Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 721
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama Poros Matangga – Keppe tepat di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total.

​Ketiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi adalah Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk. Mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung utama, warga kini tidak memiliki jalur alternatif untuk keluar masuk wilayah tersebut.

​Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam bagi warga setempat, terutama karena terjadi menjelang bulan suci Ramadan.

Salah satu warga, Bapak Iba’, mengungkapkan rasa bingungnya lantaran kebutuhan logistik untuk persiapan puasa terancam terhambat.

​”Kami ini setengah mati, tidak bisa lagi keluar dari kampung. Sementara ini mau puasa, kita mau belanja persiapan, tapi jalan putus total,” ungkap Bapak Iba’ kepada Sulbarupdate.id.

​Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mamasa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan tersebut agar aktivitas ekonomi warga tidak mati suri.

Siswa hendak ke sekolah di Botteng, Kecamatan Mehalaan, terpaksa gagal lantaran jembatan ambruk total. Dok. Ancha. 

​Kepala Desa Botteng, M. Tahir, mengonfirmasi bahwa struktur jembatan mengalami kerusakan permanen dan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki dengan aman. Dampak dari kejadian ini bahkan merambah ke sektor pendidikan.

​”Iya, jembatan roboh total, jalan putus. Bahkan siswa yang hendak berangkat ke sekolah hari ini terpaksa ditunda karena tidak ada akses untuk menyeberang,” ujar M. Tahir saat dikonfirmasi.

​Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya mencari solusi darurat, sementara pihak desa terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar bantuan alat berat maupun pembangunan jembatan darurat dapat segera direalisasikan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Mobil ambulance milik RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan alami kecelakaan di Majene, Kabupaten Majene. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Minggu, 14 Desember 2024 sekira pukul 02:00 dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanaya kondisi mobil ambulance rusak parah. Dikonfirmasi Kasat Lantas Polres […]

  • Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id— Tumpukan sampah terlihat memenuhi selokan di Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (4/9/2026) pagi. Pantauan Sulbarupdate.id, sampah tersebut ditemukan di selokan yang berada tidak jauh dari Rektorat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan kawasan Jalan Poros Trans Sulawesi. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan. Sejumlah sampah plastik, termasuk botol bekas, tampak berserakan […]

  • SK 365 PPPK Kesehatan dan Pendidikan di Mamasa Diperpanjang 2 Tahun

    SK 365 PPPK Kesehatan dan Pendidikan di Mamasa Diperpanjang 2 Tahun

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi perpanjang masa bakti 365 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi tenaga kesehatan dan pendidikan selama dua tahun. Penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan perjanjian kerja untuk periode 2027/2028 ini dilaksanakan dalam upacara apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Mamasa, Senin (9/2/2026). ​Penandatanganan dan penyerahan kontrak dilakukan langsung oleh […]

  • Kader Dikeroyok di Mamuju, PMII Cabang Mamasa Desak Polisi Usut Tuntas hingga Akar Masalah

    Kader Dikeroyok di Mamuju, PMII Cabang Mamasa Desak Polisi Usut Tuntas hingga Akar Masalah

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamasa mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa dua orang kadernya. Insiden tersebut terjadi di Jalan Dahlia, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, pada Kamis (28/5/2026) malam. Peristiwa pengeroyokan dilaporkan berlangsung di Sekretariat Perjuangan Mahasiswa Vendetta, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat […]

  • Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban. ​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak […]

  • Safari Qalam Buya Arrazy di Sulawesi Barat

    Safari Qalam Buya Arrazy di Sulawesi Barat

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Ada pemandangan baru di dekat pintu masuk area Masjid Nuruttaubah atau masjid Imam Lapeo di Campalagian, Polewali Mandar, paling tidak sejak Rabu kemarin. Pemandangan secara kasat yang agak beda dari sebelumnya itu, sebuah baliho berukuran agak besar tersampir di dinding depan jalan. Baliho ini menampilkan tiga sosok dalam foto besar: Dr. H. […]

expand_less