Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Nelayan Asal Tinambung Polman Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu

Nelayan Asal Tinambung Polman Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Warga pesisir Pantai Barane, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan seorang nelayan yang ditemukan meninggal dunia di atas perahunya di perairan Pantai Barane, Kamis (4/6/2026) siang.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ikram yang saat itu berada di sekitar bibir pantai.

Dari kejauhan, ia melihat sebuah perahu yang berada tidak jauh dari garis pantai dalam kondisi mencurigakan.

Menurut keterangan Ikram, awalnya ia melihat sesuatu yang tidak biasa dari arah laut. Saat memperhatikan lebih seksama, ia melihat hanya bagian kaki seseorang yang tampak dari atas perahu.

“Saya berdiri di bibir pantai melihat ke arah laut. Saya melihat ada perahu di sana dan yang terlihat hanya kakinya saja. Karena merasa curiga, saya kemudian memanggil orang tua saya untuk sama-sama melihat kondisi tersebut,” ujar Ikram kepada awak media.

Setelah memastikan keberadaan perahu tersebut, Ikram bersama beberapa warga lainnya mengarahkan pandangan ke lokasi yang dimaksud. Mereka kemudian menyadari bahwa orang yang berada di atas perahu itu diduga sudah tidak bernyawa.

Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar.

Sejumlah masyarakat berbondong-bondong menuju bibir pantai untuk melihat proses evakuasi korban.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan seorang nelayan yang berasal dari Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Identitas korban segera diketahui setelah keluarga korban mendapat informasi mengenai penemuan tersebut.

Tidak lama kemudian, pihak keluarga datang ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Suasana haru pun menyelimuti lokasi ketika keluarga korban mengetahui bahwa anggota keluarganya telah meninggal dunia.

Warga bersama keluarga korban kemudian berupaya melakukan evakuasi jenazah.

Namun proses pemulangan jenazah sempat terkendala karena ambulans yang ditunggu-tunggu tidak kunjung tiba di lokasi.

Menurut sejumlah warga, keluarga korban telah menunggu cukup lama dengan harapan jenazah dapat dibawa menggunakan kendaraan ambulans.

Akan tetapi hingga beberapa waktu berselang, ambulans yang diharapkan belum juga datang.

Karena mempertimbangkan kondisi dan waktu yang terus berjalan, keluarga akhirnya memutuskan membawa jenazah pulang ke kampung halamannya di Tinambung menggunakan perahu.

Proses pemulangan jenazah melalui jalur laut tersebut berlangsung dengan pengawalan dan bantuan warga yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Pemandangan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung proses evakuasi hingga keberangkatan jenazah menuju Tinambung.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Pihak keluarga dan warga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait penyebab kematian nelayan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat pesisir Majene dan Polewali Mandar mengingat korban ditemukan seorang diri di atas perahu saat berada di tengah aktivitas melaut.

Warga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab kejadian tersebut serta meningkatkan respons penanganan darurat di wilayah pesisir.

Penemuan nelayan meninggal dunia di atas perahu ini menjadi duka bagi keluarga korban dan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas melaut.

Banyak warga yang turut menyampaikan belasungkawa serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palongaan Jadi Kampung Donor Darah di Mamuju Tengah 

    Palongaan Jadi Kampung Donor Darah di Mamuju Tengah 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, membentuk Kampung Donor Darah di Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak, Selasa (29/9/2026). Pembentukan Kampung Donor Darah dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pemeriksaan golongan darah secara gratis bagi masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kantor Desa Palongaan itu dibuka langsung […]

  • Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Awal tahun 2026 diwarnai rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah. Beberapa bupati dan wali kota di Indonesia terjerat OTT dengan modus yang beragam, mulai dari dugaan jual beli jabatan hingga suap proyek. 24/1/2026 Situasi tersebut menjadi alarm serius bagi dunia birokrasi Daerah. Menyikapi hal […]

  • Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    • 0Komentar

    MAMUJU – Sulbarupdate.id – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Ruang Kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Lantai I Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, 22 Desember 2025. Kepala Biro Umum Setda Sulawesi Barat, Anshar Malle, bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga atas pengangkatan […]

  • Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD […]

  • China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    • 0Komentar

    NASIONAL, Sulbarupdate.id – Harapan manusia (ms) untuk hidup jauh melampaui satu abad kini memasuki babak baru. Lonvi Biosciences, sebuah startup biosains asal Shenzhen, China, mengklaim telah mengembangkan “pil panjang umur” yang diproyeksikan mampu membuat manusia bertahan hidup hingga usia 150 tahun. Bahan utama obat revolusioner ini mengandalkan konsentrasi Procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul khusus yang […]

  • Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Tidak Adanya saluran drainase di jalan poros Mamasa-Mamuju memicu persoalan serius bagi masyarakat Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.  Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari badan jalan meluap dan langsung menerjang masuk ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat warga sekitar selalu dilingkupi rasa cemas. Tanpa adanya parit atau […]

expand_less