Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Estafet Penjaga Kondosapata, Harmoni dalam Perpisahan dan Harapan

Estafet Penjaga Kondosapata, Harmoni dalam Perpisahan dan Harapan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 490
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah naungan sebuah tenda terowongan depan Rumah Jabatan Bupati Mamasa, waktu seolah berjalan lebih lambat pada Senin 5 Januari 2026.

Bukan sekadar seremoni birokrasi, acara kenal pamit Kapolres Mamasa, menjelma menjadi panggung emosional yang memadukan rasa terima kasih atas pengabdian masa lalu dengan optimisme masa depan.

Suasana khidmat merayap di sela-sela jajaran kursi yang diisi para petinggi daerah. Di sana, transisi kepemimpinan Korps Bhayangkara di “Bumi Kondosapata” tidak dirayakan dengan kemewahan yang bising, melainkan dengan kehangatan dialog dan jabat tangan yang erat.

AKBP Muchlis Nadjar, berdiri di podium dengan raut wajah yang merefleksikan ribuan memori selama masa tugasnya. Dalam untaian kalimat pamitnya, tidak ada nada perpisahan yang dingin.

Sebaliknya, ia melabuhkan rasa syukur yang mendalam atas sinergi yang telah terjalin kuat bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat Mamasa.

“Dukungan masyarakat dan pemerintah daerah adalah energi utama kami. Mamasa akan selalu memiliki tempat khusus dalam perjalanan pengabdian saya,” tuturnya.

Baginya, menjaga keamanan di daerah pegunungan Sulawesi Barat ini adalah tentang merawat kepercayaan dan membangun persaudaraan.

Lembaran baru kini mulai dibuka AKBP Ariantony Utama Bangalino. Sebagai nakhoda baru Polres Mamasa, ia membawa visi yang lugas.

Dalam perkenalan perdananya, Ariantony menegaskan bahwa dirinya tidak datang untuk merombak, melainkan untuk memperkokoh fondasi yang telah ada.

Ia menyadari bahwa menjaga ketertiban di wilayah dengan karakteristik budaya yang kental seperti Mamasa membutuhkan sentuhan sinergi yang inklusif.

“Kami hadir untuk melanjutkan perjuangan ini, mempererat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Mamasa yang aman dan damai,” ungkapnya.

Kehadiran lengkap para pemangku kebijakan—mulai dari Bupati Welem Sambolangi, Wakil Bupati Drs. H. Sudirman, hingga pucuk pimpinan DPRD dan aparat penegak hukum lainnya—menjadi representasi visual dari soliditas lintas institusi di Mamasa.

Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan protokol, melainkan simbol bahwa keamanan adalah tanggung jawab kolektif.

Prosesi penyerahan cenderamata menjadi puncak yang menyentuh. Sebuah bingkisan kecil yang sarat makna, sebagai tanda bahwa jasa pejabat lama akan selalu diingat dalam catatan sejarah daerah, sementara dukungan penuh kini resmi dialirkan bagi pejabat baru.

Acara ditutup dengan ramah tamah yang cair. Di antara tawa kecil dan sesi foto bersama, tersirat sebuah pesan kuat, bahwa meski nahkoda berganti, komitmen untuk menjaga kedamaian di jantung Sulawesi Barat ini tidak akan pernah bergeser sedikitpun.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Napas Baru SMSI Sulbar, Dari Vakum Menuju Karya Nyata

    Napas Baru SMSI Sulbar, Dari Vakum Menuju Karya Nyata

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Babak baru bagi ekosistem media siber di Sulawesi Barat (Sulbar) terpancar jelas saat puluhan pemilik media berkumpul untuk menyatukan visi dalam rapat perdana Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulbar. Rapat sakral ini dilaksanakan menyusul terbitnya mandat resmi dari DPP SMSI, yang memberikan kepercayaan kepada Sarman Sahuding sebagai Ketua Pelaksana Tugas (Plt) SMSI […]

  • Renungan Sebelum Rasa

    Renungan Sebelum Rasa

    • 0Komentar

    Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar) Makassar 14 Desember 2025. DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening. Sebuah renungan makan disampaikan […]

  • Dinas ESDM Sulbar Sidak Pangkalan LPG 3 Kg Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Antisipasi Kelangkaan dan Penimbunan

    Dinas ESDM Sulbar Sidak Pangkalan LPG 3 Kg Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Antisipasi Kelangkaan dan Penimbunan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perdagangan Kab Mamuju dan Biro Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulawesi Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kg di wilayah Mamuju dan sekitarnya. Sidak pada Jumat 13 Februari 2026 ini bertujuan mencegah kelangkaan, penimbunan, serta penjualan […]

  • Kebakaran Lahan di Majene Meluas Hingga Perbatasan Desa, Warga Soroti Dugaan Kelalaian Pemilik Lahan

    Kebakaran Lahan di Majene Meluas Hingga Perbatasan Desa, Warga Soroti Dugaan Kelalaian Pemilik Lahan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kebakaran lahan non produktif terjadi di wilayah Pesai, Lingkungan Pesai, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Kamis (6/8/2026).  Kobaran api yang awalnya hanya terlihat berupa kepulan asap kecil, dalam hitungan jam berkembang menjadi kebakaran besar hingga menjalar ke lereng Gunung Pesai dan meluas ke wilayah pegunungan Desa Pesuloang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, […]

  • Kalah 2-4 lawan Benfica, Real Madrid jalani babak playoff

    Kalah 2-4 lawan Benfica, Real Madrid jalani babak playoff

    • 0Komentar

    Real Madrid dipastikan melewati babak playoff Liga Champions 2025/26 setelah menelan kekalahan 2-4 saat bertandang ke markas Benfica dalam matchday terakhir fase liga yang digelar di Estadio da Luz, Kamis dini hari WIB. Kekalahan ini membuat Real Madrid gagal finis di delapan besar dan harus melalui babak playoff. El Real menempati posisi kesembilan klasemen fase […]

  • Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memicu polemik di panggung politik nasional. Perdebatan ini mencuat setelah sejumlah elite partai politik mulai menyuarakan urgensi perubahan sistem pemilihan demi efisiensi anggaran negara. Wacana ini kembali menguat pasca pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti tingginya biaya politik […]

expand_less