Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Dinas PUPR Sulbar Bersama LPPM Unhas Bahas Dokumen RISPAM 2025

Dinas PUPR Sulbar Bersama LPPM Unhas Bahas Dokumen RISPAM 2025

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Penilaian Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025, pada Kamis 29 Januari 2026, di Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan kerja sama dengan LPPM Universitas Hasanuddin (Unhas), dan menjadi bagian penting dalam penguatan perencanaan pembangunan sektor air minum di Sulawesi Barat.

Forum penilaian tersebut dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, perwakilan Bapperida, Balai BPBPK, serta Balai Sungai Wilayah Sulawesi V. Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi perencanaan dan pengelolaan sistem penyediaan air minum yang terpadu dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, dalam mendorong pembangunan infrastruktur dasar yang inklusif, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penguatan layanan air minum menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan bahwa RISPAM merupakan dokumen strategis yang menjadi acuan utama dalam pembangunan dan pengelolaan air minum di daerah.

“RISPAM adalah dokumen yang sangat penting dalam pembangunan pengelolaan air minum di Provinsi Sulawesi Barat. Dokumen ini menjadi landasan perencanaan agar pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan dapat terpenuhi secara bertahap dan merata,” ujarnya.

Lanjut, ia menyampaikan bahwa penyusunan dan penilaian RISPAM tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, tetapi juga mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan penduduk, ketersediaan sumber daya air, serta keterpaduan program antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan pendekatan tersebut, dokumen RISPAM diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan air minum ke depan.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan LPPM Universitas Hasanuddin, Dokumen RISPAM Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025 diharapkan menjadi pedoman yang komprehensif dan aplikatif dalam mendukung target pemenuhan akses air minum yang aman dan layak bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat. (*)

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Pekat Marano 2026 Polresta Mamuju terus memperketat pengawasan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di hari ketiga pelaksanaannya, Rabu (28/1/2026), petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal. Total sebanyak 1.309 botol miras dari berbagai merek dan 9 kemasan plastik minuman tradisional jenis cap […]

  • SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah tegas dengan menutup operasional dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tabolang. Keputusan ini diambil menyusul viralnya temuan abon berulat pada menu makanan yang disajikan kepada siswa beberapa waktu lalu. ​Ketua Satgas MBG Mamuju Tengah, Litha Febrianti, mengatakan bahwa saat […]

  • Operasi Lilin Marano 2025: Akselerasi Mitigasi dan Siaga Darurat Jelang Nataru

    Operasi Lilin Marano 2025: Akselerasi Mitigasi dan Siaga Darurat Jelang Nataru

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmen strategisnya dalam mengawal stabilitas keamanan dan keselamatan publik menjelang momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal ini diaktualisasikan melalui partisipasi aktif dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Marano 2025 yang diselenggarakan di Aula Mapolda Sulbar, Jumat 19 Desember […]

  • 226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Sebanyak 226 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, resmi memulai tahapan bimbingan manasik haji terintegrasi tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini dibuka di Aula Kantor Bupati Mateng, Kecamatan Tobadak, Sabtu (7/2/2026). ​Acara tersebut dibuka langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mahyudin, wakili Pemerintah Kabupaten. Turut hadir […]

  • LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

    LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

    • 0Komentar

    SULAWESI BARAT – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Barat (Sulbar) dengan tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Wacana ini tidak hanya keliru secara konstitusional, tetapi juga berpotensi mengancam prinsip demokrasi, profesionalisme Polri, serta stabilitas sistem ketatanegaraan Indonesia. Ketua LMD Sulawesi Barat, Ramli mengatakan, dalam Pasal 30 ayat […]

  • Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku. Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa. ​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya […]

expand_less