Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tiga Rumah di Majene
- account_circle Juita
- calendar_month Rab, 5 Agu 2026
- visibility 189
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Desa Ulidang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (5/8/2026).
Truk melaju dari arah Majene menuju Mamuju diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan dan menghantam tiga rumah warga.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada tiga unit rumah beserta sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Namun, nilai kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk berwarna kuning dengan nomor polisi DT 8626 NE dikemudikan oleh Muhammad Awal (26), warga Dusun Panjallingan, Desa Bontoa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Saat melintasi ruas jalan di Desa Ulidang, kendaraan yang dikemudikannya diduga tiba-tiba kehilangan kendali.
Truk kemudian keluar jalur sebelum menghantam tiga rumah milik Ruhang (75), Airfan Hamid (34), dan Abd. Farid (43). Benturan keras membuat bagian depan rumah warga mengalami kerusakan serius. Dinding rumah roboh, pagar hancur, serta sejumlah bagian bangunan rusak berat akibat terjangan truk.
Kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan, sementara kondisi truk mengalami ringsek di bagian depan.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan dan memastikan kondisi para penghuni rumah.
Suasana sempat dipenuhi kepanikan karena kerasnya suara tabrakan yang terdengar hingga beberapa puluh meter dari lokasi kejadian.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk saat mengemudikan kendaraan sehingga kehilangan konsentrasi dan tidak mampu mengendalikan laju truk.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
Tak lama setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sendana segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan akibat banyaknya warga yang memadati lokasi.
Selain melakukan olah TKP, petugas turut mengumpulkan keterangan dari pengemudi, para saksi, serta pemilik rumah yang menjadi korban guna mengetahui kronologi kejadian secara lengkap.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan selanjutnya dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Majene–Mamuju.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengemudi, khususnya pengendara kendaraan angkutan barang dengan perjalanan jarak jauh, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara.
Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus menghitung total kerugian material yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Hamsah Sabir
