan terpaksa memarkir kapalnya karena kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

Rusman, pemilik kapal nelayan Sinar Wahyu, mengungkapkan bahwa krisis solar kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk mendapatkan beberapa liter solar subsidi, para nelayan bahkan harus rela mengantre di SPBU sejak pukul 03.00 dini hari.

“Kami rela antre dari subuh, tetapi kadang tetap tidak kebagian karena stok telanjur habis. Kalau begini terus, kami tidak bisa melaut dan otomatis tidak ada penghasilan,” keluh Rusman, Sabtu (16/5/2026).

Keluhan serupa datang dari Sitinayae, seorang pemilik perahu di wilayah Totolisi. Ia mengaku terpaksa membatalkan jadwal melaut selama beberapa hari terakhir karena kehabisan solar setelah berkeliling mencari bahan bakar.

Para nelayan mensinyalir adanya aktivitas pembelian solar yang tidak wajar di sejumlah SPBU.

Mereka menduga ada oknum tertentu yang memborong solar subsidi menggunakan mobil pick-up dan kendaraan roda tiga (bentor) untuk ditimbun atau dijual kembali dengan harga tinggi di tingkat pengecer.

Lemahnya pengawasan di lapangan dituding menjadi celah terjadinya penyalahgunaan tersebut.

Oleh karena itu, nelayan mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan inspeksi mendadak dan menertibkan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

Jika krisis ini terus dibiarkan, roda perekonomian masyarakat pesisir Majene dipastikan akan semakin terpuruk.

Selain memutus mata pencaharian langsung para nelayan, kelangkaan solar ini juga mengancam rantai pasok pangan daerah.

Berkurangnya intensitas nelayan yang melaut diprediksi akan memicu kelangkaan pasokan ikan di pasar tradisional, yang pada akhirnya berdampak pada lonjakan harga ikan di tingkat konsumen.

Nelayan mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera merumuskan regulasi atau mekanisme distribusi khusus yang memprioritaskan nelayan kecil sebelum situasi memburuk dan memicu keresahan sosial yang lebih luas.(***)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muzakir Manaf: Panglima GAM, Gubernur Pahlawan Hati Rakyat Aceh

    Muzakir Manaf: Panglima GAM, Gubernur Pahlawan Hati Rakyat Aceh

    • 0Komentar

    Aceh, Sulbarupdate.id – Nama Muzakir Manaf sudah lama melekat kuat dalam ingatan kolektif rakyat Aceh. Nyaris, tidak ada warga di Tanah Rencong ini yang tak mengenal sosok pria berwajah tampan, tegas dan berkarisma itu. Apalagi sekarang ini, di saat-saat Aceh sedang pemulihan pascabanjir. Hampir tidak ada media massa dan media sosial yang tidak mengekspos Mualem, […]

  • Dalam dua Bulan, Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba 

    Dalam dua Bulan, Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba 

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mamuju kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dari Maret-April 2026, Polresta Mamuju berhasil mengungkap sedikitnya empat kasus Narkoba. Pada Maret 2026, Satnarkoba berhasil mengamankan seorang pria berinisial ABT (22), warga asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dalam penangkapan tersebut, pihaknya menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan […]

  • Dongkrak Ekonomi Desa, Pemdes Salubulo Panen Perdana 2 Ton Semangka

    Dongkrak Ekonomi Desa, Pemdes Salubulo Panen Perdana 2 Ton Semangka

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Desa Salubulo, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan ekonomi desa. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Maju Bersama, desa ini berhasil mencatatkan prestasi dengan panen perdana buah semangka yang mencapai hampir dua ton. Keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas program pemberdayaan ekonomi yang dicanangkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Salubulo. […]

  • Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah transformasi visual dan spiritual kembali memukau khalayak pada penghujung tahun di Mamasa. Destinasi yang dikenal sebagai Wisata Kampung Natal di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, menjadi episentrum keramaian malam, memancarkan pesona yang tak tertandingi. ​Lokasi nan elok ini, yang mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, […]

  • Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    • 0Komentar

    Cilandak Jakarta Selatan – Sulbarupdateid – Jauh di timur, langit Sulawesi Barat seakan ikut merunduk, merasakan duka yang sama. Pada Minggu, 1 Februari 2026, kepergian Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, menyelimuti tanah Mandar hingga perantauan dengan kesedihan yang dalam, meski prosesi persemayaman berlangsung di rumah duka Cilandak, Jakarta Selatan. Di hadapan […]

  • Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang. Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026). Peristiwa ini bukan […]

expand_less