Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

PERMAHI DPC Mamuju Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu ke Divisi Propam Polri

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuju secara resmi menyampaikan pengaduan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melalui Subbid Paminal Polda Sulawesi Barat terkait dugaan pelanggaran kode etik yang menjadi perhatian publik di lingkungan Polres Pasangkayu, 6 Juli 2026.

Pengaduan tersebut dilatarbelakangi oleh pemberitaan mengenai dugaan kekerasan yang melibatkan Kapolres Pasangkayu terhadap seorang anggotanya, yang kemudian diikuti pemberitaan mengenai penyelesaian secara damai antara para pihak. PERMAHI menilai bahwa perdamaian tidak serta-merta menghapus kewajiban institusi Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri.

Ketua DPC PERMAHI Mamuju, Wardian, menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan bentuk kontrol sosial terhadap penegakan hukum dan pengawasan terhadap aparat penegak hukum.

“Kami datang bukan untuk menghakimi siapa pun, melainkan meminta agar Propam menjalankan kewajibannya secara profesional, objektif, dan transparan. Perdamaian adalah hak para pihak, tetapi akuntabilitas institusi adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan.”

PERMAHI menilai bahwa sebagai negara hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945, setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat penegak hukum harus diperiksa secara profesional. Selain itu, Pasal 27 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 menjamin bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan jabatan ataupun pangkat.

PERMAHI juga meminta agar Propam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh aspek yang diberitakan, termasuk dugaan yang beredar di media mengenai adanya pengaruh minuman beralkohol, apabila hal tersebut relevan dan didukung oleh proses pembuktian dalam pemeriksaan internal.

Melalui laporan tersebut, PERMAHI meminta Propam:

1. Melakukan pemeriksaan secara independen dan profesional terhadap dugaan pelanggaran.

2. Menyampaikan perkembangan dan hasil pemeriksaan kepada publik secara transparan.

3. Menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik.

“Kepercayaan masyarakat terhadap Polri hanya dapat dijaga melalui transparansi dan keberanian menindak setiap dugaan pelanggaran tanpa tebang pilih. Kami akan terus mengawal proses ini hingga terdapat kepastian dari institusi Polri,” tutup Wardian.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025. Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional. Kamri menyoroti […]

  • SPBU Rangas Majene Bagikan Snack Gratis kepada Warga yang Mengantre BBM

    SPBU Rangas Majene Bagikan Snack Gratis kepada Warga yang Mengantre BBM

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – SPBU Rangas di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, membagikan makanan ringan (snack) secara gratis kepada masyarakat yang sedang mengantre untuk mendapatkan layanan pengisian bahan bakar minyak (BBM), Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 September 2026. Pembagian snack dilakukan sebagai bentuk perhatian pihak SPBU […]

  • Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dengan menggencarkan program Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling.  Layanan jemput bola ini dioperasikan secara bergilir di berbagai lokasi strategis di wilayah kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah. Program unggulan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa […]

  • 18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi, di Sulawesi Barat, disinyalir belum bergerak optimal sejak dibentuk pada 2024 lalu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam memberikan ruang dan dukungan bagi perusahaan daerah tersebut untuk menjalankan fungsi bisnisnya. Padahal, keberadaan BUMD semestinya tidak berhenti pada pembentukan badan usaha […]

  • Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – DPRD Sulawesi Barat dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 2 April 2026, dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat almarhum Salim S. Mengga sebagai Wakil Gubernur Sulbar kepada Menteri Dalam Negeri. Namun di balik agenda formal tersebut, dinamika politik menuju pengisian kursi kosong Wakil Gubernur mulai menunjukkan tanda-tanda menghangat. Wakil Ketua I […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    • 0Komentar

    Peran HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keterlibatannya dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini juga menyeret seorang kontraktor bernama Sarjan (SRJ). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan HM Kunang tidak hanya bertindak […]

expand_less