Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 738
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia atau KAMRI dalam waktu dekat dikabarkan akan segera melayangkan laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri Majene terkait dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam proses tender sejumlah proyek pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene.

Ketua KAMRI, Muh Firzam, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah mengumpulkan berbagai dokumen dan data pendukung untuk memperkuat laporan yang akan disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, proyek yang tersebar di 12 titik di wilayah Kabupaten Majene diduga dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang berasal dari luar daerah.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan pertanyaan serius terkait proses persaingan dalam mekanisme tender, transparansi pelaksanaan lelang, hingga dugaan adanya praktik persekongkolan yang mengarah pada pelanggaran hukum.

Muh Firzam menyampaikan bahwa KAMRI menemukan indikasi adanya pola pengondisian dalam proses tender yang berpotensi merugikan pelaku usaha lokal dan menghambat terciptanya persaingan usaha yang sehat sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami menilai ada dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam proses tender proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Majene. Karena itu kami akan segera melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Negeri Majene agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh,” tegas Muh Firzam.

Ia menambahkan, dugaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan dominasi perusahaan tertentu dalam pelaksanaan proyek, namun juga berpotensi mengarah pada dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat pemerintah yang terlibat dalam proses pengadaan.

Firzam menduga terdapat indikasi kolaborasi, permufakatan jahat, hingga persekongkolan dalam proses penentuan pemenang tender yang mengakibatkan rusaknya iklim persaingan usaha yang sehat di Kabupaten Majene.

Menurut Firzam, apabila dugaan tersebut terbukti, maka tindakan tersebut berpotensi melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Dalam undang-undang tersebut secara tegas dijelaskan bahwa pelaku usaha dilarang melakukan persekongkolan dengan pihak lain untuk mengatur atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

Selain itu, Firzam juga menyoroti kemungkinan adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Firzam menegaskan bahwa apabila terdapat tindakan kolaborasi yang dilakukan secara melawan hukum dan menguntungkan pihak tertentu hingga merugikan keuangan negara, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk serius mengusut dugaan ini. Jangan sampai praktik-praktik yang mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam pengadaan proyek pemerintah terus terjadi di Kabupaten Majene,” ujarnya.

Firzam juga mendesak agar seluruh proses pengadaan proyek pada Dinas Pendidikan Kabupaten Majene dilakukan secara terbuka dan akuntabel, termasuk membuka seluruh dokumen tender kepada publik guna memastikan tidak adanya praktik pengaturan pemenang.

Selain itu, KAMRI meminta agar aparat penegak hukum memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat, baik dari unsur penyelenggara negara maupun pihak perusahaan yang memenangkan proyek tersebut.

Firzam menilai bahwa keberadaan proyek pemerintah seharusnya mampu memberikan ruang yang adil bagi pelaku usaha lokal untuk ikut bersaing secara sehat, bukan justru memunculkan dugaan monopoli oleh kelompok tertentu.

Ia juga menegaskan bahwa langkah pelaporan yang dilakukan KAMRI merupakan bentuk kontrol sosial dan upaya mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Firzam berharap Kejaksaan Negeri Majene dapat segera melakukan celah dan penyelidikan atas laporan yang nantinya akan disampaikan, sehingga persoalan tersebut dapat diungkap secara terang benderang demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan warnai pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi di Lapangan Sport Center, Dusun Pande-Pandeng, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (27/05/2026). Momentum hari besar bagi seluruh umat Islam ini dihadiri Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri Tammalele, bersama […]

  • El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    • 0Komentar

    Jeddah, Sulbarupdate.id- Oleh: Al-Haqq (Ar-Rahman) El Clásico (Fc Barcelona vs Real Madrid Fc) selalu dijual sebagai rivalitas olahraga terbesar di dunia, tetapi narasi itu terlalu sempit dan menyesatkan. Pertandingan antara FC Barcelona dan Real Madrid sejatinya adalah pertarungan politik yang diwariskan sejarah, konflik identitas yang dibungkus dalam 90 menit sepak bola. Di lapangan mungkin hanya […]

  • PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuju secara resmi menyampaikan pengaduan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melalui Subbid Paminal Polda Sulawesi Barat terkait dugaan pelanggaran kode etik yang menjadi perhatian publik di lingkungan Polres Pasangkayu, 6 Juli 2026. Pengaduan tersebut dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai dugaan kekerasan yang […]

  • IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    IPMAPUS Sulbar Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Hahangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Jajaran pengurus IPMAPUS Sulbar menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak longsor di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, kepada pemerintah desa setempat sebelum selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Dalam keterangannya, Akbar menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh […]

  • Senter-KIM Digelar di Mateng, Pengelola KIM Didorong Cerdas dan Produktif di Ruang Digital

    Senter-KIM Digelar di Mateng, Pengelola KIM Didorong Cerdas dan Produktif di Ruang Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) menggelar pelatihan Sekolah Internet Komunikasi Informasi Masyarakat (Senter-KIM) dengan tema “KIM Cerdas Digital Sulbar Aman dan Produktif.” Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wisma Bahari Indah, Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Kamis (20/8/2026). Pelatihan dibuka langsung Kepala Dinas […]

  • Sekda Sulbar Dorong Pengelolaan Aset Daerah Lebih Transparan dan Akuntabel

    Sekda Sulbar Dorong Pengelolaan Aset Daerah Lebih Transparan dan Akuntabel

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Penataan aset daerah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Untuk memastikan pengelolaan aset berjalan tertib dan akuntabel, Pemprov Sulbar menggelar rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, pada Senin pagi, 26 Januari 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Lantai […]

expand_less